
" Shiu Chiu, benarkah bahwa kamu sekarang ini sedang mengandung buah hati aku lagi? " Tanya Li Xiao Feng dengan wajahnya berseri-seri pada istrinya.
" Iya, suamiku. Jika kamu tak percaya padaku, kemarilah kamu sentuh bagian perutku untuk kamu bisa percaya bahwa aku tidak berdusta mengenai kehamilan aku yang kedua. " Jawab Putri Shiu Chiu yang memandang Li Xiao Feng dengan penuh kebahagiaan.
" Wahh.. Terimakasih sekali.. Aku akan memiliki anak lagi...! " Kata Li Xiao Feng yang memeluk istrinya dengan bahagia seraya tersenyum untuk Li Wei Shiang putri pertamanya yang berasal dari seorang wanita manusia yang memiliki status Ratu di Kekaisaran Deng.
" Hmmm, aku akan mempunyai adik baru lagi. " Kata Li Wei Shiang manyun kepada ayahnya yang menariknya untuk memberikan pelukan untuknya.
" Kau jangan merasa iri kepada adik-adik mu, Wei Shiang. Biar bagaimanapun kamu tetap putri ayah yang juga ayah sayang dengan sepenuh jiwa dan raga Ayah. Ayah akan selalu melindungi mu sampai kapan pun. " Kata Li Xiao Feng yang memberikan kasih sayang dan perhatian yang adil untuk putri-putrinya.
Dewa pelacak Ren Jia Lun memberikan kode kepada Tian Xin untuk menengadahkan kepala ke arah timur laut gunung Quanshan lalu terlihat sepasang burung yang seperti di beritahukan oleh Dewa pelacak Ren Jia Lun kepada Li Zhao Min.
Burung gulu dan burung gufu terbang rendah ke arah mereka lalu Tian Xin melesat dengan kipas lipatnya mengetuk kuku burung gulu dan burung gufu sampai kedua burung itu mengeluarkan suara pekikan.
" Kwaaakk! "
" Berikan setetes darah kalian untuk kami bisa membuka pintu masuk ke dunia Iblis bumi. " Kata Tian Xin dengan sikap sopan kepada sepasang burung itu.
Burung gulu dan burung gufu malah menyerang Tian Xin dengan sinar kedua sayap mereka sampai Tian Xin harus menggunakan kipas nya membentuk Segitiga lalu hawa sakti Tian Xin membuat sepasang burung tunduk kepadanya.
" Kalian berdua mulai dari hari ini adalah burung -burung peliharaan ku, jadi kalian harus tunduk kepadaku. " Kata Tian Xin dengan bahasa burung yang segera di pahami burung gulu dan burung gufu.
" Kami setuju untuk menjadi burung -burung yang baik untuk anda. " Jawab burung gulu dan burung gufu kepada Tian Xin.
"Sekarang aku mau kalian memberikan setetes darah kalian untuk kami dengan cukup kalian teteskan di atas daun energi darah giok bumi di telapak tangan ku. " Kata Tian Xin dengan nada hormat kepada sepasang burung gulu dan burung gufu.
" Baik, Yang mulia. " Jawab burung gulu dan burung gufu kepada Tian Xin dengan sikap hormat sekali.
Burung gulu dan burung gufu mengeluarkan darah mereka melalui kuku dan sepasang mata mereka yang menetes di atas daun energi darah giok bumi di atas telapak tangan Tian Xin.
"Terimakasih untuk darah kalian untuk kami. " Kata Tian Xin dengan sikap ramah kepada burung gulu dan burung gufu.
__ADS_1
Lalu tetesan darah burung gulu dan burung gufu di tuang ke sungai gunung Quanshan yang tak lama kemudian bergejolak untuk membuka lukisan alam Iblis bumi milik Dewa pelukis Li Xiao Xin yang di taruh di atas permukaan air sungai gunung Quanshan.
" Kita bisa masuk ke dalam lukisan ku untuk menuju ke alam Iblis bumi." Kata Dewa Pelukis Li Xiao Xin kepada Tian Xin dan yang lainnya di sekitarnya.
