Pemburu Monster Dari Dunia Lain

Pemburu Monster Dari Dunia Lain
Buronan Kerajaan (2)


__ADS_3

Nadoyo saat ini mulai menyampaikan semua rumor yang beredar tentang Anton saat ini.


Dalam cerita yang ia sampaikan di sana terdapat sebuah keputusan di mana Anton telah di nyatakan sebagai buronan kerajaan karena dirinya yang seharusnya bisa menjadi kunci kemenangan umat manusia malah melarikan diri dan tak mau bekerja sama dengan manusia.


Anton bahkan kini sudah di sebut-sebut sebagai pengkhianat karena hal tersebut.


Selain itu, Nadoyo juga mengungkapkan identitas Anton yang sebenarnya karena saat ini wajah asli Anton telah di ketahui oleh orang-orang dari pusat penelitian energi gelap dan orang-orang dari timpal itu memberikan informasi tentang Anton pada semua pemimpin asosiasi pemburu monster.


Melihat sosok Zero yang sebenarnya saat ini terpampang di sebuah layar virtual yang ada di belakang Nadoyo kini membuat Natan dan yang lainnya jadi sedikit terkejut melihat sosok asli dari Zero.


Sementara itu, di kantor pusat asosiasi pemburu monster saat ini tampak tuan Risiwuku juga sedang memberi penyampaian informasi yang sama dengan yang di sampaikan oleh para pemimpin asosiasi cabang lainnya, dan saat tuan Hiruzwen menunjukkan sosok asli dari Zero, seketika seluruh keluarga Maroso pun langsung terkejut, terutama kedua saudara tiru Anton serta kedua orangtua tiri Anton.


Mereka semua terlihat tidak percaya akan hal itu karena setahu mereka Anton hanyalah anak yang lemah, dan levelnya juga tidak seberapa.


"Bagaimana bisa seperti itu?!" Ucap Argo Maroso dalam hati sambil menggertakkan giginya.


"Sial!... Jadi selama ini Zero adalah Anton?!... Bagaimana bisa seperti itu?!... Anton kan hanya orang lemah tak berguna!" Ucap Dilo yang lupa diri padahal sudah pernah di kalahkan oleh Anton.


"Dari informasi yang ku dengar-dengar, katanya Zero adalah orang yang sangat kuat dan kemampuannya itu benar-benar sulit di tebak!... Namun aku ragu kalau Anton itu adalah Zero karena perbedaan kekuatan mereka sangat terlihat jauh!" ucap Sagio.


Saat ini, di seluruh kantor asosiasi sudah mulai membahas tentang tujuan mereka untuk menangkap Anton.


Beberapa pemimpin asosiasi tampak sangat antusias akan hal itu, terutama pemimpin cabang yang sejak awal memang memiliki masalah dengan Anton saat ini.


"Baiklah seluruh pemburu monster sekalian!... Mulai hari ini!... Kami nyatakan bahwa Anton Maroso adalah buronan seluruh negeri ini!... Cari dan temukan Anton Maroso apa pun yang terjadi!... Sekian saja penyampaian dari kami!" Ucap Nadoyo yang kemudian langsung berbalik badan dan menghembuskannya meninggalkan para pemburu monster di halaman kantor asosiasi.


Begitu Nadoyo pergi, seluruh pemburu monster pun segera berbondong-bondong pergi dari tempat itu dan memulai misi pencarian Anton.


"Misi kali ini bayarannya cukup mahal untuk orang yang berhasil m nangkap buronan itu!"

__ADS_1


"Kau benar, bahkan yang berhasil mendapat informasi lokasi keberadaan buronan itu juga akan dapat imbalan!... Pokoknya semua yang berpartisipasi mendapat imbalan!"


"Hahaha... Kalau seperti ini aku benar-benar jadi bersemangat!"


"Hahaha... Akan ku pastikan aku yang akan menemukan buronan itu... Lagi pula levelnya kan hanya level nol!... Cerita tentang dia pasti hanya di besar-besarkan saja!"


