Pemburu Monster Dari Dunia Lain

Pemburu Monster Dari Dunia Lain
Pergi Ke Pusat Asosiasi


__ADS_3

Saat ini si petugas penyetoran tampak sedang mengeluarkan uang untuk pertukaran dengan kristal energi yang Anton setor ke tempat mereka saat ini.


Uang itu berjumlah 141.000 Rupiah dan itu berdasarkan level dari kristal energi yang di dapatkan oleh Anton saat ini.


Berdasarkan sistemnya, pembayaran untuk kristal energi saat ini di dasarkan oleh level kristal energi itu sendiri.


Semisal seorang pemburu monster mendapatkan kristal energi level 10, maka uang yang di bayarkan untuknya adalah 10.000 rupiah, Jika mendapatkan kristal energi level 5, maka akan di hargai 5.000 rupiah. Begitu pula sampai seterusnya.


Intinya, nilai tukar yang di pakai adalah 1 \= 1.000 rupiah.


Selain itu, untuk pembayarannya yang di lakukan dengan menukarkan kristal energi itu merupakan pembayaran di luar gaji bulanan.


Namun untuk pembayaran menggunakan kristal energi ini hanya bisa di lakukan sebanyak lima kali sehari, atau lebih tepatnya hanya bisa menukar lima kristal energi untuk di jadikan sebagai uang.


Sementara itu, untuk gaji bulanan di hitung berdasarkan level terbanyak dari kristal energi yang di setor selama sebulan penuh.


Misalnya selama sebulan penuh itu seorang pemburu monster menyetor 100 biji kristal energi, dan 75% dari kristal energi itu berada di level 10, maka gaji yang akan di terima oleh pemburu itu adalah 1.000.000 rupiah.


Selain itu, untuk mendapatkan gaji bulanan ini, para pemburu monster harus memenuhi dua syarat, yakni harus menyetor minimal 3 kristal energi setiap harinya selama sebulan penuh, dan harus menyetor kristal energi level 10 ke atas karena yang akan di hitung hanya kristal energi level 10 ke atas.


Jika dua syarat ini tidak terpenuhi, maka si pemburu tidak akan mendapatkan gaji bulanan, kecuali pemburu tersebut terkena musibah dan harus menjalani perawatan akibat dari pertarungan melawan hewan monster.


Setelah Anton menerima uang dari pertukaran kristal energi itu, kini Anton pun mendapatkan informasi panggilan dari asosiasi pusat yang berada di kota awal.


Tampak di depan Anton sebuah layar virtual muncul dan di layar virtual itu terlihat sebuah surat panggilan yang di kirim langsung dari kantor asosiasi pusat di kota awal.


Isi surat itu menyatakan bahwa Anton akan menerima sebuah hadiah sebagai bentuk penghargaan dari kantor pusat asosiasi pemburu monster yang berada di kota awal.


Penghargaan itu di berikan pada Anton karena Anton telah berhasil membunuh salah satu raja monster penguasa hutan tempat mereka melakukan misi sebelumnya.


Jauh ke dalam hutan itu masih ada banyak spesies monster lainnya dengan masing-masing raja mereka yang memimpin spesies tersebut, dan kini Anton telah membunuh salah satunya dan misi kali ini di menangkan oleh Anton.


Kemungkinan misi selanjutnya akan di adakan lagi setelah beberapa persiapan kepada para pemburu monster karena kemungkinan besar jauh di dalam hutan itu masih banyak monster yang lebih kuat lagi dan tentunya dengan level para pemburu monster yang bergabung di misi sebelumnya pasti tidak akan bisa berhadapan dengan para monster yang ada di tempat selanjutnya, oleh karena itu misi kali ini di nyatakan berakhir sambil menunggu misi selanjutnya yang akan di ikuti oleh para pemburu monster yang lebih kuat lagi ketimbang para pemburu monster sebelumnya.

__ADS_1


"Penghargaan ya?... kira-kira hadiah apa yang akan mereka berikan?" Pikir Anton sambil berjalan keluar dari kantor asosiasi tersebut.


Setelah Anton keluar dari kantor itu, kini Anton pun langsung memunculkan lagi pedang halilintar yang cukup besar di udara, setelah itu ia langsung melompat ke atas pedang itu dan dengan segera ia mendaratkan kakinya ke pedang itu.


"Oke, sekarang langsung ke kantor asosiasi pusat!" Ucap Anton dalam hati.


Setelah berkata seperti itu, kini Anton pun langsung melesat dengan cepat di udara dan langsung menuju ke kantor pusat asosiasi pemburu monster di kota awal.


