Pemburu Monster Dari Dunia Lain

Pemburu Monster Dari Dunia Lain
Mengumpulkan Anggota


__ADS_3

Saat ini Anton dan Aris telah selesai berburu monster.


Keduanya kini kembali ke rumah masing-masing dan saat mereka sudah berada di kota dan menemui persimpangan, kini keduanya pun berpisah karena jalan mereka berbeda.


"Baiklah, sepertinya kita akan berpisah di sini." Ucap Anton.


"Begitu ya." Balas Aris.


Setelah itu Anton pun belok di persimpangan itu, sementara Aris terus lurus ke depan karena arah rumahnya masih jauh ke depan.


Kediaman Aris berada di wilayah tembok ke empat, dan untuk pergi ke kota yang ada di wilayah tembok ke empat itu Aris harus pergi ke sebuah stasiun tempat kendaraan umum yang bisa di gunakan untuk melakukan perjalanan antar tembok.


*******


Tak terasa kini malam telah berlalu. pagi ini Anton tampak sudah bangun dan hendak melakukan aktivitasnya hari ini.


Namun sebelum melakukan aktivitas-nya, ia kini mencoba mendatangi Karina karena kemarin Anton sempat melihat nama dan profil akun Karina dalam daftar yang di berikan oleh tuan Hiruzwen padanya.


Begitu Anton hendak berjalan ke rumah Karina yang berada di sebelah rumahnya, kini Anton mendapatkan sebuah kiriman pesan dari tuan Hiruzwen.


Anton kemudian membuka layar virtual yang ada di depannya dan membaca isi pesan yang di kirimkan oleh tuan Hiruzwen padanya.


"Ehh... Apa ada sesuatu yang sangat penting sampai-sampai aku harus segera datang ke asosiasi pusat saat ini?" pikir Anton bertanya-tanya.


Lalu Anton pun menoleh ke arah rumah Karina yang ada di sebelah rumahnya.


"Mungkin sebaiknya aku ke rumah Karina dulu untuk membicarakan soal tujuanku dan mengajaknya untuk iku dalam kelompok yang ingin ku buat saat ini." Ucap Anton dalam hati.


Saat ini Anton masih belum menggunakan mode penyamarannya sebagai seorang Zero.


Lalu Anton pun langsung beranjak dari rumahnya dan langsung pergi ke rumah Karina.


Namun begitu Anton tiba di depan rumah Karina, Anton merasa kalau rumah itu agak sepi, dan ia pun menekan bel rumah Karina yang ada di depan pintu.

__ADS_1


Namun sudah beberapa kali Anton menekan bel rumah itu masih saja tak ada respon dari dalam rumah.


"Apa dia tak ada di rumah ya?" pikir Anton bertanya-tanya.


Lalu Anton pun langsung menggunakan sebuah jurus pendeteksian miliknya.


Jurus ini membuat Anton bisa merasakan keberadaan seseorang yang memiliki energi tertentu di dalam tubuhnya.


Bisa di bilang jurus ini bisa membuat Anton bisa mengetahui keberadaan para pemburu monster lainnya ataupun bahkan orang-orang yang punya energi misterius sama seperti dirinya.


Namun sejauh ini Anton belum pernah merasakan keberadaan orang dengan energi misterius yang sama dengan Anton, rata-rata yang ia temui hanyalah orang-orang dengan energi gelap di tubuhnya.


Saat Anton menggunakan jurus pendeteksi miliknya itu, kini Anton pun bisa mengetahui bahwa Karina ternyata tidak ada di rumah, hal itu karena ia sama sekali tak bisa mendeteksi keberadaan energi gelap di dalam rumah itu.


"Ternyata dia benar-benar sedang tidak di rumah." Pikir Anton.


"Hah... Kalau begini mungkin sebaiknya aku segera pergi ke asosiasi pusat saja untuk saat ini... Lagi pula tuan Hiruzwen memintaku untuk segera datang, mungkin saja ada sesuatu yang penting yang harus ia bicarakan dengan ku!" pikirnya lagi.


Setelah berpikir seperti itu, kini Anton pun pergi dari rumahnya, namun ia tidak langsung ke kantor asosiasi pusat.


