
Saat ini, Anton yang sudah berhasil mengalahkan banyak monster di kota Gomu kini memutuskan untuk berpindah tempat dari kota Gomu ke sebuah lahan perkebunan milik warga yakni tempat dari sumber kemunculan para monster yang menyerang saat ini.
Setelah membuat keputusan untuk pergi ke tempat kemunculan portal yang menjadi pintu bagi para monster itu, kini Anton pun segera memunculkan pedang-nya. Ia kemudian melompat ke atas pedang itu dan begitu kakinya mendarat di permukaan pedang, ia pun langsung melesat dengan sangat cepat ke tempat yang menjadi tujuannya saat ini.
Tak butuh waktu lama, kini Anton pun sudah bisa melihat portal yang ada di atas perkebunan itu, dan tampak dari dalam portal itu masih ada monster yang keluar satu persatu dengan jeda yang tidak terlalu lama.
"Tchi... Para monster itu terus berdatangan dari dalam portal dimensi!" Ucap Anton sambil mendecakkan lidahnya.
Lalu Anton pun segera menembakkan puluhan pedang petir dan pedang api ke arah monster-monster itu secara tiba-tiba.
SET
Seketika pedang-pedang milik Anton itu pun langsung melesat dan menusuk setiap monster yang muncul dari portal tersebut.
Monster-monster yang baru keluar dari portal itu tentunya tidak menyangka bahwa mereka akan di sambut dengan serangan dari luar portal.
Hal itulah yang membuat para monster tidak sempat menyiapkan pertahanan terkuat mereka agar serangan tidak dapat menembus kulit mereka.
Dengan demikian, serangan dari pedang milik Anton pun berhasil menembus tubuh para monster itu.
Tampak beberapa pedang tertancap di tubuh para monster yang keluar dari portal itu, bahakan beberapa monster lainnya tampak tertusuk di bagian kepala sehingga monster itu langsung mati bahkan sebelum jatuh menghantam tanah.
Namun, karena jumlah monster yang bermunculan dari portal itu tampak sangat banyak karena para monster itu masih belum berhenti keluar dari portal, kini Anton pun kembali memunculkan puluhan pedang petir dan pedang angin di udara.
Setelah itu ia menggerakkan kedua telapak tangannya serta jari-jari tangannya dengan beberapa variasi gerakkan seperti sedang menyiapkan sebuah jurus tertentu.
Setelah itu Anton pun langsung menyatukan kedua telapak tangannya dengan satu hentakkan, dan bersamaan dengan itu energi yang ada di tangan Anton pun menghasilkan ledakan kecil yang langsung menyebarkan gelombang udara yang tidak kuat ke segala arah.
Di saat kedua telapak tangan Anton bersatu, kini puluhan pedang petir dan angin itu pun ikut menyatu.
__ADS_1
Tampak kedua pedang berubah menjadi seperti sebuah asap dengan dua warna yang berbeda, yakni warna biru dari pedang petir dan warna putih kebiruan yang berasal dari pedang angin.
Lalu kedua asap itu pun menyatu dan membentuk pedang yang baru yang merupakan gabungan dari kedua jenis pedang elemen itu.
Hasilnya, kini puluhan pedang petir angin pun berhasil di buat.
Setelah pedang itu selesai di siapkan, kini Anton pun langsung menggerakkan tangan kanannya ke depan dengan posisi telapak tangan terbuka.
Lalu Anton pun segera menembakkan pedang petir angin itu satu persatu ke arah monster yang baru saja keluar dari portal itu, yakni monster yang bahkan belum menyentuh tanah sedikitpun.
Alhasil, setiap kali monster muncul dari portal itu, maka Anton pun segera menembakkan pedang petir angin miliknya dan membuat pedang tersebut tertancap di kepala para monster itu sehingga monster-monster itu langsung mati seketika.
Sementara itu, para monster lainnya yang saat ini berada di tanah kini menyadari keberadaan Anton yang terus menyerang rekan-rekan mereka yang baru muncul dari portal.