Setelah beberapa menit Anton melesat menggunakan pedang halilintar miliknya, kini Anton pun tiba di kantor pusat asosiasi pemburu monster.


Setibanya Anton di tempat itu, tepat di halaman kantor asosiasi tersebut, kini bisa terlihat mata orang-orang tampak tertuju ke arah Anton.


Sama seperti sebelumnya saat Anton datang ke kantor asosiasi yang ada di dalam tembok ke enam.


Tatapan orang-orang terlihat sedang kagum dan terpukau oleh jurus yang belum pernah mereka lihat sebelumnya.


Setelah mendarat, kini Anton pun langsung masuk ke kantor pusat itu. Setelah masuk ia pun segera mendekati meja resepsionis untuk memberitahukan tujuan kedatangannya saat ini.


"Permisi." Ucap Anton menyapa petugas resepsionis itu.


"Namaku Zero, aku datang ke sini karena mendapatkan surat panggilan langsung dari kantor ini." Ucap Anton dengan tenang.


"Zero?" Gadis yang bertugas saat ini pun tampak sedikit bingung sambil sedikit memiringkan kepalanya.


"Ada apa?" Tanya Anton yang kini juga jadi ikutan bingung karena menurutnya surat panggilan itu memang asli kiriman dari kantor asosiasi pusat.


Kini gadis yang bertugas di meja resepsionis itu pun langsung mengambil alat pendeteksi level miliknya lalu ia pun langsung menggunakan alat itu untuk melihat status Anton saat ini.


Begitu dirinya melihat status Anton, seketika dirinya pun jadi sedikit tersentak karena terkejut.


Ia tak menyangka bahwa yang sedang berdiri di hadapannya ini memang Zero, orang yang telah mengalahkan raja monster iguana itu.


"Maaf! Aku tak mengenali anda barusan..." Ucap gadis itu sambil sedikit menundukkan kepalanya.

__ADS_1


Lalu gadis itu kembali mengangkat kepalanya dan menatap Anton.


"Aku hanya merasa sedikit terkejut karena kau tiba-tiba datang secepat ini... Padahal ku dengar katanya kau masih di kantor asosiasi yang ada di dalam tembok ke enam... Tapi sekarang sudah berada di sini dan itu membuatku terkejut dan tidak percaya dengan perkenalan dirimu barusan." Ucap gadis itu.


"Tidak masalah." Jawab Anton singkat.


"Terimakasih atas pengertiannya... Baiklah, sekarang anda tunggu sebentar, aku akan menghubungi kepala asosiasi terlebih dahulu untuk memberitahukan kedatangan anda." Ucap gadis itu sambi meraih sebuah telepon yang ada di sampingnya.


Setelah itu kini gadis itu pun mulai menghubungi kepala asosiasi dan ia pun langsung memberitahu-kan tentang kedatangan Anton saat ini.


Sesudah memberitahukan hal itu, kini gadis itu langsung menutup telponnya.


"Baik pak, kami akan mengantarnya ke sana." Ucap gadis itu dan kemudian menutup teleponnya.


"Baiklah, anda sudah di tunggu oleh tuan Hiruzwen di ruangannya, jadi biarkan temanku mengantar anda ke sana." Ucap gadis itu.


"Baiklah, terserah kau saja." Jawab Anton dengan nada yang terdengar datar.


Setelah mendengar jawaban dari Anton, kini gadis itu pun langsung meminta salah satu temannya untuk mengantar Anton ke ruangan kepala asosiasi tersebut, yakni Hiruzwen.


"Baiklah, silahkan ikuti teman saya tuan." Ucap gadis itu sambil mempersilahkan Anton untuk mengikuti temannya.


Setelah itu, Anton pun ikut dengan seorang gadis yang saat ini menunjukkan jalan ke ruangan di mana kepala asosiasi sedang menunggu Anton.


Hingga akhirnya mereka berdua pun tiba di depan pintu yang cukup besar dengan motif yang sangat rapi.


TUK TUK TUK


Gadis itu mengetuk pintu.


"Permisi pak, orang yang anda panggil sudah ada di sini pak." Ucap gadis itu.


"Masuklah!" Terdengar suara dari dalam ruangan mempersilahkan untuk masuk.

__ADS_1


Mendengar suara itu, kini gadis itu pun mempersilahkan Anton untuk masuk, dan tanpa banyak tanya Anton pun langsung membuka pintu dan segera masuk ke ruangan itu.


__ADS_2