Pendekar Naga Siluman

Pendekar Naga Siluman
Paviliun Sanggar Kenangan


__ADS_3

Leng Xi Zi tersenyum manis dengan daya pikat yang menggugah sanubari tiap orang yang ada di sekitarnya termasuk Chen Xiao Feng suami nya yang bergelar Menteri Tata Usaha Chen di Kekaisaran Ching.


"Tuan Besar Chen, mari kau temani aku untuk sarapan pagi bersama ku di taman bunga lotus di paviliun sanggar kenangan ku..!" Kata Leng Xi Zi dengan nada manjanya kepada Chen Xiao Feng.


" Baiklah, Aku senang sekali mempunyai waktu untuk menemamimu sarapan pagi di paviliun sanggar kenangan tempat tinggal mu sebelum aku pergi bekerja ke Istana..! " Kata Li Xiao Feng yang memang ingin mencari tahu tentang orang -orang yang memiliki hubungan dekat di masa lalu Chen Xiao Feng untuk arwah Chen Xiao Feng dapat berjalan dengan tenang dan damai ke alam akhirat.


Dengan senyuman yang ceria di bibirnya yang manis Leng Xi Zi menggandeng tangan Chen Xiao Feng untuk berjalan bersamanya menuju ke tempat tinggal nya yang berada di bagian timur Kediaman Chen dengan nama Paviliun Sanggar Kenangan.


" Kakak Feng, aku sudah meminta Bibi Xu untuk membuatkan sarapan pagi kesukaanmu yaitu bubur teratai yang sangat hangat dan manis untuk mu..!" Kata Leng Xi Zi yang menuangkan bubur teratai dari mangkuk besar ke mangkuk kecil untuk Chen Xiao Feng.


" Terimakasih..! " Jawab Li Xiao Feng menerima mangkuk kecil berisi bubur teratai dari Leng Xi Zi dengan sopan.


Leng Xi Zi memperhatikan suaminya sarapan pagi dengan penuh perhatian yang amat besar sekali yang menandakan dirinya adalah seorang istri yang terampil dalam merawat kesehatan diri suami nya itu.


Li Xiao Feng merasakan adanya hawa energi yang amat besar di taman bunga lotus yang di datanginya itu dan energi berassal dari energi yin atau kekuatan spiritual setan atau arwah yang sudah hampir mencapai taraf tingkat yang di namakan Siluman bumi.


Karenanya Li Xiao Feng menajamkan kepekaan nya untuk melindungi dirinya dari musuh yang bersembunyi dengan cerdas di sekitar taman bunga lotus Paviliun Sanggar Kenangan seraya Li Xiao Feng menemani Leng Xi Zi sarapan pagi.

__ADS_1


" Kakak Feng , aku sudah tak sabar untuk Aku bisa memberitahukanmu mengenai hari ulang tahun yang ke delapan belas tahun akan segera tiba. Apakah kamu merasa tak keberatan untuk menemaniku berwisata ke daerah Selatan di hari ulang tahun ku ?" Leng Xi Zi masih berbicara pada Li Xiao Feng tentang banyak hal mengenai hubungan yang amat harmonis di antara Leng Xi Zi dengan Chen Xiao Feng.


" Tentu saja, aku merasa tak keberatan untuk menemanimu berwisata ke daerah selatan di hari ulang tahun mu yang akan datang, Adik Leng Xi Zi..!" Jawab Li Xiao Feng tersenyum.


" Wah, terimakasih sekali untukmu Kakak Feng..! Aku sungguh beruntung mempunyai seorang suami sepertimu..!" Kata Leng Xi Zi yang telah berdiri dan berjalan untuk menghampiri Chen Xiao Feng lalu merangkul Chen Xiao Feng dari belakanng dengan kelembutan.


" Adik Leng, Aku pun sangat bersyukur menikah denganmu yang sangat pengertian sekali pada ku..! Ah, kau sungguh seorang putri yang manis sekali..!" Kata Li Xiao Feng yang dengan lembut kepada Leng Xi Zi tetapi kedua tangannya telah menarik Leng Xi Zi dari belakang punggungnya.