Alhasil, para monster yang berada di bawah tanah itu pun segera menyerang Anton menggunakan laser petir yang mereka semburkan dari mulut mereka.
Namun, setelah menghindari satu serangan itu, ternyata masih ada serangan laser petir lainnya yang juga datang dari para monster yang ada di tanah.
Serangan laser itu jumlahnya cukup banyak dan hal itu membuat Anton pun terpaksa harus bergerak kesana-kemari menggunakan pedangnya itu.
Namun meskipun harus bergerak kesana-kemari, Anton tampak tetap bisa menyerang para monster yang baru keluar dari portal itu menggunakan pedang-pedang petir angin yang sudah ia siapkan sebelumnya.
Dengan gerakan terbang yang sangat lincah Anton terus menghindar serangan para monster tersebut.
Anton bahkan bergerak dengan cara berputar-putar di udara, dan sesekali ia menembakkan lagi pedang petir angin miliknya ke arah monster yang baru keluar dari portal tersebut.
Saat ini yang menjadi target utama Anton hanyalah monster yang baru keluar dari portal itu karena hanya merekalah yang tidak dalam keadaan siap tempur dan tidak dalam keadaan waspada.
Jadi dengan demikian, mereka pun bisa menjadi sasaran paling empuk bagi Anton dan itu akan menjadi serangan pembasmian yang lebih efektif bagi Anton.
__ADS_1
Sementara, tak lama kemudian, beberapa drone yang berasal dari kantor asosiasi pemburu monster cabang ke lima susah dekat dengan lokasi di mana portal itu berada.
Tampak tiga drone terbang dari tiga arah yang berbeda dan saat itu mereka melihat sosok Anton yang sedang menyerang para monster yang keluar dari portal itu.
Di sisi lain mereka juga melihat bahwa dari bawah yakni di daratan tampak para monster lainnya sedang mencoba menyerang Anton dengan serangan laser petir milik mereka.
"Aku sudah tiba di tempat portal dimensi itu!" Ucap ketiga staf yang sedang mengendalikan drone dengan kamera pengintai yang ada di drone tersebut.
Lalu mereka semua pun melihat apa yang sedang terekam oleh kamera pengintai mereka dan tampak sosok Anton sedang menyerang para monster itu.
"Bukankah itu Zero?" Tanya salah satu staf pekerja lainnya.
"Ya!... Itu Zero!... Ternyata dia sudah menemukan sumber masalah ini!... Dia juga bahkan sudah membunuh banyak monster yang keluar dari portal dimensi!"
"Benar!... Padahal semua monster ini berada di level 200 ke atas, tapi bisa dengan mudah ia kalahkan!"
"Hahaha... itu bukan karena Zero-nya yang kuat, Tapi karena monsternya yang masih belum siap bertempur, dan Zero memanfaatkan hal itu agar bisa membunuh para monster tersebut."
"Ehh?... Bukankah itu tindakan yang pecundang?"
"Bodoh!... Tidak ada yang peduli itu pecundang atau tidak!, karena tujuan dari apa yang di lakukan oleh Anton ini adalah sesuatu yang sudah benar!... Jika ia tak melakukan hal itu, maka jumlah monster yang berdatangan ke kota akan terus bertambah dan itu bisa memberikan banyak kerugian bagi seluruh infrastruktur yang ada di kota ini!" Ucap salah satu senior menegur para juniornya yang sedang berdebat itu.
"Ah... Benar juga... Sebaiknya tidak mementingkan ego di saat seperti ini!... Apa yang di lakukan oleh Zero memang sudah benar!... Dia telah membuat keputusan yang bijak."
"Kalau sudah sadar maka sebaiknya Pastikan semua monster yang ada di area itu sekarang juga dan segeralah kirim bantuan ke tempat itu agar monster-monster di sana bisa segera di atas dan tidak menimbulkan masalah yang lebih besar lagi ke kota-kota di sekitarnya!"
"Siap!"
Segera setelah itu mereka semua yang ada di ruangan itu pun kembali melakukan pekerjaan mereka masing-masing.
__ADS_1