Pemburu Monster Dari Dunia Lain

Pemburu Monster Dari Dunia Lain
Amukan Raja Monster Iguana


__ADS_3

Serangan terkuat Dilo yang kini menghantam kepala si raja monster iguana itu sama sekali tidak memberikan luka kepada raja monster tersebut.


Meskipun si monster sempat terdorong ke belakang akibat dari serangan terkuat dari Dilo, namun si raja monster iguana itu tampak masih baik-baik saja. Ia hanya menggelengkan kepalanya karena merasa sedikit pusing akibat ledakan dari serangan pedang raksasa tersebut.


Sementara itu Nawiora yang melihat serangan si Dilo yang tidak berhasil membuat si raja monster iguana itu terluka kini langsung tertawa kecil mengejek Dilo.


"Haha! Dasar orang bodoh." Ucap Nawiora dengan ekspresi meremehkan Dilo.


"Hah? Kau bilang apa barusan hah?!" Balas Dilo sambil menoleh ke arah Nawiora dengan ekspresi kesal yang berusaha ia tahan.


"Ku bilang kau bodoh! kenapa? Kau tak suka hah?!" Jawab Nawiora yang tampak terus mencoba memprovokasi Dilo.


Kini Dilo pun semakin kesal mendengar ucapan Nawiora.


Ia kini terus menatap Nawiora dengan tatapan tajam mengintimidasi.


Namun sayangnya dia tidak sadar bahwa dirinya saat ini sedang sengaja di provokasi oleh Nawiora agar dirinya tidak memperhatikan pergerakan raja monster iguana saat ini.


"Dilo!!" Teriak Sagio dari jarak yang cukup jauh.


Namun Dilo tidak menoleh, ia terus menatap Nawiora dengan tatapan intimidasinya.


Sementara itu Nawiora juga melakukan hal yang sama karena ia tahu bahwa mereka sama-sama memiliki ego yang sulit untuk di hilangkan sehingga Dilo pun kini terus menatap Nawiora karena ia berpikir bahwa dirinya akan kalah jika hanya adu intimidasi saja kalah dari Nawiora.


"Dilo di belakang woi!!" Teriak Sagio sambil berlari ke arah Dilo.


Namun Dilo tetap tidak peduli, ia tidak kepikiran apa yang sebenarnya di maksud oleh teriakan Sagio adiknya itu.


Hingga akhirnya kini raja monster iguana itu pun langsung mengayunkan ekornya dan menghantamkan ekornya itu ke tubuh Dilo.


BRUAAAKKK!!!


"Uuhhhkkkk!!"


Tubuh Dilo terkena serangan yang cukup kuat, ia bahkan kini terhempas dengan sangat kuat dan dari mulutnya ia memuntahkan darah yang cukup banyak.

__ADS_1


"Dilo!!" Teriak Sagio yang terlambat menyelamatkan Dilo dari serangan raja iguana itu.


Sementara tubuh Dilo saat ini tampak menghantam sebuah batang pohon dan membuat pohon itu hancur dan tumbang begitu saja.


Sagio pun kini melesat ke arah Dilo.


"Dilo!" Ucap Sagio dengan ekspresi khawatir sambil mencoba menopang kepala Dilo dan membantunya untuk duduk.


"Tenang saja! Ini bukan luka yang fatal!" Ucap Dilo.


Sementara itu, si raja monster iguana itu kini kembali mengamuk.


Si raja monster iguana itu pun kini mengibaskan ekornya ke seluruh pemburu monster yang ada di sekitarnya saat ini.


Para anggota kelompok Dilo dan Sagio terpukul mundur karena tak bisa mengatasi raja monster iguana itu.


Namun, kelompok Nawiora kini kembali maju dan mengambil alih pertempuran.


"Mereka sudah tak punya semangat bertarung! Ayo kita habisi monster yang satu ini!" Ucap Nawiora memberi komando pada seluruh anggota kelompoknya.


Kini seluruh anggota kelompok Nawiora langsung maju menyerang raja monster iguana tersebut.


