
Dengan ilmu meringankan tubuh yang di milikinya Li Bing Han meluncur begitu cepat menuju ke atas puncak gunung Himalaya dengan mudah tanpa ada kesulitan sama sekali.
Brrr..!!
" Udara sejuk yang membeku sangatlah berguna untuk ku melatih ilmu salju yang akan menambah ilmu kepandaian ku." Kata Li Bing Han yang sudah tiba di puncak gunung Himalaya.
Udara dan gumpalan es abadi yang berada di atas puncak pegunungan Himalaya amatlah berguna bagi Li Bing Han selain dirinya mencari dan juga menemukan ulat bambu kristal ungu dan bunga salju abadi yang di butuhkannya untuk menolong Fan Ren Hao dan Fan Ren Cheng.
" Dimanakah aku dapat menemukan ulat bambu kristal ungu itu di dataran tertinggi ini? " Tanya Li Bing Han mengedarkan pandangan matanya yang sangat tajam ke seluruh penjuru wilayah gunung Himalaya.
Grrrrrrrrrrr...!!
Suara yang menggelegar dan mengguncang tanah es di pegunungan Himalaya. Li Bing Han segera menajamkan pandangan matanya dan dia kagum menemukan seekor hewan raksasa yang telah mendatanginya sambil membawakan bambu yang berwarna ungu kepadanya.
" Yeti , Apakabar mu ? Apakah ini ulat bambu kristal ungu yang kamu bawakan kepada ku itu ?" Tanya Li Bing Han ramah sekali kepada Yeti.
Yeti menggeram dan memberikan bambu itu pada Li Bing Han yang menerimanya dan mengintip di lubang bambu untuk melihat seekor ulat kecil dan berwarna ungu keperakan di dalam bambu itu.
" Bagus , terimakasih Yeti kau memang anak yang sangat baik , " Kata Li Bing Han melompat ke atas pundak Yeti dan mengecup lembut dahi hewan itu.
Hewan raksasa itu mengelus lembut Li Bing Han dengan hidungnya yang besar dan di lubangnya itu terlihat bulu -bulu hidung yang sangat lebat dan panjang -panjang.
" Bisakah kau mengantarkan ku ke tempat lain di daerah ini untuk aku dapat menemukan bunga salju abadi untuk pelengkap obat menyelamatkan nyawa kedua teman ku yang sedang sakit ?" Pinta Li Bing Han kepada Yeti.
Grrrrr..!!
Yeti menggeram seakan memahami ucapan Li Bing Han ,lalu membawa Li Bing Han melompati ribuan jurang yang membentang lebar di antara lembah pegunungan satu dengan lembah gunung himalaya lainnya.
Di atas puncak tertinggi di pegunungan Himalaya tampaklah sekumpulan bunga -bunga salju yang sangatlah langka dan menurut legenda yang telah di ketahui oleh Li Bing Han.
" Bahwa bunga -bunga salju abadi ini hanya bisa tumbuh seribu tahun sekali dan hanya di petik di tengah malam tepat di malam tanggal lima belas yang bertepatan dengan tanggal rembulan yang akan membulat indah di angkasa raya." Kata Li Bing Han meluncur turun ke kumpulan bunga -bunga salju abadi.
Udara yang semerbak nan harum serta lembut di serap oleh indra penciuman Li Bing Han yang amat halus dan tajam itu sehingga bersatu padu dengan kekuatan aroma surgawi di dalam raga Li Bing Han yang di miliki oleh Tian Xin.
" Cukup satu tangkai bunga salju abadi yang aku perlukan untuk kedua teman ku." Kata Li Bing Han memetik satu tangkai bunga salju abadi dari dua puluh ratus tangkai bunga salju abadi di sekitar puncak gunung Himalaya.
__ADS_1
Tetapi , seluruh bunga salju itu meluncur masuk ke tubuh Li Bing Han melalui napas Tian Xin yang menyerap energi aroma salju abadi yang dapat meningkatkan kekuatan energi es yang di miliki Li Bing Han.
Wesshhh..!!
" Aghhhh..!! " Teriak Li Bing Han terhenyak di atas rumput -rumput es karena energi kekuatan bunga salju abadi terhimpun di raga nya.
" Hawa dingin menjalari organ dalam tubuhku dan membekukan aliran nadi dan darah ku." Kata Li Bing Han pelan.
Anak itu cepat duduk bersila untuk menetralkan kekuatan baru yang memasuki tubuhnya dengan kekuatan energi lain yang di miliknya melalui ilmu tenaga dalam energi pulau cincin api dan ilmu tenaga dalam energi samudera tak terbatas .
Di saat Li Bing Han sedang berkonsentrasi pada penyatuan energi -energi hebat di tubuhnya. Tiba -tiba datanglah sejumlah orang berpakaian ala Pendekar asal Tibet mendatangi dirinya dengan membawa sejumlah tambur besar.
