
Saat ini Anton kembali mengejar monster yang sebelumnya di biarkan kabur oleh para pemburu monster lainnya.
Anton melesat dengan cepat menggunakan pedang miliknya hingga akhir-nya ia pun menjumpai para monster itu satu persatu dan segera mengeksekusi mereka dengan cepat.
Setelah Anton berhasil membunuh banyak monster kini Anton pun terpikirkan untuk segera kembali dan pergi ke markas kelompok mereka.
Sesudah mengambil dan menyimpan semua kristal energi yang baru saja ia dapatkan kini Anton pun segera berangkat dan melesat cepat menuju ke wilayah tembok ke enam.
"Kira-kira mereka sedang melakukan apa ya sekarang?' Pikir Anton sambil terus melesat dengan cepat.
Sebelum Anton pergi ke markas, ia mencoba menyempatkan diri untuk mampir ke rumahnya dahulu untuk memastikan keberadaan Karina, apakah Karina masih berada di rumahnya atau sudah pergi lebih dulu karena sekarang sudah sekitar jam 10 lewat.
Begitu Anton tiba di rumahnya, ia kini sudah tak merasakan keberadaan Karina di sekitar tempat itu.
"Sepertinya dia sudah pergi." Ucap Anton.
Setelah itu Anton pun langsung mencoba menghubungi Karina menggunakan pesan melalui akunya saat ini.
Namun saat Anton mengirimi pesan pada Karina, Karina sama sekali tidak membalas, bahakan pedan yang Anton kirim padanya pun tampaknya di abaikan karena tidak di baca sama sekali.
"Waduh... sepertinya gadis ini kesal padaku." Ucap Anton dalam sambil menghela napas panjang.
Anton pun kini menyerah dengan Karina, ia kemudian mencoba mengirim pesan pada Aris dan akhirnya Aris pun membalas pesannya.
"Kami sedang mencari perlengkapan untuk mengisi markas kita... Tadi Bruno berpesan kalau bertemu denganmu katanya langsung ikut saja dengan kami."
Melihat isi pesan itu, kini Anton pun hanya bisa menghela nafas dan ia kemudian bertanya di mana posisi Aris saat ini.
Aris pun mengirimkan penanda lokasi pada Anton agar Anton bisa menemukan posisi mereka saat ini.
__ADS_1
"Baiklah, aku akan segera ke sana." Ucap Anton melalui pesan yang ia kirimkan pada Aris.
Lalu Anton pun langsung memunculkan pedang besar milik-nya. Ia kemudian melompat ke atas pedang itu dan segera melesat menggunakan pedang tersebut.
Namun, beberapa saat setelah Anton melesat, ia melihat sebuah insiden kebakaran di kota sebelah timur dari wilayah tembok ke enam itu.
Namun kebakaran di kota itu terlihat tidak biasa karena ada beberapa pergerakan yang tidak beres di sana.
Anton pun mencoba mengamati hal itu, namun tiba-tiba Anton mendapatkan pesan masuk dan pesan itu merupakan sebuah pemberitahuan dari kantor asosiasi cabang ke lima yang terletak di salah satu kota yang ada di wilayah tembok ke enam ini.
Anton pun membuka pesan tersebut, dan saat melihat pesan itu, ia sedikit terkejut karena isi pesan itu menyatakan bahwa dua kota yang ada di wilayah tembok ke enam ini sedang di serang oleh monster.
Salah satu kota yang di serang itu adalah kota tempat Karina dan yang lainnya yang sedang berbelanja, sementara kota yang satunya ada di depan mata Anton saat ini.
"Penyerangan lagi?" Pikir Anton tampak sedikit terkejut. "Kenapa hari ini terlalu banyak penyerangan para monster?!... Apa jangan-jangan ini ada kaitannya dengan portal yang terbuka tadi pagi?" Pikir Anton sambil mengingat kejadian saat monster setengah kelelawar muncul dari portal dan menyerang dirinya.
"Benar juga, saat itu juga ada pemberitahuan dari kota pusat!... Sepertinya para monster mulai bergerak aktif lagi tahun ini!" Ucap Anton.