Ia pergi ke hutan itu hanya untuk berganti identitas dari Anton ke Zero.


Setelah berganti identitas di hutan yang sunyi itu, kini Anton pun segera memunculkan pedang besar di udara.


Kemudian Anton segera melompat ke atas pedang itu dan kemudian ia mendaratkan kakinya ke atas pedang besar itu.


Sesudah itu Anton pun segera melesat menjauh dari hutan dan langsung pergi ke asosiasi pusat sebagai sosok Zero.


Setelah beberapa lama Anton di perjalanan, kini Anton pun tiba di kantor asosiasi pusat.


Namun kali ini Anton tidak lagi mendarat di tanah, ia kini mendarat di atap gedung kantor asosiasi pusat pemburu monster itu.


Sesudah itu Anton pun beranjak turun dari atap gedung bertingkat itu melalui sebuah tangga yang ada di atap itu.

__ADS_1


Begitu Anton tiba di depan pintu ruangan tuan Hiruzwen, kini Anton pun langsung mengetuk pintu.


"Permisi... Apa anda memanggilku?" Tanya Anton dari balik pintu.


Sementara itu, tuan Hiruzwen yang sudah kenal baik dengan suara Anton kini mengetahui bahwa orang yang datang itu adalah Anton.


"Ya... Masuklah!" Ucap tuan Hiruzwen mempersilahkan Anton untuk masuk ke ruangan tersebut.


Mendengar suara tuan Hiruzwen yang mempersilahkan ia masuk, kini Anton pun segera membuka pintu itu dan masuk ke ruangan tuan Hiruzwen.


Begitu Anton masuk ke ruangan itu, Anton jadi sedikit kebingungan saat melihat ada beberapa orang lainnya di ruangan tersebut.


Tampak di ruangan itu terdapat tujuh orang pemburu monster yang sedang berkumpul, dan dari mereka bertujuh tampak di antara mereka ada Karina dan Aris yang juga bersama-sama dengan lima orang lainnya.


"Ehh??... Bukankah mereka semua ini ada di dalam daftar yang tuan Hiruzwen berikan padaku kemarin?" Pikir Anton saat melihat mereka satu persatu.


"Akhirnya kau datang juga." Ucap tuan Hiruzwen sambil berdiri dari duduknya dan mencoba menyambut kedatangan Anton di ruangannya itu


"Duduklah!" Ucap tuan Hiruzwen sambil menunjukkan sofa pada Anton.


Anton pun kini duduk tepat bersebelahan dengan Karina yang juga duduk di sofa itu.


"Ada apa ramai-ramai di sini?" Tanya Anton.


"Mereka semua adalah orang-orang yang ku rekomendasikan untuk bergabung dengan kelompok yang akan kau bentuk itu." Ucap tuan Hiruzwen mencoba memberitahukan Anton situasi saat ini.


"Begitu ya, tapi kenapa jumlahnya lebih sedikit dari yang ada di daftar yang kau berikan padaku sebelumnya?" Tanya Anton.


"Itu karena tidak semua setuju dengan tujuan yang kau miliki saat ini." Sela Aris memberitahukan alasan yang lainnya yang tidak mau ikut dalam kelompok yang akan di bentuk oleh Anton.


"Begitu ya." Balas Anton.


"Sebelumnya aku sudah mengirimkan pesan baru pada mereka semua dan menjelaskan tentang tujuan dari kelompok yang kau bentuk itu... Dalam pesan yang ku kirimkan itu aku juga memberi mereka undangan untuk datang ke tempat ini jika mereka memiliki pemikiran dan tujuan yang sama dengan tujuan dari kelompok yang akan kau bentuk itu." Jelas tuan Hiruzwen.

__ADS_1


"Begitu ya... Itu artinya kalian semua yang ada di sini semuanya sudah tahu seperti apa tujuan kelompok yang akan ku buat?" Ucap Anton memastikan.


"Ya, kami sudah mengetahuinya, oleh karena itu kami mau menerima undangan dari tuan Hiruzwen." Timpal salah satu dari mereka.


__ADS_2