Pemburu Monster Dari Dunia Lain

Pemburu Monster Dari Dunia Lain
Serangan Para Pemburu Monster


__ADS_3

Di hutan yang belum pernah tersentuh oleh para pemburu monster kini terlihat sosok Anton yang sedang melompat dari satu pohon ke pohon lainnya dengan sangat cepat.


"Di mana saja para pemburu monster itu berada saat ini?!" Tanya Anton melalui telepati.


Saat ini Anton tengah melakukan telepati dengan hewan peliharaanya dan hewan peliharaannya itu sedang memberikan informasi pada dirinya.


"Sebaiknya anda segera bergerak ke arah timur!... Jika terlambat bisa-bisa anda akan terkepung oleh mereka!" Ucap burung peliharaan Anton melalui telepati-nya.


Mendengar ucapan burung peliharaannya itu, Anton pun langsung bergerak ke arah timur dengan cepat.


"Tidak ku sangka mereka sudah bergerak sampai sejauh ini... Apa jangan-jangan mereka berhasil merasakan keberadaan-ku?... Atau jangan-jangan ada orang lain yang punya kepekaan yang kuat bahkan lebih kuat dari Karina?... Ah! tidak tidak mungkin!... Lagi pula se-peka apa pun orang itu ia tidak akan mungkin bisa mendeteksi keberadaan-ku yang sangat jauh dari wilayah hutan yang sudah tersentuh oleh para pemburu monster." Ucap Anton dalam hati.


Anton pun mulai bergerak sesuai arahan dari burung peliharaan miliknya itu, namun ternyata ada satu kelompok yang tidak tertangkap oleh mata si burung tersebut dan hal itu pun membuat Anton secara tidak sengaja langsung berpapasan dengan kelompok itu.


Segera Anton pun langsung bertemu dan berhadapan dengan kelompok tersebut.


Anton kini langsung berhenti di salah satu dahan pohon, dan tepat di depan Anton, satu kelompok pencari yang berjumlah 15 orang dan langsung berdiri ketika mereka bertemu dengan Anton sehingga kini mereka pun berdiri berpapasan.


"Bukankah dia itu orangnya!?" Ucap si pemimpin kelompok tersebut.


"Ya benar!... Ayo beritahukan yang lainnya!"


"Jangan dulu!... Kita tangkap dia sekarang, jika kita gagal barulah kirim informasi pada yang lainnya!" Ucap si ketua.


Saat ini seluruh kelompok yang melakukan pencarian ini kebanyakan memiliki niat untuk menguntungkan diri sendiri, dan oleh karena itu mereka pun tidak akan langsung menyebar informasi begitu saja kepada pemburu monster yang lainnya.


"Hei... Kau bilang di area ini masih belum terjangkau oleh para pemburu monster itu!... Lantas kenapa sekarang aku malah berpapasan dengan mereka?!" Tanya Anton pada burung peliharaannya melalui telepati.


"Maaf tuan!... Aku lalai!... Sepertinya mereka berhasil menyelinap tanpa sepengetahuan-ku!" Ucap si burung peliharaan tersebut.


"Ya sudahlah!... Kalau begini aku tak punya pilihan lain selain melawan mereka!" Ucap Anton sambil menatap tajam ke arah sekelompok pemburu monster tersebut.


"Serang!" Ucap si pemimpin kelompok secara tiba-tiba memerintahkan anggotanya untuk menyerang Anton.


Kini sekelompok pemburu monster itu pun langsung memunculkan senjata mereka masing-masing.

__ADS_1


Salah satu dari mereka melesat cepat sambil mencambuk-kan sebuah tali ke arah Anton.


Melihat cambuk itu, Anton pun melompat untuk menghindari serangan tersebut dan hal itu pun membuat cambuk itu hanya menghantam dahan pohon hingga patah dan hancur.


Kurang dari dua detik berikutnya, serangan pedang dengan elemen logam pun melesat ke arah Anton.


Jumlah pedang itu ada tiga buah dan masing-masing pedang itu memancarkan cahaya putih kebiruan.


Ketiga pedang itu menghampiri Anton yang saat ini masih berada di udara.


Selagi di udara, Anton segera memunculkan pedang petir dan pedang angin milik-nya, lalu dengan gaya memutar ia menebaskan kedua pedangnya itu untuk menghentikan pergerakan ketiga pedang yang melesat ke arahnya.