Berbagai ocehan para pemburu monster yang sedang berjalan keluar dari area kantor asosiasi terdengar hingga ke telinga Karina dan yang lainnya.


Namun karina dan yang lainnya saat ini hanya bisa diam mendengar hal itu.


********


Saat ini seluruh pemburu monster yang ada di seluruh kerajaan Sulteng mulai berpartisipasi dalam misi pencarian Anton.


Mereka semua mulai bergegas mencari dan tampak begitu banyak kesibukan yang terjadi di setiap serikat-serikat yang ada di kerajaan tersebut.


Sementara itu, para pemburu monster lainnya langsung turun tangan mencari di berbagai wilayah hutan yang ada saat ini.


Mereka mulai menyusuri hutan dengan banyaknya jumlah pemburu monster yang ada saat ini.


Sementara itu, Anton yang saat ini sudah berada di hutan kini sedang bersembunyi di sebuah dahan pohon.


Ia kini sedang berdiri memandangi langit, dan tak lama setelah itu dari langit datang seekor burung yang merupakan hewan peliharaan milik Anton.


Burung tersebut terbang mendekati Anton dan Anton pun mengangkat tangannya ke depan dan memberikan tempat bagi burung itu untuk bertengger di tangannya.


"Tuan... Orang-orang sudah mulai bergerak mencari anda... Banyak orang yang saat ini mulai memasuki hutan." Ucap burung tersebut kepada Anton.


"Begitu ya... Untuk sekarang kau mulai berpatroli lagi, dan jika kau melihat ada yang mendekat ke tempat ini, maka segeralah beritahukan hal itu kepadaku melalui telepatimu!" Ucap Anton.

__ADS_1


"Baik tuan." Balas burung tersebut.


Lalu burung itu pun kembali terbang dan mulai melakukan patroli di sekitar hutan tersebut.


Saat ini Anton berada di hutan yang sangat jauh dari wilayah tembok karena wilayah hutan yang Anton tempati saat ini adalah hutan yang belum tersentuh oleh para pemburu monster lainnya.


"Untuk saat ini aku bisa aman di sini... Tetapi aku tak begitu yakin bahwa aku bisa berlama-lama di sini." Ucap Anton dalam hati.


"Sejujurnya aku bisa saja bertarung dengan mereka dan membunuh mereka, namun jika itu ku lakukan bisa-bisa pemburu monster di dunia ini akan semakin berkurang dan itu bisa saja membuat manusia kalah dari para monster!" Ucap Anton lagi.


Saat ini Anton mempertimbangkan banyak hal, ia tak bisa asap bertarung dan menghabisi para pemburu monster itu.


Meskipun Anton bisa saja melakukannya dengan kekuatan Saga tingkat legendaris, namun tetap saja hal itu tak bisa ia lakukan karena itu hanya akan merugikan umat manusia.


"Benar-benar sebuah dilema."


********


Tak terasa, satu hari pencarian tak membuahkan hasil, para pemburu monster sampai saat ini masih belum menemukan keberadaan Anton.


Hal itu pun membuat para pemimpin asosiasi merasa sedikit kesal, terutama pemimpin cabang yang bermasalah dengan Anton.


"Segeralah perluas area pencarian!... Jangan sampai ia tak di temukan!" Ucap salah satu pemimpin cabang memberi perintah pada beberapa pemburu monster yang di tugaskan untuk mengurus informasi yang akan di bagi-bagikan dengan para pemburu monster lainnya.


"Baiklah!" Jawab mereka.


Hari berikutnya pun telah tiba, para pemburu monster yang saat ini bermalam di hutan kini sudah menerima informasi baru untuk melakukan pencarian di wilayah yang belum tersentuh oleh para pemburu monster hingga saat ini.


Setelah mendapatkan informasi itu, kini para pemburu monster pun mulai bergerak mencari di wilayah yang sejak awal memang asing bagi mereka.

__ADS_1


__ADS_2