Pemburu Monster Dari Dunia Lain

Pemburu Monster Dari Dunia Lain
Melawan Anggota Dilo Dan Sagio


__ADS_3

Saat ini Anton tengah menangkis serta mematahkan semua jurus yang di gunakan oleh Dilo dengan cara memadukan kekuatan petir miliknya serta gerakan silat yang ia pelajari dari sebuah buku kuno yang hingga saat ini banyak yang sudah tidak berminat mempelajarinya.


Sejauh ini, kemungkinan hanya Anton seorang-lah yang mempelajari tentang teknik beladiri silat itu. Hal itu bisa terjadi akibat meningkat-nya kemampuan para manusia saat ini, atau lebih tepatnya kemampuan para pemburu monster yang bisa di bilang sudah tak bisa di nalar lagi.


Oleh karena itu banyak pemburu monster serta orang-orang di dunia saat ini yang menganggap bahwa bela diri silat seperti itu hanyalah sesuatu yang buang-buang tenaga dan susah kuno.


'Sekarang era-nya energi gelap! Teknik beladiri kuno? Skip saja!'.


Begitulah pemikiran orang-orang saat ini sehingga teknik silat pun sudah hampir punah dari dunia ini.


Anton saat ini tampak dengan lincah dan bergerak dengan berbagai variasi gerakan yang terlihat indah namun mematikan.


Setiap Langkah dan gerakan yang di lakukan Anton tidak ada sama sekali gerakan yang sia-sia.


Setiap langkah, pukulan tinju, serta tendangan yang di kerahkan Anton untuk menghancurkan serta menghindari serangan api berbentuk melengkung itu dan setiap gerakan itu memiliki serangkaian gerakan lanjutan yang terus tersusun rapi.


Melihat hal itu, para anggota Dilo dan Sagio pun tampak kagum melihat gerakan yang di tunjukkan oleh Anton.


"He... Hebat sekali!"


"Gerakan macam apa itu?!"


"Gerakannya tampak sangat teratur dan tersusun seolah ia bisa menebak dan melihat masa depan sebelum bergerak!"


"Benar-benar luar biasa! Aku belum pernah melihat gerakan yang seperti itu sebelumnya!"


"Gerakannya tampak sangat indah namun juga sangat kuat! Tampak seperti sebuah tarian namun saat ia membawakannya terasa aura mematikan terpancar dari setiap gerakannya itu!"


Ucap para anggota Sagio dan Dilo yang memuji kemampuan Anton.


"Diam kalian semua!" Bentak Dilo sambil menoleh ke belakang.

__ADS_1


"Dari pada kalian berisik sendiri sebaiknya kalian bantu kami menyerang orang ini!" Sanggah Sagio dengan ekspresi kesal menatap para anggota-nya serta anggota Dilo yang ada di belakangnya.


Seketika itu juga, semua anggota kelompok Dilo dan Sagio pun diam dan kemudian langsung mengikuti perintah dari Sagio.


"Siap!" Ucap mereka serentak.


Kini para anggota Sagio dan Dilo pun mulai memunculkan senjata mereka masing-masing.


Ada yang memunculkan pedang, tombak, tongkat, belati, busur panah, sabit, dan lain-lain.


Sementara itu Anton yang saat ini berdiri cukup jauh dari mereka kini hanya menatap seluruh anggota kelompok itu dengan tatapan yang terlihat tenang seolah sudah siap untuk menghadapi mereka semua.


"Serang!!" Perintah Dilo sambil mengangkat tangan-nya ke atas.


Seketika itu juga, kini seluruh anggota kelompok itu langsung menyerang mengguna-kan serangan jarak jauh.


Mereka menyerang Anton yang sedang berada dalam gua mengguna-kan berbagai macam jenis serangan jarak jauh.


"Apa kalian pikir jumlah serangan ini bisa mengalah-kan ku?" ucap Anton yang kemudian langsung berlari menghampiri semua serangan jarak jauh yang melesat ke arah-nya.