Sebenarnya tingkatan dan level orang-orang yang saat ini menyerang Anton tidaklah terlalu tinggi, oleh karena itu Anton bisa dengan mudah menepis semua serangan itu.


Begitu Anton mendarat ke tanah, tiba-tiba muncul beberapa rantai dari arah belakang. Rantai itu memancarkan cahaya keemasan dan dengan cepat rantai itu melesat ke arah Anton serta melilit kedua pedang Anton.


"Aku berhasil menangkapnya!" Ucap pria yang melilit pedang Anton menggunakan rantai miliknya itu.


Lalu pria itu pun segera menarik paksa pedang tersebut dari tangan Anton.


Melihat Anton yang sudah tak bersenjata, kini si pemimpin kelompok itu pun segera menyuarakan serangan kearah Anton.


"Serang dia sekarang!" Ucap si ketua kelompok tersebut.


Lalu para pengguna serangan jarak jauh yang sebelumnya sudah menyiapkan jurus terkuat mereka segera melesatkan serangan ke arah Anton.


Serangan dari jurus mereka itu berupa pedang berukuran besar, bor berukuran besar, tombak, dan beberapa senjata lainnya dengan variasi yang berbeda-beda.


Seketika jurus-jurus yang mereka perkuat itu melesat ke arah Anton.


Lesatan jurus-jurus tersebut menekan udara hingga menghasilkan tekanan-tekanan kecil serta sedikit gelombang di udara.


Namun Anton yang melihat hal itu tampak tenang-tenang saja, dan ketika semua jurus yang di perkuat itu berada dekat dengan Anton, Anton pun langsung mengangkat tangan kanannya dan menciptakan sebuah perisai petir angin untuk melindungi dirinya dari serangan tersebut.


DUAAARRRR!!!

__ADS_1


Sebuah ledakan dahsyat pun terjadi ketika semua jurus yang di perkuat itu saling bertumbuk ke perisai petir angin milik Anton.


Ledakan yang sangat kuat itu pun menghasilkan asap yang sangat tebal dan menutupi tempat Anton berada saat ini.


Sementara itu, para pemburu monster yang menyerang Anton saat ini kini langsung terlihat penasaran.


Namun beberapa dari mereka tampak sedikit senang karena mengira bahwa mereka telah berhasil mengalahkan Anton.


"Apa kita berhasil?"


"Entahlah!... Asap tebal itu sangat menghalangi pemandangan!"


Tak lama setelah itu, kini asap tebal yang menutupi tempat Anton berada itu kini langsung lenyap.


Lenyapnya asap tebal itu di barengi dengan hempasan angin yang sangat kuat yang asalnya dari dalam kabur tersebut.


Saking kuatnya hembusan angin itu sampai-sampai membuat beberapa pemburu monster harus mengangkat tangannya untuk menutupi mata mereka karena debu yang beterbangan bersamaan dengan hempasan angin tersebut.


"Kuat sekali!" Ucap salah satu pria yang sempat terdorong ke belakang akibat hembusan angin yang sangat kuat itu.


Begitu hembusan angin kencang itu berhenti, kini mereka pun langsung melihat ke arah Anton berada dan mereka semua pun langsung terkejut karena ternyata Anton sama sekali tidak terluka.


Anton saat ini tampak berdiri tegak dan tampak masih santai-santai saja, sementara tanah di sekitarnya sudah hancur dan membentuk sebuah lingkaran yang mana di tengah-tengahnya sama sekali tidak hancur karena tempat itu adalah tempat ia berdiri dan terlindung dari ledakan berkat perisai petir angin berbentuk setengah lingkaran yang ia buat sebelumnya.


Seluruh pemburu monster tak berhenti terkejut karena semua serangan yang mereka lesatkan pada Anton itu semua adalah serangan terkuat dari para anggota serta si ketua kelompok itu sendiri.


"Ba... Bagaimana mungkin?!"


"Pertahanannya kuat sekali!"


"Jadi ini yang membuat para pemimpin asosiasi membentuk kelompok besar untuk mencari orang ini!"


"Jika seperti ini... Sebaiknya kita segera memanggil bala bantuan!"


Akhirnya para pemburu monster yang ada di tempat itu pun berinisiatif untuk melaporkan lokasi Anton saat ini agar para pemburu monster lainnya datang untuk membantu karena saat ini mereka sudah tak tahu harus melawan dengan cara apa.

__ADS_1


"Jika jurus terkuat saja tak bisa, lantas dengan apa kita bisa mengalahkannya?!" Ucap si ketua.


__ADS_2