Pemburu Monster Dari Dunia Lain

Pemburu Monster Dari Dunia Lain
Mengumpulkan Kristal Energi


__ADS_3

Monster kucing yang menyerang pemburu monster berlevel 205 itu kini terdorong ke belakang akibat serangan dari cakar si monster kucing tersebut.


Meskipun sudah menahan serangan cakar itu menggunakan pedang, namun tampak pria pemburu monster itu tidak bisa menahan tekanan dari serangan si monster kucing, hal itulah yang membuat pria itu terdorong ke belakang.


Tidak cukup sampai di situ saja, kini si monster kucing itu kembali menyerang dan serangan kali ini di lakukan secara bertubi-tubi dan membuat pemburu monster itu tak berkutik dan tak bisa menahan serangan tersebut.


"AAARRRRGGGGHHH!!"


Pria itu langsung berteriak kesakitan akibat serangan yang kini melukai hampir seluruh bagian tubuhnya.


Tampak tubuhnya kini di penuhi luka dan pakaiannya kini sudah sobek-sobek akibat bekas cakaran tersebut.


Kini ia pun terpental hingga beberapa meter akibat serangan terakhir yang sangat kuat namun berhasil ia blokir menggunakan pedangnya.


"Sialan!... Lambat sedikit saja aku pasti sudah mati sekarang!" Pikir pria itu setelah berhasil memblokir serangan tersebut.


Namun baru saja pria itu merasa lega, tiba-tiba tubuhnya langsung tertusuk oleh sebuah benda tajam hingga menembus perutnya.


Benda tajam itu adalah cula panjang yang ada di ujung mulut salah seekor hewan monster yang datang dari belakang pria itu.


Monster itu tampak seperti seekor badak dengan cula panjang dan runcing di atas hidungnya.


Namun bedanya monster ini memiliki gigi-gigi tajam layaknya gigi harimau, sementara di atas kepalanya terdapat tanduk layaknya tanduk rusa.


Pria itu pun kini terbunuh oleh monster bercula itu.


Di saat pria itu susah terbunuh, tiba-tiba sebuah tebasan tepat menghantam cula dari si monster tersebut dan membuat cula monster itu langsung patah dan pria yang tertusuk itu jatuh ke tanah.


"Monster-monster di sini banyak sekali yang tidak bisa di imbangi oleh pemburu monster lainnya!" Ucap Anton yang sebelumnya berhasil memotong cula monster itu.


Anton kini sudah bergabung dalam pertarungan tersebut, ia bahkan kini sudah menghabisi lebih dari lima monster yang ia temui di pertarungan ini.

__ADS_1


Tampak Anton kini menyatukan dua jenis pedang elemen miliknya, yakni pedang petir dan pedang angin.


Pedang yang kini sudah di satukan itu memiliki ketahanan dan kekuatan yang jauh lebih besar dari pedang elemen yang biasa.


Anton pun kini mulai menggempur semua monster yang berdatangan ke arahnya.


Jumlah dan level monster saat ini seperti sudah sama sekali tidak ia pedulikan, bahkan monster yang sebelumnya membunuh pria itu bisa ia hadapi dan ia kalahkan meskipun membutuhkan waktu lebih dari lima menit.


Serangan demi serangan yang Anton lancarkan untuk menebas para monster membuat banyak monster berhasil Anton kalahkan.


Setelah beberapa saat kemudian, beberapa monster lainnya kini beralih dari tempat Anton karena melihat begitu banyak rekan mereka yang terbunuh di tangan Anton.


Para monster itu kini berlarian dan menyerang para pemburu monster lainnya yang saat ini juga masih bertarung dengan beberapa monster.


Melihat hal itu, kini Anton pun hanya bisa menghela nafas panjang.


Ia kemudian mengangkat tangan kanannya dan mengalirkan energi Saga milik-nya untuk mengeluarkan semua kristal energi dari monster-monster yang sudah ia kalahkan barusan.