" Anak ajaib yang patut di miliki oleh Ketua kita di Markas Besar Sekte Beruang Salju Barat ." Kata salah satu sejumlah orang itu yang menatapi Li Bing Han dengan kekaguman.
" Betul sekali..Ayo kita bungkus saja anak itu." Kata seorang gadis muda berpakaian indah dan halus yang mengagumi kehalusan kulit di wajah Li Bing Han.
" Zi Bei , tolong kau jangan terlalu nafsu untuk kau menguasai bocah ajaib ini." Kata beberapa orang itu dengan suara berat kepada gadis Tibet yang di panggil Zi Bei.
" Aku yang pertama kali melihatnya datang ke sini ke puncak gunung Himalaya ini. Maka ,aku Zi Bei yang berhak untuk mendapatkannya." Kata Zi Bei menghalangi para anggota Sekte Beruang Salju Barat untuk mendekati Li Bing Han.
" Ya ! " Jawab Zi Bei tegas seraya mengeluarkan pedang dari tamburnya kepada pria kumis tebal di hadapannya itu.
" Baiklah..Kalau begitu kau harus merasakan ilmu tangan halilintar ku untuk kau dapat tahu dengan siapa kau berhadapan bocah perempuan liar dan tak tahu diri..!!" Bentak pria itu dengan beringas kepada Zi Bei.
Zi Bei melintangkan pedangnya di depan dadanya dengan sikap bersiap untuk menghadapi pria liar di hadapannya itu. Zi Bei tersenyum mengejek di bibir indahnya itu.
" Lao Rung , majulah kau jika kau menghalangiku untuk mendapatkan apa yang inginkan sekarang ini ,yakni bocah ajaib ini untuk ku sendiri." Kata Zi Bei menggerakkan pedangnya begitu indah dan lincah ke arah Lao Rung si pria kumis tebal yang menangkisnya dengan tamburnya.
Trang ,trang ,trang...!!
Percikan api yang memancar dari benturan antara pedang milik Zi Bei dan tambur milik Lao Rung .
Trang ,trang ,trang..!!
Keduanya sama -sama hebat sehingga mereka masing -masing mengeluarkan puluhan jurus ilmu kepandaian mereka untuk mengalahkan dan juga membunuh lawannya masing -masing.
__ADS_1
Para anak buah mereka menyaksikan pertarungan itu dengan hati tegang karena mereka sudah dua jam bertarung namun belum ada yang kalah dan menang.
Grrrr...!!
Suara geraman Yeti yang baru saja kembali dari mencari makan dan minum untuk Li Bing Han di sana telah mengejutkan mereka yang segera lari untuk menghindari serangan maut dari Yeti yang marah sekali terhadap mereka yang sudah berani mengganggu Li Bing Han.
" Celaka itu Yeti hewan legenda yang sangat buas dan ganas..!!Ayo sebaiknya kita pergi dari sini..!!"
Para anak buah Sekte Beruang Salju Barat berlari ketakutan terhadap Yeti yang menendang mereka dengan satu kali ayunan kaki raksasanya saja itu telah melemparkan mereka semua ke jurang dan tewaslah mereka tertusuk batu runcing gunung Himalaya.
Dukk..!!
" Hyaaaaa...!!"
Lao Rung dan Zi Bei seperti sepakat satu sama lain nya.Mereka melupakan pertarungan sengit di antara mereka dengan bekerjasama untuk hadapi Yeti secara mengeroyok hewan raksasa itu.
Tetapi , sehelai rumput yang entah darimana telah menancap di tenggorokan mereka dan tewaslah mereka dengan posisi ingin menyerang Yeti secara mengeroyok.
Wutt...!!
Jleb..!!
Jlebb..!!
" Yeti..!" Panggil Li Bing Han dengan ceria kepada Yeti.
" Han..Bagaimana keadaanmu dan apakah kamu sudah merasa lapar dan haus setelah melatih ilmu penyatuan alam langit dan bumi pegunungan ini di sini ?" Tanya Yeti dalam bahasa hewan kepada Li Bing Han.
" Lebih baik..Terimakasih ,Yeti. Iya ,aku sudah amat lapar dan haus sekali." Jawab Li Bing Han nada memelas kepada Yeti sembari memegangi perutnya sendiri.
Yeti tertawa ramah dan hangat kepada Li Bing Han ,lalu menaruh daging ayam hutan panggang di bungkus daun teratai dan sekantong air putih segar di pangkuan Li Bing Han.
" Wahhhh..Terimakasih Yeti kamu memang amat baik sekali kepadaku..!!" Seru Li Bing Han sangat senang mendapatkan makan dan minum enak itu dari Yeti.
Bersambung..!!
__ADS_1