Pendekar Naga Siluman

Pendekar Naga Siluman
Di Dua Tempat Yang Berbeda.


__ADS_3

Li Xiao Feng memusatkan pikirannya untuk dirinya dapat konsentrasi mengobati racun yang di alami oleh seorang pemuda remaja yang bernama Tang Ming Hung yang masih ada hubungan darah yang murni dengan Keluarga Kekaisaran Tang Agung di rumah kosong bercat merah mentereng di kota Bu An.


" Aku memerlukan pil bunga kehidupan untuk Aku bisa membantu pemuda ini cepat sadarkan diri dari pingsannya yang sangat lama." Ucap Li Xiao Feng usai menggunakan ilmu kesaktian untuk Li Xiao Feng dapat menyelamatkan nyawa Tang Ming Hung kepada Ching Mei Lan yang duduk di samping kanannya.


" Pil bunga kehidupan ? Seperti apakah bentuk pil bunga kehidupan dan ada di manakah pil bunga kehidupan itu berada , Guru Li ? " Tanya Ching Mei Lan yang menawarkan sepotong mantao kepada Li Xiao Feng untuk makan malam mereka di kota Bu An.


" Ya , seperti bunga teratai hanya warnanya agak keemasan di pinggir kelopak bunga itu sendiri dan bunga itu berada di atas puncak pegunungan Bu di daerah selatan luar Kota Bu An ini." Jawab Li Xiao Feng menolak secara halus makanan itu dari Ching Mei Lan yang mengangkat alisnya dengan heran.


" Aku bukan manusia biasa yang suka makan makanan manusia." Kata Li Xiao Feng menjawab keheranan hati Ching Mei Lan karena dirinya telah menolak kebaikan hati gadis itu yang menawarkan makanan kepadanya.


" Iya , Guru Li..Tak apalah.." Ujar Ching Mei Lan.


" Nona Ching ,bisakah kau bantu Aku untuk jaga baik -baik pemuda ini karena Aku harus pergi ke puncak pegunungan Bu untuk mengambilkannya pil bunga kehidupan di sana sampai Aku kembali ke rumah ini ? " Ucap Li Xiao Feng sungguh hati kepada Ching Mei Lan untuk memberikan bantuan kepadanya.


" Iya , Saya bisa membantu Anda Guru Li." Jawab Ching Mei Lan segera kepada Li Xiao Feng.


"Terimakasih Nona Ching..Baiklah sekarang Aku harus pergi ke puncak pegunungan Bu agar Aku bisa secepatnya kembali ke rumah ini dan Aku pun bisa memulihkan kondisi fisiknya." Kata Li Xiao Feng yang berkelebatan cepat dan lenyaplah pria abadi itu dari dekat Ching Mei Lan dan Tang Ming Hung di dalam ruangan rumah bercat merah mentereng di Kota Bu An.


Whoosshhh...!!


Sementara itu perjalanan Tian Xin menuju ke arah Kekaiaran Deng mendapatkan gangguan yang menghalangi perjalanan kembalinya pemuda itu ke Kekaisaran Deng dengan munculnya hujan air darah hitam yang turun dari langit di sebuah desa yang bernama Desa Yang.


Ssshhhh...!!


Wushh...!!


Tian Xin dengan sigap sekali membuka payung di atas kepalanya untuk melindungi dirinya dari air hujan darah hitam yang turun dari langit untuk perjalanannya kembali ke Kekaisaran Deng dapat hambatan.


Werr..!!

__ADS_1


Tian Xin memutar payung kertasnya dengan ilmu gelombang angin utara yang sangat hebat luar biasa sehingga air hujan darah hitam yang turun dari langit ke arah dirinya itu tertangkis dan jatuh ke arah yang berlainan.


Brushh...!!


Blaaar...!!


Darah hitam itu memunculkan sosok pria tampan berkulit merah sekali dan memiliki sisik yang amat tajam di sekujur tubuh pria tampan itu yang juga memancarkan sinar mata merah darah hitam dari sepasang matanya.


