
Li Xiao Feng memasang wajah kecut saat dirinya melihat sang gadis pujaan nya itu ketakutan dan jatuh pingsan usai melihat wajah aslinya tanpa di sadarinya telah menunjukkan wujud nya yang sebenarnya.
Semua itu di karenakan dirinya belum mendapat asupan gizinya yang tak lain darah ikan hiu yang sangat istimewa untuk dirinya tetap menjadi Li Xiao Feng yang tampan dan lembut bukan Li Xiao Feng yang liar dan ganas.
"Ahh..Aku harus pergi ke tengah lautan untuk ku mendapatkan vitamin ku lagi." Kata Li Xiao Feng yang melesat keluar dari jendela kamar Putri Shiu Chiu.
Brrr...!!
**********
Di sisi lain di Kekaisaran Hui.
Permaisuri Yehonala telah melahirkan seorang bayi laki -laki yang sangat tampan luar biasa dan memiliki aroma wewangian yang begitu asri dan menyegarkan setiap orang yang mengunjungi nya sampai Kaisar Hui begitu memuja putranya yang baru lahir itu.
"Wangi bunga anggrek dan daun cendana yang menjadi satu kesatuan yang tiada tara bagi bayi laki -laki pertama ku ini..! Ah, Yehonala terima kasih kau telah memberikanku seorang putra pertama ku yang sangat sempurna ini..!" Puji Kaisar Hui sambil menggendong bayi laki -laki itu yang di berinama Wei Er Hao
"Sama -sama Paduka, hamba pun merasa amat senang dan bermanfaat bagi Anda dan Keluarga besar Kekaisaran Hui dengan kelahiran Wei Da Xin putra pertama kita berdua ini..!" Kata Sang Permaisuri Yehonala dengan senyuman yang amat menawan sekali kepada Kaisar Hu yang memberinya kecupan manis di bibirnya yang indah.
__ADS_1
Kelahiran putra pertama Kaisar Hui di sambut meriah oleh seluruh rakyat di Kekaisaran Hui dan menjadi pujaan seluruh masyarakat Kekaisaran Hui dengan keistimewaan yang dimiliki oleh Sang Pangeran Kecil mereka.
Kebahagiaan Kekaisaran Hui bertambah dengan kelahiran putra kedua Kaisar Hui yang berasal dari Selir Zi yang di berinama Wei Da Kun yang semakin membanggakan kehebatan dan juga kejayaan yang dimiliki oleh Sang Kaisar Hui.
" Hahahaha tahun ini merupakan tahun yang amat penuh berkah besar bagiku..Aku Ali Heshuo memperoleh dua orang putra sekaligus secara berturut-turut...! Hahahaha..!" Suara Sang Kaisar Hui menggelegar dengan kebahagiaan di milikinya itu.
Di sebuah Kediaman yang bertuliskan 'Rumah Keluarga Xia ". Terdengar suara tangisan bayi yang baru saja di lahirkan oleh seorang wanita muda di sebuah kamar yang tertutup rapat dan di dalam sana hanya terdapat seorang pria muda dan seorang wanita separuh baya yang merupakan seorang tabib wanita yang bertugas untuk membantu proses wanita itu melahirkan dengan aman.
"Bibi Chu, apa jenis kelamin bayi yang telah aku lahirkan itu? " Tanya wanita muda itu yang dahi nya penuh keringat.
" Perempuan, Nyonya Muda." Jawab Bibi Chu nada tegang kepada Nyonya Muda itu.
"Cara apa yang menurutmu yang paling tepat untuk masa depan kita di mata Kaisar Hui yang menjadi suamiku..? Ah asalkan kamu tahu Kak Yang. Aku baru pertama kali melahirkan seorang putri untuk diriku sendiri, jadi tak mungkin Aku bisa merelakan diriku untuk melakukan cara di otak mu itu." Kata Xia Li Li dengan suara lemah namun wajahnya itu begitu tegas sekali kepada Kakaknya yang bernama Xia Yang.
"Hmm..Seterah kau sajalah..! Aku sudah cukup memberikan mu saran untuk kebaikanmu dan putrimu itu." Kata Xia Yang masam kepada adik perempuannya yang di nilai sangatlah bodoh.
"Nyonya Muda Xia, ada laporan dari Istana..! " Kata seorang pelayan muda dari balik tirai di sekitar ranjang Sang Nyonya Muda.
__ADS_1
"Ada laporan apakah dari Istana, Amei ?" Tanya Nyonya Muda Xia yang menyusui bayinya itu di pelukannya untuk pertama kalinya dari balik tirai di sekitar ranjangnya itu
"Permaisuri Yehonala telah melahirkan seorang pangeran kecil yang di berinama Wei Er Hao dan Selir Zi juga telah melahirkan seorang pangeran kecil yang di berinama Wei Da Kun oleh Kaisar Hui sendiri.." Lapor Amei dayangnya itu.
"Kau dengar sendiri dari laporan Amei kepadamu mengenai suami mu itu telah mempunyai dua orang putra sekaligus dalam waktu satu malam saja dari kedua orang istrinya di Istana Nya..! Sedangkan dirimu di sini ? Di ruangan sempit di rumah sempit pula hanya melahirkan seorang putri yang tak di harapkannya lagi. Di karenakan di Istana Nya sudah begitu banyak putri dari para istrinya yang lain..? Ah, pakai logika mu yang sehat itu, Li Li..!" Kata Xia Yang terus saja memberikan saran yang sangat bertentangan dengan naluri nya sebagai seorang ibu bagi putri kecilnya yang baru saja di lahirkannya dengan susah payah dan penuh perjuangan antara hidup dan mati.
"Kakak...Aku tak mau menukar putriku dengan putra manapun jua dari orang lain..! Kalau ,kau mau membantuku..? Maka, Kamu harus carikan Aku solusi yang masuk hati dan akalku sebagai seorang wanita dan ibu yang berbudi pekerti." Kata Xia Li tetap memegah teguh prinsipnya itu.
Xia Yang mencabut pedang nya lalu menebas Xia Li Li berikut Bibi Chu dan Amei di ruangan itu kemudian dia mengambil bayi perempuan dari pelukan Xia Li Li usai dirinya meninggalkan tiga jasad ketiga orang wanita itu di rumah Keluarga Xia.
Brrr...!
Bayi perempuan itu di taruh di keranjang bambu anyaman yang kemudian di alirkannya ke sungai yang memiliki aliran air yang amat deras sekali dan menghilang dari pandangan matanya.
Terakhir, Xia Yang mengambil seorang bayi laki -laki lain dari seorang wanita dusun yang baru saja melahirkan di rumah dekat sungai itu. Ia juga membunuh seluruh keluarga wanita dusun sungai Wei bagian selatan sebelum pria muda itu pergi menuju ke Istana Kekaisaran Hui.
Kaisar Hui terkejut sekali dengan laporan dari Xia Yang yang datang kepadanya dengan pria kakak iparnya itu mengantarkan putranya yang ketiga kepadanya dari Selirnya di luar Istana Hui yang di katakan oleh Kakak iparnya itu telah meninggal dunia di serang oleh musuh gelap di saat Selirnya melahirkan putra ketiganya itu.
__ADS_1
" Kurang ajar...! Siapakah gerangan jahanam yang telah berani menyerang dan membunuh Selir Xia Li Li di Kediaman Xia ?! " Kata Kaisar Hui dengan nada geram sekali sambil dirinya itu memeluk bayi laki -laki ketiganya itu.
Bersambung...!!