Pemburu Monster Dari Dunia Lain

Pemburu Monster Dari Dunia Lain
Mencari Cara


__ADS_3

Saat ini Anton telah berhasil memperoleh sebuah sayap api yang merupakan benda pusaka dari monster kelelawar sebelumnya.


"Bentuk dari sayap itu seharusnya mirip dengan yang di miliki oleh monster setengah kelelawar itu, tapi tidak ku sangka saat berada di tubuh tuan Anton sayap itu mengalami perubahan yang sangat besar dan bahkan memiliki kelebihan yang lebih besar dari yang di dapatkan oleh monster Sebelumnya!" Ucap Angkura saat memperhatikan Anton yang sedang terbang bebas di udara saat ini.


"Hahaha!... Ini benar-benar luar biasa!" Ucap Anton.


Setelah sejenak Anton menikmati penerbangan pertamanya menggunakan sayap api yang sangat elegan itu, kini Anton pun teringat akan janjinya pada Karina untuk mengantar Karina ke markas.


"Oh iya, aku hampir lupa kalau aku ada janji sama Karina!" Pikir Anton.


Sebelum Anton berangkat ke tempat Karina, kini Anton pun mengembalikan Angkura ke dalam lingkaran energi miliknya.


Lingkaran energi tempat Anton memasukkan Angkura adalah sebuah dimensi ruang dan waktu yang bisa Anton munculkan di mana saja dan kapan saja ia mau.


Setelah Angkura telah masuk ke dalam.lunfjaran energi yang baru saja Anton buat itu, kini Anton pun segera melesat cepat ke tempat Karina saat ini.


Namun saat ini ia masih belum mau menunjukkan sayap apinya yang sangat menawan itu karena ia ingin membuat semua anggota kelompok lainnya terkejut saat waktunya sudah tiba.


Anton pun kini hanya terbang menggunakan pedang yang sebelumnya ia gunakan biasanya.


Di perjalanan, Anton pun sempat mengobrol dengan Angkura mengenai apa yang di alami oleh Karina saat ini, terutama tentang kepekaan Karina terhadap energi Saga milik-nya.


Selain itu, Anton juga sudah menjelaskan tentang dunia ini dan tentang para pemburu monster yang menggunakan kekuatan dari energi gelap yang di tempat asal Anton di sebut sebagai energi Nosa.


Dengan informasi itu, kini Angkura pun bisa mengikuti cerita Anton dengan baik dan bisa memberi tanggapan yang bagus pada cerita-cerita yang di alami oleh Anton selama di bumi.


"Hei Angkura, bagaimana menurutmu, apa tidak ada cara untuk menghilangkan perasaan gelisah seperti itu dari Karina?" Tanya Anton pada Angkura melalui perantara telepati.

__ADS_1


"Entahlah... Namun aku tahu satu cara yang bisa saja kau lakukan untuk menghilangkan hal itu." Ucap Angkura Penuh makna.


Lanjutnya, "Aku yakin anda juga mengetahui apa yang saya maksud bukan?"


Mendengar perkataan itu, Anton pun kini hanya bisa menghela nafas dan membenarkan perkataan Angkura barusan karena ia juga mengerti apa yang sedang di maksud oleh Angkura.


"Memang benar sih!... Satu-satunya cara yang terpikir saat ini hanyalah mengubahnya menjadi seekor peliharaan sama sepertimu... Tapi dia itu manusia, rasanya sangat tidak pantas hal itu di lakukan pada seorang manusia." Ucap Anton yang masih memiliki hati nurani.


"Hahaha... Tentu saja!... Oleh karena itu, sebaiknya anda tak perlu terlalu memikirkan rasa gelisah yang di alami gadis itu terhadapmu... Lagi pula aku yakin, jika gadis itu sudah terbiasa dengan-mu, maka dia pasti bisa dengan mudahnya mengatasi kegelisahan seperti itu." Ucap Angkura.


"Yah... sepertinya apa yang kau katakan itu memang benar... Lagi pula akhir-akhir ini dia tidak terlihat seperti pertama kali bertemu denganku dulu... Sekarang ia sudah bisa sedikit lebih tenang saat bersamaku." Ucap Anton.


"Apa anda menyukai gadis itu?" tanya Angkura tiba-tiba dan membuat Anton tersentak mendengarnya.


"Cinta?... Ku rasa kau salah mengartikan Angkura." Ucap Anton yang kemudian kembali mempercepat lesatannya.


