
Saat ini Anton yang baru bangun kini melihat Karina sedang menyiapkan beberapa tusuk sate yang akan mereka jadikan santapan untuk sarapan pagi ini.
Anton yang melihat hal itu kini langsung berdiri dari duduknya.
Lalu dengan segera ia memunculkan pedang petir miliknya dan setelah itu ia langsung mendekati pohon yang sebelumnya ia tebang semalam.
Ia melihat batang pohon yang berada paling bawah yang mendekati akar itu tampak cukup besar, lalu Anton pun langsung memotong bagian atas dari batang pohon yang masih tertancap di tanah itu hingga permukaannya menjadi sangat rata seolah sudah di poles menggunakan mesin.
Sesudah itu, Anton pun memotong bagian bawah dari batang pohon yang masih menancap itu, dan setelah memotongnya, kini Anton langsung mulai menggerakkan kedua tangannya untuk mengendalikan angin agar bisa mengangkat batang pohon itu.
Karina yang bingung melihat kegiatan Anton itu pun kini langsung bertanya pada Anton perihal apa yang sedang ia lakukan saat ini.
"Apa yang sedang kau buat sekarang?" Tanya Karina serius sambil membalik daging yang ia bakar.
"Aku sedang membuat meja dan kursi darurat!" Jawab Anton yang masih serius dengan aktivitasnya itu.
"Lah!... Padahal kan bisa di makan langsung di tusuknya saja! kenapa harus pakai meja?" Tanya Karina.
Mendengar ucapan Karina, kini Anton pun langsung menoleh ke arah Karina dengan ekspresi bertanya-tanya.
"Apa kau memberikan bumbu tertentu di daging yang kau sate itu?" Tanya Anton.
"Tidak... Soalnya kita di hutan sekarang, mau cari bumbu di mana?" Jawab Karina dengan santainya dan masih fokus dengan kegiatannya membakar sate itu.
"Kalau begitu ku harap kau tidak menertawai persiapan yang ku lakukan saat pergi berburu monster." Ucap Anton sambil mengibaskan tangannya dengan tenang di atas meja.
Seketika itu di atas meja buatan Anton itu pun muncul sebuah lingkaran energi dan dari lingkaran energi itu muncul beberapa bumbu dapur, seperti garam, bumbu bubuk yang lengkap, kecap, sambel, serta beberapa sayuran yang masih segar.
Anton saat ini memunculkan semua itu dari ruang penyimpanan miliknya.
Dengan kekuatannya saat ini, Anton bisa membuat ruang penyimpanan miliknya sendiri, dan ruang penyimpanan itu bisa di isi dengan apa saja, selama itu benda mati maka bisa di simpan di ruang penyimpanan tersebut.
__ADS_1
Ruang penyimpanan itu terbentuk dari energi misterius yang di miliki oleh Anton saat ini, dan semua jenis benda yang di simpan di ruang penyimpanan yang tercipta dari energi Saga ini bisa bertahan lama dan cukup awet hingga berminggu-minggu sekalipun.
Karina yang melihat berbagai bumbu muncul dari sebuah lingkaran energi milik Anton kini langsung terkejut.
"Ap... Apa yang barusan itu?" Tanya Karina dengan ekspresi penuh tanya karena dirinya sama sekali belum pernah melihat jurus seperti itu.
"Apa kau belum pernah melihat yang seperti ini?" Anton balik bertanya karena dirinya mengira bahwa teknik memunculkan ruang penyimpanan adalah hal lumrah yang di ketahui serta bisa di lakukan juga oleh para pengguna energi gelap.
Namun sepertinya pandangan Anton salah dan memang benar itu salah karena pada dasarnya para pengguna energi gelap saat ini sama sekali tak bisa dan tak tahu cara membuat ruang penyimpanan.
Tak ada satu pun jurus seperti itu yang bisa mereka miliki, karena pada dasarnya mereka semua hanya menirukan jurus yang di miliki oleh pemilik energi gelap itu sendiri.
