Pendekar Naga Siluman

Pendekar Naga Siluman
Pertempuran Di Tengah Jembatan Dunia Iblis Burung Pipit Hijau..


__ADS_3

Sejumlah Siluman Burung Kalkun mengurung Li Xiao Feng dan kawan -kawan di tengah jalan ke kota iblis burung pipit hijau tingkat lima atas di tengah -tengah jembatan jalan menuju ke kota iblis itu.


" Hmmm...Sejumlah Siluman burung yang amat bodoh dan tak layak hidup di dunia fana..! " Kata Wu Song yang segera mengeluarkan pedang biru di tangan kiri nya untuk menghadapi para Siluman Burung Kalkun yang berada di kanan Li Xiao Feng.


" Mereka harus di binasakan agar tidak lagi bisa berbuat kelaliman yang meresahkan manusia di alam manusia..! " Kata Xiao Hong yang juga telah mengeluarkan pecutnya di tangan kanan untuk bersiap melawan para Siluman Burung Kalkun di kiri Li Xiao Feng.


" Benar sekali ,kawan..Mari kita hancurkan para makhluk tak tahu diri itu..! " Kata Wu Lei yang telah mengeluarkan pedang merah di tangan kanan di belakang punggung Li Xiao Feng.


" Majulah..! " Tantang Li Xiao Feng kepada para Siluman Burung Kalkun yang berada di depan nya dengan di pimpin oleh Raja Siluman Burung Kalkun tingkat lima atas bumi dan langit bawah.


" Emmhh..Sombong sekali kauu...! Lihatlah ini serangannnnkuuuu...Kepadamuuuu...Makhluk sombonggggg...! " Seru Raja Siluman Burung Kalkun tingkat lima atas bumi dan langit bawah yang melesat dengan kecepatan tinggi dan juga tombak yang tajam untuk menghunus ke dada Li Xiao Feng.


Swusshh...!


Wuttzzz....!


Seertttt...!


" Aghh..! " Pekik Raja Siluman Burung Kalkun itu yang tak pernah menduga kalau serangannya telah dapat di hindari dengan mudahnya oleh Li Xiao Feng yang tiba-tiba menghilang dari kedua matanya dan muncul kembali di samping nya.


" Ummm..Apakah serangan mu itu hanya secuil tahu busuk saja...? "Ejek Li Xiao Feng dengan senyum dingin nya kepada lawannya itu.


Singg..!


Werrrr...!


Wu Lei menggerakkan pedang merah menyerang langsung ke arah sekitar lima ratus tombak dari tangan seribu pasukan Siluman Burung Kalkun yang sedang di hadapinya itu.


Wetzz..!


Trang..!


Trang..!


Trang..!


Trang..!


Gerakan pedang biru yang di mainkan oleh Wu Song begitu indah sekali dengan sinar warna biru yang indah sekali membuat serangan para Siluman Burung Kalkun yang di hadapinya itu bisa di tangkisnya dengan lihai.


Wettzz..!


Tar..!


Tar..!


Tar..!


Tar..!

__ADS_1


Pecut yang sangat lincah menerjang serangan para Siluman Burung Kalkun yang sedang di hadapi oleh Xiao Hong yang sangat gesit luar biasa dan tangkas dalam menghadapi para musuhnya.


Wuttzz..!


Plakk..!


Plakk..!


Plakk..!


Raja Siluman Burung Kalkun begitu ganas luar biasa dalam melakukan serangan memukul ke arah Li Xiao Feng di sampingnya dengan di sertai permainan ilmu silat tombak yang amat berbahaya bagi keselamatan Li Xiao Feng.


Tetapi, Li Xiai Feng menanggapinya dengan ilmu pukulan tangan api yang luar biasa panas dan ganas bukan main dengan di sertai ilmu pedang awan api yang di mainkan dengan lincah sekali tanpa menggunakan pedang nya sendiri sebagai senjata dalam menghadapi musuhnya itu.


Cring..!


Dessss...!


Raja Siluman Burung Kalkun terdesak mundur oleh serangan balik yang amat ganas sekali yang di lakukan oleh Li Xiao Feng yang sangat di luar dugaannya itu.


" Sialan..! Li Xiao Feng sungguh licik bukan main dan tanpa seperti perkiraanku sebelumnya..! " Pikir Raja Siluman Burung Kalkun yang harus melakukan serangan yang lebih hebat lagi agar dirinya tak begitu mudah di musnahkan oleh Li Xiao Feng.