" Yang Mulia..Apakah Anda sudah melupakan diri hamba yang pernah menjadi hewan tunggangan Anda di langit ? " Tanya pria tampan itu dengan nada suaranya persis desisan ular di tanah pada Tian Xin.


" Kau siapakah dan apa maksudmu menghalangi perjalanan ku ini ? " Tanya balik Tian Xin kepada pria tampan itu dengan nada tajam sekali.


" Hamba adalah Wu Lei Naga Merah milik Anda." Jawab pemuda tampan itu dengan sinar merah di kedua matanya kepada Tian Xin.


" Wu Lei ? Tak mungkin ! Aku tahu Wu Lei tertawan di gunung Naga Hitam sesudah hewan spiritualku itu menyelamatkan ku saat pertama kalinya Aku terjebak di raga bayi manusia yang bernama Li Bing Han yang kini anak itu telah tiada di usia dua belas tahun. Uh , kau ini Siluman busuk darimana yang mencoba untuk mengelabuiku dengan dirimu mengaku sebagai hewan spiritualku , Wu Lei Sang Dewa Naga Api Alam Semesta." Kata Tian Xin.


Tian Xin dengan marah menggepalkan tinjunya di tangan kananya lalu di hempaskanlah tinjunya ke arah pria tampan itu dengan kekuatan yang amat hebat sekali.


Wuttt...!!


Buggh...!!


Pria tampan itu terjengkang ke tanah terkena tinju tangan kanan Tian Xin lalu berubahlah Ia menjadi seekor bison warna merah dengan bentuk yang amat besar sekali.


Buzz..!!


" Cih ternyata hanyalah seekor Siluman Bison Tua yang tak tahu diri berani menghinaku dan juga berani menghalangi jalanku..! " Hardik Tian Xin.


"Grrrr...!! " Geraman Bison Raksasa merah itu amat membahana di seluruh desa Yang. Bison itu kini melesat cepat untuk menerjang habis Tian Xin .

__ADS_1


Bheeetzz..!!


Tian Xin dengan amat lincah bergerak dari depan Bison Raksasa itu ke arah atas tubuh Bison merah itu lalu payung kertas milik Tian Xin menancap di atas punggung Bison Raksasa yang terbalik dan di angkat ke udara oleh Tian Xin.


Dan...


Blaarr ..!!


Meledaklah tubuh Siluman Bison Raksasa Merah itu oleh Tian Xin.


" Kakakk....!!" Terdengar jeritan suara wanita yang keluar dari dalam salah satu rumah penduduk dari desa Yang. Wanita itu menerjang Tian Xin dengan memunculkan kuku -kuku tajam sekali dan runcing untuk menyayat habis Tian Xin.


Wertttzz..!!


Tian Xin memiringkan tubuhnya sedikit dari kuku -kuku tajam sekali dan runcing dari tubuh wanita itu. Tian Xin menggunakan kipas lipatnya dengan gerakan menebas lalu tersayatlah tubuh wanita itu yang berubah menjadi seekor Bison muda di atas tanah.


Crakk..!!


Brukk!!


" Percikan air suci lenyapkanlah air hujan darah hitam dari langit untuk membersihkan seluruh desa Yang di dunia manusia...!" Ujar Tian Xin yang menggerakan kipas lipatnya ke arah langit di atas kepalanya.


Lalu..


Turunlah air hujan yang bersih dan bening sekali ke seluruh desa Yang dan menghidupkan kembali seluruh makhluk hidup yang ada di desa tersebut yang kini menjadi hidup kembali.


" Waahh , Kau hebat sekali orang muda tampan bisa menghidupkan kembali desa Yang dengan satu lambaian kipas lipatmu saja...!" Pujian yang di keluarkan oleh seorang gadis muda cantik yang duduk di bawah pohon bunga Yang kepada Tian Xin.


Bersambung...!!

__ADS_1


__ADS_2