Pendekar Naga Siluman

Pendekar Naga Siluman
Jaring Hati


__ADS_3

Li Xiao Feng melesat begitu luar biasa gesit sekali menuju ke sebuah lembah yang menjadi tempat pertama kali Li Xiao Feng berubah menjadi Vampir yang sebelumnya dirinya adalah Pangeran Muda Qin Shi Feng putra kandung Kaisar Qin Shi Huang.


Lembah yang di datangi oleh Li Xiao Feng adalah lembah hati tanpa perasaan yang melekat pada dunia fana. Ia memasukkan dirinya kedalam air yang tak dapat tersentuh dan menyentuh daging dan kulitnya.


" Tak ada perasaan merupakan melepaskan diriku dari segala keduniawian." Kata Li Xiao Feng yang duduk bersimpuh dengan kedua telapak tangan di taruh di kedua paha kakinya yang bersimpuh di air kolam tanpa perasaan.


Li Xiao Feng memejamkan kedua matanya untuk menyerap sejumlah energi alam semesta yang ada di lembah hati tanpa perasaan yang melekat pada dunia fana.


" Tubuh ku tak lagi bisa merasakan jiwa ku yang ingin terbebas dari penderitaan dunia." Kata Li Xiao Feng di dalam kalbunya.


Sementara, Li Xiao Feng memulihkan dirinya di lembah hati tanpa perasaan yang melekat pada dunia fana. Marilah kita tengok perjalanan Tian Xin yang akan melakukan misi menyelamatkan Deng Wu Ji di Kekaisaran Deng.


Kota Ma.


Tian Xin pada awal musim gugur akhirnya tiba di sebuah kota yang bertuliskan nama kota tersebut adalah Kota Ma. Kota ini termasuk kota yang ada di bagian utara dan berbatasan langsung dengan wilayah utara Kekaisaran Yu dan Kekaisaran Deng.


" Ramai sekali." Kata Tian Xin yang menuntun tali seekor kuda jantan warna putih di tangan kirinya.


" Jelas ramai karena kota ini adalah kota yang di kenal sebagai kota nya para pelancong dan juga pedagang kuda dari dan ke Kekaisaran Yu dan Kekaisaran Deng. " Kata Wen Baoning gadis cantik jelita yang menjadi teman seperjalanan Tian Xin.


" Mmm.." Gumam Tian Xin.


Tian Xin menuntun kuda jantan putihnya ke arah kedai di depan jalan mereka. Di sana , Tian Xin menambatkan tali kekang kudanya di halaman depan kedai. Lalu, Tian Xin memasuki kedai dan memesan beberapa jenis makanan dan minuman kepada pelayan kedai yang menyambutnya di pintu masuk kedai.


" Apakah kau tak mau mencicipi menu khas dari kota Ma ? " Tanya Wen Baoning tanpa sungkan telah duduk di kursi di depan Tian Xin.


" Tidak perlu." Jawab Tian Xin acuh tak acuh pada Wen Baoning sembari menuang teh ke cangkir teh dari teko yang sudah di siapkan pihak kedai itu di meja kedai.

__ADS_1


" Kau wajib mencicipi menu khas dari kota Ma agar kau tak pernah menyesal pernah datang ke kota satu ini." Kata Wen Baoning yang tangannya melambai kepada pelayan kedai yang segeralah datang kembali ke meja mereka.


" Ya , Nona .Ada ingin pesanan makanan apa ?" Tanya pelayan kedai itu ramah kepada Wen Baoning.


" Aku ingin memesan menu khas kota Ma yang sudah Aku dengar akan kelezatan daging kuda pilihan dan arak susu kambing yang mengiurkan lidah setiap orang yang pernah datang ke kota ini dan mencicipinya." Jawab Wen Baoning menaruh tiga keping uang perak di meja.


" Baiklah , Nona. Akan segera kami siapkan untuk Anda." Kata pelayan kedai begitu senang sekali mendapatkan uang yang sesuai dengan harga makanan yang di pesan Wen Baoning itu.


Pelayan kedai dengan langkah lebar -lebar pergi ke dapur untuk memenuhi pesanan Wen Baoning dan juga pesanan Tian Xin kepada juru masak di dapur kedai itu.