Sambil berlari Anton melakukan serangan. Seperti tinju, dan beberapa variasi tendangan. Mulai dari tendangan sambil melompat, tendangan berputar di udara, tendangan sabit di sertai langkah kedua dengan tinju lurus yang setelah itu di sambung dengan gerakan memutar dan kemudian menyerang mengguna-kan siku tangan.


Anton terus bergerak maju sekali-pun serangan demi serangan terus berdatangan ke arah-nya.


"Orang ini benar-benar sangat merepot-kan!" Ucap salah satu anggota kelompok Dilo.


Baru saja berkata seperti itu, kini Anton telah berada sekitar 20 meter dari mereka.


Sesudah itu Anton pun langsung melompat ke udara dan kemudian turun ke arah para anggota kelompok itu.


"Hati-hati!!" Teriak Dilo memberi peringatan pada para anggota-nya dan anggota adik-nya, Sagio.

__ADS_1


Mendengar teriakan peringatan dari Dilo, kini beberapa orang yang tepat di arah-nya Anton akan mendarat kini langsung mengangkat pedang dan tombak mereka untuk menyerang Anton dan membuat Anton tertusuk oleh senjata mereka saat Anton akan mendarat nanti-nya.


Namun sayang-nya hal itu tidak akan terjadi karena sebelum Anton mendarat Anton langsung menghentak-kan tubuh-nya dan seketika perisai petir berbentuk seperti bola kini langsung terbentuk dan Anton kini berada di bagian dalam perisai berbentuk bola tersebut.


Melihat perisai itu kini para anggota kelompok itu langsung melompat dan menjauh dari tempat Anton akan mendarat karena mereka sadar bahwa mereka tidak akan bisa dengan mudah menghancur-kan perisai itu.


Kini Anton pun sudah mendarat di atas tanah dan diri-nya kini sudah berada di luar gua bersama dengan anggota kelompok Dilo dan Sagio.


"Kalian atasi orang itu dulu!" Ucap Dilo.


"Kami harus memasti-kan keadaan Karina terlebih dahulu!" Timpal Sagio.


Kini Dilo dan Sagio pun langsung masuk ke dalam gua dan mendekati Karina.


Sementara itu para anggota Dilo dan Sagio kini kembali memulai serangan mereka.


Namun karena kali ini Anton sudah berada tepat di depan mereka dan berada di tengah-tengah kerumunan mereka, akhir-nya mereka pun ragu untuk menggunakan serangan jarak jauh karena serangan itu berpotensi melukai rekan sendiri apa bila Anton bisa menghindari serangan tersebut.


Alhasil, kini para anggota kelompok Dilo dan Sagio pun langsung maju menyerang Anton mengguna-kan serangan jarak dekat.


"Ayo serang!!" Teriak salah satu dari anggota itu sambil mengangkat pedang-nya.


Seketika itu juga seluruh anggota Sagio dan Dilo pun langsung berteriak penuh semangat dan langsung menyerang secara bersamaan ke arah Anton.


Anton pun di keroyok oleh puluhan anggota kelompok Dilo dan Sagio itu.


Namun sekali-pun di keroyok seperti itu, Anton sama sekali tidak terlalu kesulitan menghadapi para kelompok tersebut.


Hanya dengan berbekal-kan kemampuan bela diri silat kini Anton bisa menangkis dan menyerang serta menghindari beberapa serangan fatal yang berpotensi mengenai bagian vital.


Namun hingga saat ini Anton masih belum memakai pedang atau pun senjata lain-nya yang seharus-nya bisa ia pakai. Akan tetapi, meski-pun diri-nya tidak menggunakan senjata seperti itu, ia tetap bisa melawan dan bahkan menghancur-kan beberapa senjata elemen milik para anggota kelompok Dilo dan Sagio.

__ADS_1


Setiap gerakan yang di tunjuk-kan oleh Anton saat ini semua-nya berhasil membuat para anggota kelompok itu kewalahan menghadapi Anton, apa lagi saat ini pergerakan Anton sangat lincah dan penuh dengan bermacam-macam variasi sehingga mereka semua pun jadi makin kesulitan menghadapi Anton.


__ADS_2