Pendekar Naga Siluman

Pendekar Naga Siluman
Lahir Kembali...


__ADS_3

Tian Xin dan Wen Baoning yang terlempar dari lubang di Dunia Iblis Tingkat Sedang tidak pernah menyangka kalau mereka terjatuh ke lubang alam reinkarnasi menjadi seorang manusia kembali di bumi atau alam manusia.


" Hyaaa...!! " Pekik Tian Xin yang terperangkap di raga seorang bayi laki -laki di dalam rahim dari seorang wanita muda nan cantik jelita sekali dan manis sekali.Wanita itu sedang duduk di kursi di depan meja rias dengan tangannya tiada pernah berhenti mengelus-elus perut hamilnya yang amat besar hingga wanita itu hampir tak dapat berdiri dan berjalan dengan melihat ke bawah atau lantai di sebabkan perutnya yang besar itu.


" Yang Mulia Permaisuri Yehonala, sekarang Anda harus menerima kenyataan pahit di dalam hidup Anda di usia Anda yang baru menginjak usia dua puluh satu tahun dan di usia kehamilan keempat Anda ini.Anda harus melihat dengan kedua mata kepala Anda sendiri bahwa Yang Mulia Raja Ali Heshuo telah mengambil seorang gadis muda dari suku Miau sebagai Selir Agung nya yang baru dan Selir Agung itu kini sudah mengumumkan dirinya telah mengandung seorang anak dari Raja kita di seluruh Istana Kekaisaran Hui kita ini sampai Raja tak pernah berhenti memuja nya di hadapan para petinggi pemerintahan Kekaisaran Hui." Kata salah satu dari pelayan dari Ratu Yehonala yang tiada pernah berhenti menyisir rambut indahnya yang amat panjang dan wangi semerbak bunga -bunga di musim semi.


" Iya,A Lan.Aku sudah menyadari bahwa diriku di saat ini sedang berada di bawah ancaman besar yang bisa membuat kedudukan ku dan statusku sebagai Permaisuri Kekaisaran Hui dapat di gulingkan olehnya,jika aku untuk kali ini tidak bisa melahirkan seorang Pangeran Makhota bagi Raja besar kita yang sudah lama menginginkan anak laki -laki di hidupnya yang sudah berusia lanjut dan di desak oleh para petinggi Kekaisaran Hui di Balairung Utama Istana Kekaisaran Hui." Jawab Ratu Yehonala dengan senyuman getir di bibirnya yang merah menyala.


"Ya,Yang Mulia..Anda harus mencari solusi yang tepat untuk menyelamatkan diri Anda sebagai Permaisuri Agung di Kekaisaran Hui untuk kali ini jika Anda benar-benar kembali melahirkan bayi perempuan di kehamilan keempat Anda ini." Kata Kasim muda yang mengipasi Ratu Yehonala.


"Solusi apakah yang kamu sarankan untukku, Kasim Gu?" Tanya Ratu Yehonala menatap Kasim Gu dari cermin riasnya dengan senyumannya itu memastikan Sang Kasim memberikannya sebuah saran yang paling baik untuknya.

__ADS_1


"Menukar Burung Hong dengan Seekor Naga itu adalah saran Hamba,Yang Mulia Ratu."Jawab Sang Kasim Gu dengan kipasan yang sangatlah menyejukkan raga Sang Ratu tetapi meresahkan jiwa dan pikiran Sang Ratu.


"Ohhh...? Bagaimana kami bisa memberikan Aku sebuah saran yang melanggar hukum dan adat istiadat Kekaisaran kita?" Tanya Ratu Yehonala yang melirik tajam kepada Sang Kasim Gu yang segera bersujud hormat dengan kedua tangannya di silang di dadanya.


" Maafkan kelancangan mulut Hamba,Yang Mulia. Hamba pantas di hukum mati..!" Ucap Kasim Gu dengan wajah tertunduk dengan hormat kepada Ratu Yehonala.


" Sudahlah..Sebaiknya kamu pergi saja dari kamar ku ke tempat perkumpulan para kolega mu untuk memgumpulkan informasi yang paling akurat dan tepat untuk ku." Kata Sang Ratu dengan telapak tangannya memberi isyarat kepada Sang Kasim untuk keluar dari kamarnya.