Saat Anton sedang melesat cepat di udara, Anton tiba-tiba di kejutkan oleh hawa keberadaan monster yang ada di sekitar hutan yang ia lalui saat ini.


"Apa-apaan ini?!" Ucap Anton dalam hati dengan ekspresi terbelalak karena saat ini ia merasakan keberadaan monster dalam jumlah yang sangat banyak berada di sekitar hutan yang seharusnya sudah tidak berisikan banyak monster lagi.


"Tempat ini!" Ucap Anton lagi sambil turun dan mendarat ke salah satu dahan pohon.


"Ini adalah wilayah yang sudah ku bersihkan sebelumnya dan malah di ambil nama oleh orang lain!" Ucap Anton dalam hati.


Lalu Anton kembali mencoba memastikan apa yang samar-samar ia rasakan saat berada di udara Sebelumnya.


"Sebaiknya aku melakukan pendeteksian di wilayah ini!" Ucap Anton yang kemudian langsung menggunakan jurus pendeteksian miliknya.

__ADS_1


Begitu Anton melakukan deteksi, Anton pun akhirnya kembali terkejut karena benar saja di hutan yang sudah ia bersihkan dari para monster sebelumnya kini kembali di penuhi oleh monster-monster yang bahkan sudah berada di level 100 hingga level 160.


"Tchi... di sini sudah terisi monster yang kekuatannya lebih tinggi lagi?... Padahal saat aku menghabisi monster di sini, semua monsternya hanya berada di tingkat veteran level awal atau bisa di bilang setara dengan level 100 ke bawah... Tapi kali ini ada banyak monster di sini dan level mereka berada di level 100 ke atas!... Apa jangan-jangan monster-monster itu mulai keluar lagi dari portal yang ada di hutan ini?!" Pikir Anton.


Anton berkata benar mengenai monster yang keluar dari portal dimensi itu.


Namun itu bukan lah portal lama yang pernah Anton lihat sebelumnya karena para monster yang berada di level 100 hingga 160 ini datang dari dua portal baru yang muncul secara bersamaan dengan portal dimensi yang sebelumnya membuat Anton terkejut saat ia berubah menjadi Zero di sebuah lahan milik warga pedesaan.


Setelah Anton memastikan keberadaan monster itu, Anton pun kini juga bisa merasakan adanya pergerakan yang cukup aneh dari energi gelap yang ia rasakan.


"Tunggu dulu?... Apa jangan-jangan sudah ada pemburu monster juga di tempat ini?... Apa mungkin yang ku rasakan barusan itu hanyalah jumlah dari pemburu monster yang ada?" Pikir Anton saat merasakan adanya gerak-gerik yang aneh dari pengguna energi gelap yang ia rasakan saat ini.


Lalu Anton pun mencoba memastikan hal itu.


Karena ia merasa sepertinya pengguna energi gelap ini seperti sedang lari dari sesuatu dan bahkan ada yang di kejar-kejar oleh pengguna energi gelap lainnya.


Begitu Anton tiba di satu tempat yang ada di hutan itu, Anton pun melihat ada beberapa pekerja pembuka lahan di sana yang sedang di evakuasi oleh para pemburu monster.


Tampak para pekerja itu sangat banyak dan jika di lihat dari skala pekerjaan yang sedang berlangsung saat ini, sepertinya mereka sedang mencoba membangun sebuah tembok besar di tempat ini, yakni tembok yang sama dengan yang ada di tembok-tembok lainnya dari kota awal hingga tembok wilayah ke enam.


"Jangan-jangan kerajaan susah mengirimkan instruksi pembangunan ke tempat ini tapi melalui nama orang lain sehingga aku tak mengetahui hal ini?" Pikir Anton saat melihat semua itu.


Memang benar, setelah beberapa hari yang lalu tempat ini menjadi perdebatan dan banyak yang bilang bahwa Zero/Anton hanya menumpang nama saja dan tidak benar-benar mengikuti perburuan dengan benar di tempat ini, saat itu kerajaan sudah memberi perintah pembangunan ke wilayah ini dan yang menjadi penanggung jawabnya adalah seseorang yang berasal dari keluarga yang cukup berpengaruh di salah satu kota wilayah tembok ke empat.


Orang itu juga merupakan orang yang sudah di atur oleh para pemimpin cabang yang memiliki rasa tak senang pada tindakan Zero.


Barangkali ada yang minat baca karya lainnya bisa cek di profil author ya...

__ADS_1



__ADS_2