Lalu, Li Xiao Feng melemparkan Leng Xi Zi ke kolam bunga lotus hingga mengejutkan para dayang, kasim dan pengawal Leng Xi Zi yang di pimpin oleh seorang wanita tua yang biasa di panggil Bibi Xu.


" Tuan Besar Chen..! Kenapa Anda melempar Nyonya ke kolam bunga lotus..? Apa salah nya Nyonya kepada Anda..? " Tanya Bibi Xu dengan nada heran kepada Chen Xiao Feng.


"Ouh, berarti Anda telah salah paham yang amat besar ternyata Nyonya Besar Leng yang sangat tulus mencintai Anda..! Ah, tetapi Anda dengan tega sekali menghukumnya dengan melempar nya ke kolam bunga lotus..! " Kata Bibi Xu yang terdengar tak menyukai sikap Chen Xiao Feng yang tiba-tiba berubah kasar dengan kejam hati kepada Leng Xi Zi.


" Lalu apakah kamu juga ingin ku lempar ke kolam bunga lotus untuk di bersihkan jiwa mu yang penuh kebencian hebat terhadapku yang menjadi tuan mu itu, Bibi Xu? " Tanya Li Xiao Feng yang menatap tajam Bibi Xu yang tangan nya siap untuk menolong Leng Xi Zi dari kolam bunga lotus.


" Tuan Besar Chen..! Anda sungguh keterlaluan sekali kepada Saya dan Nyonyw Besar Leng Xi Zi yang sudah mengabdi dengan setia kepadamu semenjak dahulu kala sebelum Anda memiliki gelar Menteri Tata Usaha Kekaisaran Ching..! " Kata Bibi Xu yang tiba-tiba menggerakkan jari nya di dalam air kolam bunga lotus di hadapan Li Xiao Feng.

__ADS_1


Air kolam bunga lotus bergejolak membentuk lingkaran yang menyerang Li Xiao Feng dengan kekuatan yang amat hebat sekali sehingga para dayang, kasim dan pengawal Leng Xi Zi segera berubah menjadi sosok yang sangat besar dan menakutkan sekali.


" Mutan Bunga Lotus Hitam rupanya kalian ini..! " Hardik Li Xiao Feng dengan nada bengis sekali melihat ada sekitar lima puluh Mutan yang telah mengelilinginya.


" Tuan Besar Chen Xiao Feng bagaimana Anda dapat mengetahui kami semua adalah Mutan Bunga Lotus Hitam ? Bukankah Anda hanyalah seorang manusia biasa saja ?" Tanya Leng Xi Zi dengan nada bengis kepada Chen Xiao Feng seraya berdiri di atas air kolam bunga lotus.


"Hmmm...Aku hanya menduga -duga saja tapi ya kamu sendiri yang membongkar jati diri kalian yang sebenarnya adalah Mutan Bunga Lotus Hitam yang mendapatkan perintah untuk bunuh aku yang di benci majikan kalian yang berada di alam manusia yang sampai detik ini belum Aku temukan keberadaannya itu..!" Jawab Li Xiao Feng menatap tajam Leng Xi Zi yang menakai jari kakinya menendang air kolam bunga lotus untuk di jadikan senjatanya dalam menyerang Li Xiao Feng.


Weerr...!


Li Xiao Feng melihat sinar bening yang meluncur ke arah nya tetap bersikap setenang air sungai di tempatnya berdiri di kelilingi sejumlah mutan bunga lotus yang bergerak perlahan -lahan ke arahnya dengan serempak.


Namun, begitu air kolam bunga lotus yang telah di percikan oleh Leng Xi Zi mendekatinya. Li Xiao Feng menggunakan telapak tangannya memukul hancur percikan air kolam bunga lotus itu.


Plakkk..!


Brushh...!

__ADS_1


Leng Xi Zi menyerang kembali dengan sejumlah air kolam bunga lotus beterbangan dari kolam ke arah Li Xiao Feng yang segera bergerak dengan gesit sekali untuk melindungi diri dari sejumlah mutan bunga lotus yang menerjang bagai badai topan ke arah Li Xiao Feng.


Swuuushhh...!!


__ADS_2