Pemburu Monster Dari Dunia Lain

Pemburu Monster Dari Dunia Lain
Naik Level Dengan Sangat Cepat


__ADS_3

Saat ini sebuah simbol kontrak tuan dan peliharaan pun terbentuk di dahi Karina, dan saat simbol itu terbentuk, cahaya yang sebelumnya sangat silau yang terpencar dari tubuh Karina kini perlahan mulai redup dan Karina yang sebelumnya melayang di udara kini perlahan bergerak turun ke bawah.


Begitu Karina mendaratkan kakinya ke tanah secara perlahan, kini cahaya yang tadinya terpancar dari tubuh Karina kini menghilang dan saat cahaya itu menghilang, kini simbol tuan dan peliharaan yang ada di dahi Karina pun perlahan memudar sampai akhirnya jadi tak terlihat.


King para pemburu monster yang ada di tempat itu pun langsung menatap Karina dengan tatapan bingung dan heran karena tidak tahu apa yang sedang terjadi.


Namun saat ini mereka sama sekali tidak mencoba mengecek level Karina dan hal itu membuat mereka tak menyadari bahwa level Karina kini sudah meningkat dengan sangat pesat.


Sementara itu, Karina kini hanya bisa menatap levelnya yang tertera di layar virtual dengan kagum.


Ia tak habis pikir, bagaimana bisa levelnya yang sebelumnya hanya 53 tiba-tiba naik hingga level 217.


"Apa Karina baik-baik saja?" Tanya Lisa setelah cahaya di tubuh Karina telah lenyap dan mereka bisa melihat kembali ke arah Karina.


"Sepertinya dia baik-baik saja... Tapi... Rasanya ada yang beda darinya." Jawab Natan.


"Apanya yang berbeda?" Tanya Sisilia.


"Entahlah... Tapi rasanya seperti seolah-olah Karina memiliki aura energi yang lebih mendominasi di bandingkan dengan kita... Terakhir kali aku merasakan hal seperti ini saat melihat ayah Karina dan Anton." Jawab Natan lagi.


Baru saja Natan berkata seperti itu, kini Anita pun langsung terkejut karena saat ini ia langsung mencoba melihat level Karina menggunakan alat miliknya.


"Hah?!.... Bagaimana bisa jadi seperti ini?!" Ucap Anita.


"Ada apa Anita?" Tanya Aris yang berada di dekat Anita.


"Level Karina!... Coba kalian lihat level Karina sekarang!" Jawab Anita dengan sedikit terburu-buru.

__ADS_1


Mendengar jawaban Anita, sontak mereka semua pun langsung melakukan apa yang Anita katakan dan saat mereka mengecek level Karina menggunakan alat penentu level yang mereka miliki, kini mata mereka pun langsung terbelalak dan wajah mereka pun tampak terlihat sangat terkejut akan apa yang mereka lihat.


"Ba... Bagaimana mungkin?" Ucap Natan terkejut.


"Kenapa bisa seperti itu?... Apa yang sebenarnya terjadi?!" Timpal Sisilia.


Sementara itu, Karina para pemburu monster lainnya kini mulai menyerang Karina karena sejak tadi Karina sangat keras kepala dan tak mau menyingkir dari hadapan mereka.


Akhirnya para pemburu monster itu pun segera melesatkan serangan jarak jauh ke arah Karina dan Anton.


Berbagai jenis serangan di lesatkan ke arah mereka berdua, baik itu dalam bentuk elemen secara langsung maupun dalam bentuk senjata-senjata tertentu.


Melihat hal itu, Karina pun langsung bersiap untuk menerima serangan tersebut.


Ia kemudian mengangkat tangan kanannya ke udara dan memunculkan ratusan pedang api di udara, dan segera setelah itu ia langsung mengayunkan tangan kanannya itu dan membuat ratusan pedang api tersebut langsung melesat dan memblokir semua serangan yang bergerak ke arah mereka.


Ledakan dalam jumlah yang sangat banyak pun terjadi dan tersebar secara berhamburan di udara.


Pemandangan dari ledakan yang sangat kuat dan sangat banyak itu pun membuat banyak pemburu monster menjadi terkejut.


