
Saat ini Anton telah mendengar cerita dan informasi dari tuan Hiruzwen selaku pemimpin asosiasi pusat pemburu monster.
Informasi itu mengenai orang-orang yang memiliki niat jahat terhadap Anton.
Meskipun saat ini orang-orang itu masih belum di ketahui secara pasti siapa saja, namun tuan Hiruzwen kini sudah menyuruh Anton untuk berhati-hati terhadap semua pemimpin asosiasi cabang yang ada saat ini. Karena berdasarkan pengamatan tuan Hiruzwen, kemungkinan para pemimpin asosiasi cabang saat ini ada yang sedang menargetkan Anton dan ingin menyingkirkan Anton karena Anton berada di jalan yang mereka tidak inginkan.
Sementara itu, bagi tuan Hiruzwen sendiri, Anton saat ini sudah berada di jalan yang benar, bahkan tuan Hiruzwen sendiri pun memberi dukungan penuh pada Anton serta meminta Anton untuk membantunya mengubah kembali pola pikir para pemburu monster yang ada saat ini agar para pemburu monster itu bisa mengikuti instruksi dari sang pencipta manusia modifikasi yang pertama yakni sang profesor legendaris di masa lalu.
"Tujuan utama para pemburu monster bukanlah sekedar melindungi manusia, melainkan juga untuk membebaskan manusia dari serangan para monster dari dimensi lain itu!... Tapi para pemburu monster di zaman sudah hampir semuanya berjalan menyimpang dari tujuan utama itu dan mereka justru terlena dengan pekerjaan sebagai pemburu monster dan hal itu membuat mereka terus membiarkan para monster berkembang biak agar mereka tetap memiliki pekerjaan ini untuk waktu yang lebih lama hingga mereka pensiun dan setelah mereka pensiun, mereka bisa mendapatkan upah pensiunan mereka." Ucap tuan Hiruzwen menanggapi para pemburu monster di zaman ini.
"Anda memang benar tuan Hiruzwen, aku sendiri juga akhir-akhir ini sudah sering melihat hal seperti itu, sampai-sampai banyak orang yang sudah menatapku dengan tatapan sinis karena tindakanku saat ini di anggap biasa memusnahkan seluruh monster yang ada di muka bumi saat ini." Ujar Anton.
"Hah... itu benar sekali, jika kau sudah membuat monster di hutan sudah semakin langka, maka kalian para pemburu monster terpaksa harus masuk ke dimensi lain dan mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi, namun bagian itulah yang saat ini menjadi ketakutan terbesar para pemburu monster karena sejak beberapa puluh tahun yang lalu hingga saat ini sudah banyak pemburu monster yang mencoba masuk ke dalam portal dan saat mereka masuk, mereka sama sekali tidak pernah kembali lagi ke dunia ini... Entah apa yang terjadi di sana tidak ada yang mengetahuinya, namun yang jelasnya kekhawatiran pasti selalu ada karena mereka tak lagi kembali dan dari hal itu banyak yang mulai berpikiran yang negatif dan yang tidak-tidak tentang portal itu dan apa yang terjadi pada para pemburu monster yang masuk di dalamnya... Banyak orang kini mengira bahwa di dalam sana mungkin ada monster yang lebih mengerikan lagi dari yang ada di bumi saat ini dan oleh karena itulah tak satu pun pemburu monster yang bisa kembali dari sana kerena semuanya pasti sudah mati di tangan monster yang sangat kuat itu... Begitulah pikir para pemburu monster hingga saat ini." Ucap tuan Hiruzwen menjelaskan panjang lebar.
"Hah..." Anton menghela nafas panjang sambil menyandarkan tubuhnya di kursi yang ia duduki saat ini. Lanjutnya, "Pola pikir orang-orang saat ini benar-benar merepotkan, entah apa yang bisa ku lakukan agar mereka mau mengikuti caraku dan mau membasmi semua monster yang ada di dunia saat ini." Ucap Anton dengan ekspresi lelah.
Setelah itu Anton kembali menegakkan tubuhnya dan duduk dengan posisi tubuh yang cukup tegak sambil menatap tuan Hiruzwen dengan serius.
"Oh iya, hari ini aku bertemu dengan seseorang yang ingin membunuhku, aku tidak tahu siapa orang itu, bahkan namanya juga sepertinya di samarkan dan levelnya juga di samarkan sama seperti milikku... Hanya saja pria itu bernama 'Noname' dengan status level nol sama sepertiku." Ucap Anton menjelaskan ciri-ciri orang yang di temuinya hari ini.
"Noname? Aku belum pernah melihat nama yang seperti itu... Namun karena kau bilang orang itu juga berada di level nol sepertimu, maka aku yakin kalau orang itu juga telah memanipulasi alat miliknya." Ucap tuan Hiruzwen mengiyakan pernyataan Anton sebelumnya.
__ADS_1
"Menurut anda siapa saja kira-kira orang yang memiliki cara untuk melakukan modifikasi tertentu pada alat penentu status itu?" Tanya Anton.