Setelah itu Anton melambaikan tangannya dengan santai dan seketika itu semua kristal energi itu langsung hilang dari hadapannya karena sudah ia masukkan ke dalam ruang penyimpanan miliknya yang ia buat dari energi Saga.


Note: Energi yang di miliki oleh Anton adalah energi Saga, namun untuk saat ini, para pemburu monster lainnya masih belum mengetahui nama energi itu dan mereka menyebutnya sebagai energi misterius.


Intinya energi misterius Anton adalah energi Saga.


Setelah menyimpan semua kristal energi yang ia dapatkan itu, kini Anton pun langsung mendapatkan sebuah pesan pemberitahuan dari asosiasi pusat.


"Asosiasi pusat?" Pikir Anton saat melihat pengirim pesan pemberitahuan itu.


"Pemberitahuan, kepada para pemburu monster yang berada dekat dengan kota awal/pusat... Di harapkan untuk segera bergabung dalam penanganan terhadap serangan monster yang muncul tiba-tiba di kota awal!!"


Melihat isi pemberitahuan itu, seketika mata Anton pun tampak sedikit terbelalak dan ia terlihat terkejut akibat pemberitahuan itu.

__ADS_1


"Serangan monster?" Ucap Anton yang tampak sedikit tidak percaya.


Saat ini semua pemburu monster tanpa terkecuali mendapatkan pesan pemberitahuan yang sama dengan yang di dapatkan oleh Anton saat ini.


Namun karena di sini juga sedang terjadi pertarungan, maka mau tak mau para pemburu monster yang ada di sini sama sekali tidak bisa menanggapi pemberitahuan itu, apa lagi jarak tempat ini sangat jauh dari wilayah tembok.


Anton yang mendapatkan pesan itu kini ikut mengabaikan pesan pemberitahuan, lagi pula di dalam tembok pertama itu sendiri juga sudah di penuhi oleh orang-orang berpengaruh, jadi sudah pasti masalah di sana akan lebih cepat teratasi.


Itulah yang di pikirkan oleh Anton saat ini.


Kini Anton pun memilih untuk melanjutkan pertarungan melawan para monster yang ada di tempat itu.


Dengan keberadaan para pemburu lainnya yang juga mampu mengimbangi bahkan mengalahkan monster-monster itu, kini hutan itu kembali berhasil di amankan.


Ya, setidaknya untuk saat ini area yang mereka tempati sudah cukup aman karena sudah banyak monster yang terbunuh.


Meskipun demikian, namun banyak juga monster yang saat ini mereka biarkan kabur karena tujuan mereka saat ini adalah mengamankan para pekerja sebelumya, jadi selama monster-monster itu sudah tidak mengganggu lagi, maka tugas mereka sudah selesai.


Itulah yang ada di pikiran para pemburu monster yang ada di tempat ini saat ini juga.


Namun berbeda dengan Anton, karena yang Anton pikirkan saat ini adalah pembasmian, jadi ia ingin segera menghabisi bahkan mengejar para monster yang sempat kabur sebelumnya.


Namun saat ia melihat para pemburu lainnya sedang mengumpulkan kristal energi dari para monster yang mereka kalahkan sebelum-nya, kini Anton pun berinisiatif untuk ikut mengumpulkan kristal energi terlebih dahulu sebelum lanjut melakukan pengejaran.


"Sebaiknya aku mengambil kristal energi dulu... Jika tidak, maka bisa-bisa orang lain akan mengambilnya lebih dulu!" Ucap Anton dalam hati.


Lalu Anton pun mulai mengumpulkan semua kristal energi dari para monster yang sudah ia kalahkan dalam pertarungan ini.


Sesudah mengumpulkan dan menyimpan kristal energi itu ke dalam ruang penyimpanan miliknya, kini Anton pun langsung memunculkan pedang besar di udara dan segera setelah itu Anton pun langsung melompat ke atas pedang tersebut.


Anton pun kini langsung melesat cepat untuk mengejar para monster yang sebelumnya di biarkan kabur oleh para pemburu monster lainnya.

__ADS_1


__ADS_2