" Hei , coba kau lihat toko di depan kedai ini ?! " Kata Wen Baoning menowel lengan Tian Xin yang berada di atas meja.


" Apa ? " Tanya Tian Xin menarik cepat lengannya.


" Itu , ih belokkan wajah mu ke arah sana." Kata Wen Baoning mencibirkan mulutnya kepada Tian Xin yang menoleh ke arah yang di tunjuk bibir Wen Baoning.


" Iya..Benar sekali. Maukah Kau menemani ku ke sana untuk membeli beberapa pakaian baru dan bersih untuk ku di perjalanan ku ini." Kata Wen Baoning merangkapkan kedua tangannya dengan penuh permohonan dan harapan yang besar pada Tian Xin.


" Emm..Aku ini pria bukan wanita..! Aku tidak mau menemani mu. Kau pergi saja sendiri." Kata Tian Xin tak peduli kepada Wen Baoning seraya Tian Xin mengambil makanan yang sudah di antarkan pelayan kedai ke meja mereka.


" Aku tahu itu ! " Kata Wen Baoning dengan suara keras kepada Tian Xin karena gadis merasa sakit hati dengan penolakan tegas dan kasar Tian Xin terhadap perasaan hatinya kepada Tian Xin.


" Mulai detik ini , Aku tak kan pernah mengganggu mu lagi ! Kita ambil jalan masing -masing di sini..! " Kata Wen Baoning lagi sebelum meninggalkan Tian Xin di kedai.


Wen Baoning menunggangi kuda betina putih ke arah lain dari kota Ma dengan perasaan hatinya yang terluka karena Tian Xin sehingga gadis ini tak menyadari dirinya telah di amati secara diam -diam oleh sepasang mata tajam berwarna kelabu dari atas atap rumah mewah di bagian barat kota Ma.


" Gadis manusia ini memiliki sumsum tulang dan darah yang bersih dan murni yang berguna sekali untuk meningkatkan ilmu kesaktian ku." Kata pria bertubuh tinggi besar dengan bentuk tubuh mirip seekor kerbau.

__ADS_1


" Lu Ki Nan , ku perintahkan kau untuk bunuh gadis itu untukku." Kata seorang gadis buruk rupa yang membelai tanduk kerbau pria itu.


" Ya , Nona." Jawab Lu Ki Nan nama pria wajah kerbau itu kepada gadis buruk rupa yang bernama Phi Phi.


" Pergilah cepat dan bawa jasad gadis itu kepada ku." Kata Phi Phi dengan nada memerintah kepada Lu Ki Nan.


" Siap , Nona." Jawab Lu Ki Nan melesat luar biasa cepat sekali ke arah Wen Baoning yang berkuda putih menuju keluar kota Ma.


Whooshh..!!


Terpaan angin menerjang dari arah atas kepala Wen Baoning yang sama sekali tidak mengetahui adanya seseorang Siluman Kerbau menyerang dirinya.


Wuttzz...!!


Plang...!!


" Heiiits..!! " Pekik Lu Ki Nan yang terjatuh secara tiba -tiba ke tanah ketika pria wajah kerbau ini sudah melayangkan cengkeraman tangan kanan milikinya dengan tepat di atas kepala Wen Baoning.


" Selama ada diriku di dunia ini..Jangan pernah kau berharap bisa membunuh manusia sesuka hatimu...! " Terdengar suara berwibawa di depan Lu Ki Nan yang pandangan matanya nanar karena dirinya terbentur tanah.


Belum sempat Lu Ki Nan melihat siapa orang yang telah menggagalkan misinya untuk Nona majikan nya yang sangat di puja nya itu tahu -tahu sebuah tangan lain telah menampar pelipisnya hingga Ia pun tewas seketika itu juga.


Plakk..!!


Tian Xin menaburkan serbuk abu kremasi ke arah jasad Siluman Kerbau tingkat satu bumi bawah yang telah di bunuhnya sebelum siluman kerbau itu dapat membunuh Wen Baoning.


Bersambung..!!

__ADS_1


__ADS_2