Sebagai contoh, saat ini Karina yang merupakan pengguna elemen api bisa langsung menyesuaikan diri dengan kemampuan api yang ia dapatkan setelah melakukan modifikasi energi gelap.
Kejadian yang Karina alami serta yang di alami oleh para pengguna energi gelap sama seperti yang di alami oleh Anton, namun perbedaannya bukan dalam bentuk ingatan, melainkan dalam bentuk pengetahuan.
Saat seseorang berhasil melalui tahap modifikasi dan sudah menerima energi gelap tersebut, maka seketika itu juga mereka langsung memahami tentang kekuatan yang mereka milik saat ini.
Oleh karena itu, para pemburu monster itu bisa mengetahui dan memahami jurus-jurus apa saja yang bisa mereka gunakan.
Namun di luar semua itu, ada pula orang yang bisa membuat jurus baru! Namun orang-orang seperti itu bisa di bilang cukup jarang karena membuat jurus baru itu adalah sesuatu yang sulit.
"Aku tidak tahu dan benar-benar belum pernah melihat jurus yang kau gunakan itu." Jawab Karina setelah Anton bertanya sebelumnya.
"Begitu ya... Sejujurnya ini adalah jurus yang muncul begitu saja dalam ingatanku, jadi aku bisa langsung menggunakan-nya! Akan tetapi aku tak tahu apakah orang lain bisa menggunakannya atau tidak." Ucap Anton dengan jujur.
"Begitu ya." Balas Karina.
Karena Karina sedari tadi penasaran dengan apa yang Anton tunjukkan itu, kini tanpa sadar daging yang di bakar oleh Karina pun mulai hangus dan aroma daging hangus itu langsung di terbangkan angin sepoi-sepoi ke arah Anton.
"Hoi Karina..." Ucap Anton sambil menunjuk ke arah daging yang sedang di bakar oleh Karina.
__ADS_1
"Sepertinya itu mulai gosong deh." Ucap Anton.
"Oh iya benar juga!... Aduh maaf!" Ucap Karina yang langsung mengangkat daging yang ia sate itu.
Anton yang melihat hal itu kini hanya bisa menggelengkan kepalanya melihat tingkah Karina saat ini.
setelah itu Anton pun langsung menyiapkan kursi untuk mereka duduk saat ini.
Namun bagi Anton menyiapkan kursi itu tidaklah sulit karena ia hanya perlu memotong kursi panjang yang ia buat semalam menjadi empat bagian lalu ia meletakan dua kursi saling berhadapan di meja yang ia sudah buat sebelumnya.
"Nah sudah siap!" Ucap Anton sambil berkacak pinggang.
Tak lama setelah itu, kini Karina datang dan membawa sate itu.
Karena sebelumnya Anton sudah menyiapkan satu daun lebar yang bersih di atas meja kayu itu, kini Karina pun langsung meletakkan daging yang di satenya itu di atas daun lebar tersebut.
"Baiklah, silahkan di makan!" Ucap Karina mempersilahkan Anton untuk makan.
Anton pun tanpa pikir panjang langsung duduk dan makan.
Meludah Anton yang langsung makan, kini Karina juga duduk di kursi yang di buat Anton dan ia makan bersama dengan Anton.
"Ini daging apa Karina?" Tanya Anton basa-basi.
"Daging monster burung! Kebetulan ia datang dan mulai mengeluarkan suara kicauan berisiknya di sini, jadi aku pun berinisiatif untuk menjadikannya sebagai menu sarapan kita saat ini." Jawab Karina dengan santainya.
"Begitu ya." Balas Anton.
******
Di sebuah gua tempat Anton bertarung dengan Dilo dan Sagio semalam tampak Dilo dan para anggotanya kini sudah sadar dan mereka tampak sedang beristirahat dan memakan makanan instan yang menjadi bekal mereka saat ini.
__ADS_1
"Hei Dilo, tidakkah kau berpikir kalau zero itu adalah Anton?" Tanya Sagio dengan ekspresi penuh tanya.