Tampak salah satu anggota Nawiora maju dan menebaskan pedangnya berulang kali ke tubuh raja monster iguana itu sambil melakukan beberapa gerakan memutar tubuh.


Namun tebasan pedang itu sama sekali tidak melukai kulit tubuh raja monster iguana tersebut.


Tidak hanya pria itu saja yang menyerang. Saat ini ada pula beberapa yang menggunakan tongkat, sabit, bahkan sebuah belati untuk menyerang raja monster itu.


Sementara dari jarak yang cukup jauh tampak beberapa anggota lainnya yang terus menyerang menggunakan jurus serangan jarak jauh seperti serangan bola api, lesatan pedang angin, serta berbagai serangan lainnya.


Namun semua serangan itu sama sekali tidak mempan dan si raja monster iguana itu terus memberontak dengan ganasnya.


Emosi si raja monster iguana itu pun memuncak dan ia langsung menghentakkan kakinya dengan sangat kuat ke tanah sehingga tanah di sekitarnya itu pun langsung hancur seketika.


Tidak hanya itu saja, efek dari energi yang di gunakan oleh raja monster iguana itu untuk menghancurkan tanah di sekitarnya membuat para anggota kelompok Nawiora terhempas akibat tekanan energi yang sangat kuat.

__ADS_1


DUAAARRRR!!


Hanya dengan satu hentakan menggunakan kedua kaki kini membuat para anggota kelompok Nawiora yang berada di dekat si raja monster kini langsung terhempas dan langsung menabrak beberapa pohon yang ada.


"Sial! Monster ini benar-benar sangat kuat!" Ucap Nawiora yang saat ini sedang sibuk menyiapkan jurus terkuat miliknya.


Tak butuh waktu lama, kini jurus yang sudah di siapkan oleh Nawiora telah selesai dan siap untuk di lesatkan.


Kini tampak di atas Nawiora terlihat seekor naga es yang memiliki tubuh panjang layaknya seekor ular dan memiliki tubuh yang sangat besar.


Lalu Nawiora pun langsung menebaskan pedangnya ke arah si raja monster iguana itu.


"Semburan es!!" Teriak Nawiora sambil melancarkan serangan miliknya itu.


Seketika si naga es itu pun langsung terbang melesat ke atas, dan setelah berada beberapa meter melesat kini si naga es itu pun berhenti.


Segera setelah itu naga es pun langsung menyemburkan hawa es dari dalam mulutnya.


Hawa es itu terlihat seperti sebuah aura putih yang menyembur layaknya api dari dalam mulut si naga es tersebut.


Semburan aura es itu pun langsung terlihat oleh si raja monster iguana tersebut.


Namun dengan cepat si raja monster iguana itu langsung menciptakan sebuah perisai racun menggunakan mulutnya.


Tampak dari mulut si raja monster iguana itu keluar racun yang kini berubah menjadi sebuah perisai yang menahan aura dingin tersebut.


Aura es yang si semburkan oleh naga es itu kini perlahan membekukan perisai racun milik si raja monster iguana itu.


Namun si raja monster iguana itu sama sekali tidak takut akan hal itu.


Ia kemudian menghentakkan perisai racunnya itu dan seketika itu bagian yang membeku tersebut langsung berjatuhan dan ternyata yang membeku hanya bagian luarnya saja dan ketebalannya itu pun sangat tipis layaknya dua helai kertas saja.


Hal itu pun kini membuat Nawiora tampak terkejut. Padahal di awal ia berpikir bahwa dengan cara ini si raja monster iguana itu pasti akan kalah karena membeku, namun ternyata tidak semudah itu.


Memang pada dasarnya jurus itu bisa membuat si iguana itu membeku, namun prosesnya akan sangat lama kerena perbedaan kekuatan antara Nawiora dan raja monster iguana itu sangatlah jauh.

__ADS_1


Perbedaan level itu lah yang membuat si raja monster itu bisa bertahan dengan mudah melawan Nawiora meskipun Nawiora sudah menggunakan kekuatan penuhnya.


"Sial! Serangan ku bisa ia tahan semudah itu!" ucap Nawiora dengan ekspresi kesal di wajahnya.


__ADS_2