" Ayo, kita masuk...! " Kata Li Xiao Feng yang telah membawa istri dan anak-anaknya masuk ke dalam lukisan alam Iblis bumi lebih dahulu sebelum Tian Xin dan yang lainnya.
Brusss!
Tian Xin dan yang lainnya mengikutinya dengan sikap tenang sekali.
Brusss!
Di dalam lukisan alam Iblis bumi ternyata tak seperti yang mereka duga sama sekali karena alam Iblis bumi memiliki segala sesuatu yang pernah mereka temui di alam manusia.
" Disini ada laut, gunung, desa, hutan dan kota yang persis dengan di alam manusia." Kata Li Xiao Feng yang memandu mereka untuk jalan ke gerbang utama alam Iblis bumi.
Tetapi, sebelum mereka dapat mencapai pintu gerbang utama alam Iblis bumi. Mereka telah di hadang oleh sekelompok Iblis Rusa Putih yang menunggu mereka di depan pintu gerbang utama alam Iblis bumi.
" Kalian sungguh lancang dengan mencoba untuk masuk ke alam Iblis bumi! Maka kalian harus lebih dahulu menghadapi kami sebagai penjaga pintu gerbang utama alam Iblis bumi sebelum kalian dapat masuk ke alam Iblis bumi! " Hardik para pasukan Iblis Rusa Putih dengan sikap garang kepada mereka.
Tian Xin dan yang lainnya mundur dari tempat mereka berdiri namun mereka tetap bersiaga untuk melindungi teman-teman mereka dan juga bersiap untuk membantu Wu Song yang telah maju untuk menghadapi para pasukan Iblis Rusa Putih yang menjaga pintu gerbang utama alam Iblis bumi.
Wu Song menggerakkan pedangnya ke depan lalu Meluncurlah ia ke arah para pasukan Iblis Rusa Putih yang bergerak dengan kecepatan tinggi untuk menerjang nya juga.
Wushhh!
Wu Song mengangkat pedangnya yang amat sakti itu ke arah beberapa pasukan Iblis Rusa Putih yang menggunakan pedang yang sangat hebat juga.
Trang!
Trang!
__ADS_1
Trang!
Trang!
Pedang -pedang di tangan para pasukan Iblis Rusa Putih mengadu kekuatan dengan pedang biru milik Wu Song yang memiliki kekuatan Naga biru langit dan juga kekuatan Dewa Bumi.
Trang!
Trang!
Trang!
Wu Song menggerakkan pedang dengan amat gesit sekali yang membendung sejumlah pedang milik para pasukan Iblis Rusa Putih yang ingin menerobos kekuatan sinar biru yang terpancar dari pedangnya.
Swuuush!
Crang!
Pedang biru meluncur ke atas dengan kekuatan yang dashyat yang membuat pedang para pasukan Iblis Rusa Putih hancur karena sinar biru jauh lebih hebat kekuatannya itu.
" Aaaggghh...! Kurang ajar..! " Hardik para pasukan Iblis Rusa Putih yang melompat dengan kekuatan Iblis mereka untuk menghancurkan pedang biru milik Wu Song yang membuat mereka menghimpun tenaga yang sangatlah besar sekali.
Swoosh!
Wu Song yang tak mau pedangnya terkalahkan oleh para pasukan Iblis Rusa Putih langsung mengerahkan sistem naga biru dari kekuatan dalam dirinya yang membuat para pasukan Iblis Rusa Putih terjengkang oleh kekuatannya itu.
Boom!
" Aghhhh..! " Pekik para pasukan Iblis Rusa Putih yang terjengkang ke belakang hingga menabrak pintu gerbang utama alam Iblis bumi oleh sistem naga biru milik Wu Song.
Lantas, Wu Song mengayunkan pedang biru ke arah para pasukan Iblis Rusa Putih hingga para pasukan Iblis Rusa Putih terbabat habis olehnya dengan sangat hebat.
__ADS_1
Crash!
Bersambung!