" Baik..Yang Mulia..! Terimakasih atas kemurahan hati Anda..!" Sahut Kasim Gu yang segera mundur dari hadapan Sang Ratu.


"Leng Leng janganlah kau menangis untuk nasib buruk mu yang harus berkorbankan diri dan cinta mu untuk kebahagiaan rakyatmu yang menjadi tanggung jawab mu sebagai Putri Agung di Istana Suku Khitan " Kata -kata tersebut terngiang-ngiang di dalam ingatan gadis muda itu yang menatap seorang laki -laki muda perkasa yang tidur lelap di tempat tidur megah itu dengan tubuh terbuka.

__ADS_1


" Dia..Kaisar Ching Penguasa negeri ini..Aku harus mematuhinya usai Dia merenggut kehormatanku sebagai pembayaran upeti ku untuk kebahagiaan rakyatku." Kata Leng Leng nama gadis manis suku Khitan yang meringkuk di ujung tempat tidur yang sangat mewah itu dengan menangis pilu.


"Apa yang kamu tangiskan sesudah dirimu resmi menjadi Selir ku yang paling ku sayangi?" Tanya Kaisar Ching yang terbangun dari tidurnya itu di karenakan dirinya mendengar suara tangisan di sisi ujung kanan tempat tidur nya,dan Ia melihat gadis manis suku Khitan lah yang menangis itu.


"Tidak ada apa-apa,Yang Mulia.Hamba merasa bahagia karena Anda begitu lembut,bijaksana dan baik hati terhadap hamba.Itu saja tak ada hal lain dari tangisan hamba ini." Jawab Leng Leng yang menghapus air matanya dengan saputangan sutra halus miliknya sambil tersenyum manis kepada Kaisar Ching.


"Oh,kau sungguh menarik sekali Leng Leng selain kecantikan mu yang sangat langka ,kau juga amat hebat dengan keindahan tubuhmu yang tidak bisa di gantikan dengan sejumlah mutiara termahal di seluruh negeri ini.Kau terlalu berharga untuk Aku yang hanyalah seorang pria biasa saja yang ingin sekali mendapatkan cinta yang tulus dari gadis cantik sepertimu." Kata Kaisar Ching yang jemari halusnya menarik dagu gadis itu lalu mendekati wajahnya dengan wajah si gadis yang kemudian di ciumnya bibir halus gadis yang kini menjadi selir kesayangannya itu.


" Ekhem..Apa aku harus melihat mereka saling bercumbu mesra di hadapanku?" Tanya Li Xiao Feng yang berdiri di balik kelambu atau tirai di sekitar tempat tidur Kaisar Ching dengan terbersit perasaan tak nyaman.


"Anda masuk ke kamar orang tanpa permisi maka Anda harus terima resiko nya." Jawab Wu Song di luar kamar tidur Kaisar Ching begitu mereka tiba di kamar tidur Kaisar Ching dari pintu hutan pohon kaktus Iblis. Wu Song sudah lari lebih dahulu dari kamar tidur Kaisar Ching sebelum Wu Song harus menyaksikan hal yang sangat memalukan bagi Wu Song tetapi Li Xiao Feng dan Wu Lei terlambat untuk pergi dari kamar Kaisar Ching di karenakan keduanya tersungkur di lantai belakang tempat tidur Kaisar Ching dan pada saat mereka berdiri itulah mereka melihat hal -hal yang tak layak di lihat oleh mereka berdua yang menyusup dan juga melihat kehidupan pribadi orang lain.

__ADS_1


" Kita harus pergi dari sini ,segera..!" Pekik Wu Lei yang sepasang matanya masih belum dapat lihat apa-apa.Li Xiao Feng menyambarnya cepat sekali sebelum Wu Lei menubruk kedua orang yang saat itu sedang bermesraan lalu Li Xiao Feng mengajak Wu Lei keluar dari kamar Kaisar Ching melalui daun jendela kamar yang terbuka secara alami oleh Wu Song untuk menyelamatkan keduanya dari kesesatan pikiran mereka berdua.


Bersambung..!!


__ADS_2