Namun kali ini kemunculan portal baru itu membuat seluruh kerajaan saat ini jadi gempar dan di penuhi rasa takut akibat serangan para monster tersebut.
"Sialan!... Sepertinya aku harus membantu di kota ini dulu!" Ucap Anton dalam hati yang kemudian langsung melesat ke tengah-tengah kota yang sedang mengalami kekacauan tersebut.
Sementara itu, jauh di tempat pertama kemunculan portal di udara itu, kini terlihat ada sangat banyak monster dengan bentuk dan jenis yang sama muncul dan keluar dari portal tersebut.
Monster-monster itu memiliki bentuk tubuh seperti seekor tirex dan mereka semua adalah satu ras yang mampu menggunakan kekuatan petir. Bisa di bilang mereka semua adalah monster dengan energi gelap yang memiliki tipe yang sama, yakni tipe petir.
Monster-monster itu berjatuhan ke tanah dan mulai bergerak dari perkebunan warga serta langsung bergerak menuju ke pemukiman dan masuk hingga ke wilayah perkotaan.
******
__ADS_1
Saat ini, tepat di kota tempat Karina dan yang lainnya sedang berbelanja, kini terjadi kekacauan akibat serangan para monster yang datang dari portal dimensi sebelumnya.
Saat Karina dan Aris sedang berada di dalam sebuah toko yang menjual barang-barang perlengkapan dapur, keduanya yang saat ini tengah serius mencari barang yang mereka perlukan untuk mengisi dapur markas kini di kejutkan oleh keributan yang terjadi di luar sana.
Selain itu, keduanya kini juga secerah serentak menerima pesan pemberitahuan dari kantor asosiasi pemburu monster cabang ke lima.
Melihat isi pemberitahuan itu, kini Aris dan Karina pun langsung bisa menduga apa yang sedang terjadi di luar sana karena saat ini terjadi keributan di luar toko itu.
"Serangan monster?... Apa jangan-jangan ada monster yang berhasil lolos dari portal yang di jaga ketat oleh para pemburu monster di wilayah ini?" Ucap Karina.
"Entahlah!... Yang jelasnya sekarang kita harus pergi dan memeriksa situasi di luar sana!" Ucap Aris menanggapi.
Karina hanya mengangguk sekali dan segera setelah itu keduanya pun segera berlari keluar dari toko itu di sertai oleh para pengunjung lainnya yang juga berlarian keluar dari toko.
Sementara itu, di luar kini sudah terlihat ada begitu banyak warga sekitar yang berlalu-lalang dan berlarian mencari tempat aman untuk berlindung.
Tampak pula beberapa pemburu monster lainnya kini sudah membantu warga untuk melakukan evakuasi dari serangan para monster yang terus berdatangan itu.
Begitu Karina dan Aris keluar dari pintu toko, tiba-tiba kira-kira di jarak 200 meter dari toko itu terjadi ledakan yang cukup dahsyat yang menghasilkan asap tebal serta hentakkan energi dan angin di udara.
Semua orang terkejut dan para warga langsung berteriak ketakutan.
Melihat hal itu, Karina dan Aris pun segera mengambil tindakan untuk membantu evakuasi masyarakat.
"Sepertinya para monster menyerang dari arah sana!... Segera bawa para masyarakat ini ke tempat evakuasi khusus!" Ucap Aris.
Di kota ini terdapat beberapa tempat khusus untuk menampung masyarakat saat terjadi pertarungan ataupun penyerangan dari para monster yang berdatangan.
Tempat khusus itu berbentuk setengah bola dengan luas yang bisa menampung hingga ribuan orang di dalamnya. Selain itu, dinding setengah bola itu memiliki ketahanan yang luar biasa dan sangat kuat, jadi bisa di pastikan tempat itu bisa mengurangi dampak dari serangan monster dan karena tempat itu juga memiliki sistem perisai otomatis, jadi perisai pun akan muncul ketika ada monster yang hendak menyerang tempat tersebut.
__ADS_1
Barangkali ada yang minat baca karya lainnya bisa cek di profil author ya...