Tidak hanya para pemburu monster yang menyerang saja yang terkejut, bahkan Sisilia dan yang lainnya juga ikut terkejut sekaligus kagum melihat kekuatan baru yang Karina miliki tersebut.


Sementara itu, Anton yang saat ini sedang duduk bersandar di batang pohon yang sudah tumbang kini hanya menatap Karina sambil tersenyum tipis.


Lalu Angkura yang saat ini sedang berada di dalam ruang Saga milik Anton kini berbicara melalui telepati.


"Tingkat pro level 7 ya..." Ucap Angkura melalui telepati-nya. "Sepertinya ciuman yang anda berikan sebelumnya tidaklah sia-sia dan membuahkan hasil yang sesuai harapan." Ucap ya lagi.

__ADS_1


"Kau benar... Sekarang kekuatannya sudah meningkat karena hari itu aku membuat kontrak tuan dan peliharaan dengannya menggunakan Saga tingkat legendaris yang ku miliki." Balas Anton.


Sebenarnya, saat Anton mencium Karina setelah pertarungan mereka beberapa hari sebelumnya, saat itu Anton bukan hanya sekedar menciumnya saja melainkan sekaligus membentuk sebuah kontrak tuan dan peliharaan dengan Karina. Jadi, apa bila Karina menunjukkan keseriusannya dan bahkan sudah bersedia untuk setia pada Anton, maka saat itu juga kontrak tersebut akan langsung menjalankan fungsinya, dan salah satu dari fungsi kontrak tersebut adalah peningkatan level secara instan dan tidak membutuhkan waktu lama.


Namun itu semua bukanlah tujuan utama Anton, karena tujuan utama Anton untuk membuat kontrak itu bukan hanya sekedar membuat Karina menjadi kuat ataupun membuat Karina terikat dengannya, melainkan ada hal lain yang ingin ia pastikan dari Karina, yaitu membangkitkan kekuatan asli dari monster yang energi gelapnya di gunakan oleh Karina saat ini.


Setelah ledakan yang sangat kuat sebelumnya berlalu, Kini Karina sendiri pun merasa sedikit aneh karena ia ternyata benar-benar bisa memunculkan ratusan pedang api seperti itu.


Meskipun semua serangan berhasil Karina patahkan, namun para pemburu monster itu tampaknya tidak mau menyerah.


Kali ini mereka semua pun langsung maju secara bersamaan dan menyerang Karina.


Mereka menyerang Karina dengan mengandalkan jumlah mereka yang sangat banyak itu.


Para pemburu monster itu pun maju sambil membawa senjata masing-masing.


Salah satu pemburu monster menebaskan pedangnya ke wajah Karina namun Karina segera memunculkan beberapa pedang api di udara dan pedang itu melayang-layang di belakang Karina sementara itu di kedua tangan Karina juga kini muncul pedang api dan kemudian Karina pun menggunakan pedang itu untuk menangkis serangan orang tersebut.


Lalu dengan cepat Karina menebaskan pedang yang satunya ke arah pria itu dan membuat tubuh pria itu langsung terpotong jadi dua.


Baru saja membunuh satu orang, kini pemburu monster lainnya sudah berada di dekat Karina dan menyerang Karina menggunakan senjata mereka masing-masing.


Karina berusaha bertahan dari serangan Meraka dan sambil bertahan Karina juga memberi perlawanan dan membuat para pemburu monster itu terbunuh.


Meskipun demikian, Karina tetap kalah jumlah sehingga Karina pun terkena serangan hingga beberapa kali dan hal itu membuat Karina terhempas cukup jauh setelah terkena serangan yang sangat kuat dari salah satu pemburu monster.


Begitu Karina mendarat setelah terhempas, kini dari belakang Karina tampak lima pengguna tombak langsung menusukkan tombak mereka ke arah Karina.

__ADS_1


Sementara itu, Karina pun menyadari keberadaan kelima pengguna tombak itu dan saat Karina menoleh ke belakang, Karina pun terkejut karena ia sudah tak akan sempat lagi menghindari serangan tombak dari kelima orang tersebut.


__ADS_2