Pemburu Monster Dari Dunia Lain

Pemburu Monster Dari Dunia Lain
Pertarungan Karina


__ADS_3

Saat ini, di daerah pinggiran kota tepat di sebuah perumahan tempat salah satu rumah yang di beli oleh Anton kini di serang oleh seekor monster.


Beberapa rumah yang berada di depan rumah Anton kini sudah hancur dan menyisakan puing-puing saja.


Beberapa orang yang berhasil di tangkap oleh monster itu sudah di makan oleh si monster hal itu bisa di lihat dari mulut monster yang saat ini masih menyisakan darah di pinggiran bibirnya.


Setelah itu si monster pun hendak membunuh seorang anak kecil berusia satu setengah tahun, namun karena Karina ternyata berada di lokasi itu kini Karina berhasil menyelamatkan anak kecil itu serta menyuruh ibu pemilik anak itu untuk pergi menjauh dari tempat ini.


Setelah si ibu itu pergi, kini Karina pun merasa bisa fokus untuk melawan monster berkepala kerbau itu.


"Dasar monster jelek! Akan ku habisi kau!" Bentak Karina sambil memunculkan sebuah pedang api di tangan kanannya.


Lalu Karina pun menebaskan pedang api itu dan seketika pedang itu memunculkan api melengkung seperti bulan sabit.


Api berbentuk seperti bulan sabit itu melesat dan menghantam tubuh monster kerbau itu hingga monster kerbau itu terdorong ke belakang.


Tidak cukup sampai di situ saja, kini Karina terus melesatkan serangan yang sama secara bertubi-tubi.


Tampak Karina kini melakukan tebasan api dengan berbagai variasi gerakan.


Mulai dari menebas dengan gerakan yang biasa saja sambil melakukan tebasan sambil berputar.


Tebasan api yang di lesatkan secara bertubi-tubi itu pun kini membuat si monster terus terkena hantaman api berbentuk seperti bulan sabit itu. Hal itu pun membuat si monster tersebut terus terdorong mundur.


Hingga akhirnya monster itu langsung menghentak-kan tubuhnya dan seketika itu juga dari tubuh monster banteng itu langsung di lapisi oleh zirah besi sehingga serangan dari Karina kini bukan jadi masalah bagi si monster kerbau itu.


Lalu si monster kerbau itu pun langsung mengayunkan tangannya dari bawah ke atas seolah sedang melakukan tinju.


Dan seketika itu juga dari bawah tanah di sekitaran monster itu muncul pilar besi yang langsung memanjang ke arah Karina.


pilar besi itu ukuran besarnya kira-kira sama besar dengan tiang listrik dan bisa memanjang sesuai keinginan dari si monster.


Monster itu kini melesatkan tiga pilar besi yang bergerak memanjang ke arah Karina.

__ADS_1


Ketiga pilar besi itu bergerak memanjang dengan sangat cepat.


Karina yang melihat pilar besi itu melesat ke arahnya kini langsung berlari ke arah pilar besi itu.


Saat berada dekat dengan pilar tersebut, kini Karina pun melompat ke atas pilar besi itu dan ia pun berlari di atasnya sambil menebaskan pedangnya ke arah monster kerbau itu.


Namun si monster kerbau itu dengan segera memunculkan sebuah tumpukan besi untuk menahan serangan. dari tebasan api itu.


Setelah tebasan api dari Karina hanya menghantam tumpukan besi itu, kini si monster itu langsung menggerakkan tangannya ke depan tepat ke arah Karina dan di saat yang bersamaan dari tumpukan besi yang ada di depan monster itu kini bermunculan beberapa pilar besi yang kini memanjang ke arah Karina.


Karina pun segera melompat ke udara sehingga beberapa pilar besi itu kini hanya bergerak melewati Karina yang sudah berada di udara saat ini.


Karina pun langsung menyiapkan serangan berikutnya saat ia masih di udara.


Tampak Karina sedang mengumpulkan api di ujung runcing pedangnya hingga api itu membentuk gumpalan yang sangat padat.