"Kalau soal itu jelasnya aku tak tahu, akan tetapi, di seluruh wilayah kerajaan ini masih belum banyak orang yang mengetahui cara memanipulasi alat itu, namun jika di pikir-pikir maka kemungkinan yang paling besar bagi seseorang untuk memanipulasi alat seperti itu adalah orang-orang yang memiliki hubungan dengan pemimpin asosiasi... Jadi untuk saat ini aku berkesimpulan bahwa besar kemungkinan orang yang menyerang mu itu adalah orang suruhan dari para pemimpin asosiasi cabang yang saat ini sedang menargetkan dirimu dan menganggap-mu sebagai pengacau." Jawab tuan Hiruzwen yang cukup panjang lebar.
"Begitu ya... Sepertinya mulai sekarang aku harus lebih berhati-hati lagi dalam melakukan segala aktivitas-ku." Ucap Anton.
Setelah membahas hal itu, kini Anton dan tuan Hiruzwen kembali membahas topik utama mereka, yakni membahas tentang pembentukan wilayah baru di wilayah yang saat ini sudah di bersihkan oleh Anton dari para monster yang berkeliaran di sekitar hutan itu.
Berdasarkan hasil keputusan mereka saat ini, tuan Hiruzwen akan memberikan laporan ke kerajaan dan jika pihak kerajaan bersedia melakukan pembangunan di tempat itu, maka pihak kerajaan pun akan segera menanggung semua biaya yang di butuhkan serta menanggung semua kebutuhan untuk pembangunan di wilayah itu, terutama pembangunan tembok baru dan akan menjadikan tempat itu sebagai satu wilayah pertama yang terpisah dari tembok utama saat ini.
Setelah pembahasan tentang pembangunan tembok yang baru itu selesai mereka bahas, kini Anton pun memilih untuk pulang ke rumahnya yang ada di tembok ke enam saat ini.
"Hoi sudah berapa kali ku bilang jangan lewat jendela!" ucap tuan Hiruzwen dengan suara keras menegur Anton.
"Tenang saja, anggap saja ini hal lumrah, lagi pula aku kan tidak merusak jendela anda." Ucap Anton sambil mengulas senyum di balik topengnya.
"Ini bukan soal merusak, tapi masalah sopan santun bod0h!" Balas tuan Hiruzwen.
"Hahaha.... Iya-iya, kalau begitu sampai jumpa." Ucap Anton yang kemudian melompat keluar dari jendela itu dan seketika ia pun langsung mendaratkan kakinya di atas sebuah pedang besar yang baru saja ia munculkan dengan cara melambaikan tangannya di udara.
Setelah itu Anton pun langsung melesat menjauh dari tempat tuan Hiruzwen itu dan karena berhubungan ruangan tuan Hiruzwen berada di lantai tertinggi, jadi saat ini Anton tak perlu terbang naik lebih tinggi lagi karena posisi terbangnya saat ini sudah berada di ketinggian.
__ADS_1
Anton langsung melesat cepat, namun tujuan Anton saat ini bukanlah ke rumahnya, melainkan pergi ke sebuah hutan yang sangat sunyi dan merupakan wilayah perkebunan para masyarakat desa uang ada.
Saat ini Anton mendarat di salah satu kebun kelapa sawit yang cukup rimbun yang berada di wilayah tembok ke enam.
Ia sengaja mendarat ke tempat ini karena ia ingin mengganti wujudnya dari Zero menjadi Anton agar tak satu pun orang yang bisa mengetahui wujud asli zero adalah Anton.
"Entah sudah berapa kali aku melakukan hal ini... semoga tak ada orang yang membuntuti ku sampai ke tempat ini." Pikir Anton berharap.
Setelah itu Anton pun mulai melirik ke berbagai arah, dan melihat situasi aman.
Namun Anton masih belum yakin dengan pasti, lalu Anton pun mulai menarik nafas dalam-dalam dan mulai melakukan teknik pendeteksian dengan konsentrasi penuh.
Jurus pendeteksian yang satu ini berbeda dengan pendeteksian terhadap orang-orang dengan energi gelap, karen jurus ini membuat penggunanya bahkan bisa mendeteksi segala yang ada di sekitarnya, bahkan semut sekali pun bisa di deteksi.
Namun untuk menggunakan jurus ini benar-benar di butuhkan konsentrasi penuh dan tak boleh mendapatkan gangguan dari luar maupun dari dalam.
Setelah melakukan pendeteksian dengan konsentrasi penuh, kini Anton pun bisa merasa aman karena di tempat ini benar-benar tak ada sosok manusia dan sosok-sosok mencurigakan lainnya.
Setelah itu Anton pun langsung mengangkat tangan kanannya dan seketika pakaiannya saat ini berubah dan topeng yang ia gunakan juga langsung lenyap begitu saja dan semua atribut penyamarannya sebagai Zero sudah tersimpan di dalam ruang penyimpanan miliknya.
"Baiklah, sekarang waktunya pulang ke rumah." Ucap Anton dalam hati setelah selesai mengganti wujudnya serta mengganti akunnya dari Zero ke akun Anton.
__ADS_1