Blaaar...!


Dari telapak tangan Raja Siluman Burung Kalkun meluncurkan bola -bola warna hitam yang dapat membunuh lawannya yang sebagaimana hebat ilmu tetapi bola -bola hitam serangannya telah di hancurkan oleh ilmu telapak api milik Li Xiao Feng di tengah udara menuju ke Li Xiao Feng.


Tar..!


Tar..!


Tar..!


Para Siluman Burung Kalkun yang di hadapi oleh Xiao Hong dengan lincah menghindari hujan pecut dari Xiao Hong yang sangat lihai dan juga cerdas itu.


Brr...!


Para Siluman Burung Kalkun bergerak lincah ke arah kanan dan kiri Xiao Hong dengan kedua sayap terbentang lebar dan kedua kaki mereka yang panjang telah menyerbu dengan serentak ke arah Xiao Hong dengan ganasnya.


Syuuutttt...!


Brrr...!


Wushh...!


Xiao Hong dengan lincah pula melesat ke atas dan melompati mereka semua dengan gerakan yang luar biasa cepat sehingga para Siluman Burung Kalkun yang kehilangan lawannya yang mereka incar


Syuutt...!


Seerrrtt...!.

__ADS_1


Dengan cerdas pula Xiao Hong meluncurkan pecut ke arah kaki -kaki para Siluman Burung Kalkun yang akhirnya terjerat pecutnya lalu Ia dengan loncatan yang indah dan telapak tangan kanan memukul habis sejumlah kepala para Siluman Burung Kalkun itu yang akhirnya telah di hancurkan melalui ilmu telapak burung murai langit.


Plakk....!


Blaar..!!


Sisa Siluman Burung Kalkun lainnya yang dapat melihat para kawan -kawan mereka telah tewas di tangan gadis cantik jelita yang menjadi anak buah Li Xiao Feng itu merasa murka sekali.


Maka, mereka bergerak dengan gerakan formasi burung kalkun ingin memangsa lawannya yang sudah terlihat oleh mereka dengan mudahnya ke arah Xiao Hong.


Grrrr..!


Wukkk..!


Wukkk...!


Syuuttt...!


Xiao Hong melayang ringan sekali melewati kepala para Siluman Burung Kalkun yang tersisa itu sembari pecutnya menjerat leher -leher para Siluman Burung Kalkun yang di hadapinya itu.


Lalu, di tariknya dengan kencang sekali sampai leher -leher para Siluman Burung Kalkun yang di hadapinya menjadi putus dan hancur oleh sinar pecut halilintarnya.


Crashhh...!


Duarr....!


Di sisi lain, para pasukan Siluman Burung Kalkun yang di hadapi oleh Wu Song telah bergerak di sekitar Wu Song dengan formasi menyergap mangsa sehingga Wu Song terkurung di tengah -tengah sekitar seribu pasukan Siluman Burung Kalkun yang sedang di hadapinya itu.


Wettzzzz...!


Syuyyyyttt..!


Namun , Wu Song dengan sangat cekatan luar biasa meliukkan pedang biru nya dengan cepat sekali sehingga seluruh para pasukan Siluman Burung Kalkun yang di hadapannya itu telah di tebas habis hingga lenyap tertelan sinar biru pedang biru nya yang hebat itu.


Crashhh...!


Wu Lei di bagian belakang Li Xiao Feng juga kini menghadapi serangan seribu pasukan Siluman Burung Kalkun yang menyerang begitu lincah dan cerdas sekali sehingga setiap serangannya dapat di elakkan dengan baik oleh para musuh nya itu.


Seerrrr...!


Wuttzz..!


Cringgg....!


Para pasukan Siluman Burung Kalkun yang di hadapi oleh Wu Lei merupakan pasukan yang sangat terlatih dengan sangat baik dalam hadapi sinar pedang tajam sehingga serangan Wu Lei dapat di hindari dan di baca oleh para pasukan Siluman Burung Kalkun itu.


" Emm...Bagaimana naga merah kecil yang amat sombong ? Apakah kau bisa mengalahkan kami seperti bualan mu itu ? " Ejekan di lontarkan oleh para pasukan Siluman Burung Kalkun kepada Wu Lei.


Bersambung...!!

__ADS_1


__ADS_2