Sementara itu, si monster yang melihat Karina berhasil menghindar kini langsung menyentuh tumpukan besi tempat pilar besi sebelumnya bermunculan.


Setelah menyentuh tumpukan besi itu, kini si monster kerbau itu langsung menghentakkan tangannya dan di saat itu juga dari bawah Karina tepatnya dari pilar besi yang sebelumnya kini menjulang beberapa pilar besi yang lainnya.


Sementara itu Karina yang sudah siap dengan jurusnya kini langsung melesatkan tembakan laser api yang sangat kuat ke arah monster itu.


"Terima ini! Laser api!!" Teriak Karina dan seketika itu juga laser api langsung melesat dan menghantam tubuh si monster tersebut hingga monster itu langsung terpental dan zirah besi yang di jebakannya itu langsung hancur seketika.


Di saat yang bersamaan Karina yang tidak menyadari serangan monster itu kini langsung di hantam oleh beberapa pilar besi yang bergerak memanjang dari bawahnya.


BRUAAAKKK


"Uhuk!"


Karina langsung terbatuk akibat hantaman pilar besi tersebut.


Hantaman itu pun membuat Karina terkejut dan tampak Karina langsung terhempas dengan cukup kuat ke udara.

__ADS_1


Tubuh Karina kali ini langsung terasa sangat sakit karena serangan itu yang bermula menghantam kaki dan membuat kaki Karina terdorong ke atas sementara bagian tubuh dan kepala bergerak ke


bawah dan di saat yang hampir bersamaan beberapa pilar besi lainnya menghantam bagian perut dan dada karina hingga membuat Karina kesulitan bernafas.


Karina yang saat ini tak bisa terbang kini merasa panik, apa lagi di tambah dengan dirinya yang kesulitan bernafas akibat hantaman barusan.


Sementara itu si monster yang terkena serangan Karina barusan tampak bagian dadanya mengalami luka yang cukup besar namun tidak mengancam nyawa-nya.


Si monster itu kini telah berdiri dan ia melihat sosok Karina yang kini sedang terjatuh bebas di udara.


Si monster itu pun berniat untuk segera menyerang Karina selagi Karina masih berada di udara karena saat itu Karina pasti akan kesulitan untuk menghindar.


Kini monster kerbau itu langsung mengibaskan kedua tangannya ke samping dan merentangkan kedua tangannya itu ke samping.


Seketika itu pula kini terbentuklah beberapa besi dengan ujung yang runcing muncul dan melayang di sekitaran monster kerbau itu.


Setelah itu monster kerbau itu langsung menghentakkan kedua tangannya ke depan tepat ke arah Karina saat ini dan ia sudah menargetkan Karina agar serangan besi berujung runcing itu mengincar Karina sekalipun karina sudah keluar dari jalur awal serangan di lesatkan.


Karina yang melihat serangan itu melesat ke arahnya kini langsung mengeluarkan sebuah perisai api berbentuk lingkaran untuk menahan serangan itu.


Alhasil kini serangan besi berujung runcing itu langsung menghantam persisi api milik Karina.


Namun perisai api itu sama sekali tak bisa bertahan lama dan karena saat ini Karina terus bergerak ke bawah karena ia tak bisa terbang akhirnya dorongan besi berujung runcing itu malah membuat Karina semakin terdorong dengan cepat hingga akhirnya perisai api milik Karina pun langsung hancur seketika.


Karina pun langsung terkejut dengan mata yang terbelalak.


Ia memang sudah menduga bahwa dirinya bisa saja kalah dari monster itu karena di monster itu jauh lebih kuat darinya.


Kini Karina pun langsung memejamkan matanya dan pasrah dengan keadaan dirinya saat ini.


"Sepertinya ini akan menjadi ajal bagiku!" Ucap Karina dalam hati.


Namun tiba-tiba Karina merasakan sebuah pelukan yang hangat dari belakangnya, ia merasa seperti ada seseorang yang sedang memeluknya dan bahakan kini ia merasa ada sebuah pijakan di kakinya.

__ADS_1


"Apa yang terjadi?" pikir Karina.


__ADS_2