Pendekar Naga Siluman

Pendekar Naga Siluman
Pengamatan Yang Tajam.


__ADS_3

Whooshhhhh...!!


Li Xiao Feng dengan kecepatan kilat telah kembali ke lembah desa bunga seruni ungu untuk mencari dan menemukan Tian Xin yang terserap di dalam raga pedang naga siluman.


" Heemmm...Rawa di tengah lembah bagian kanan memiliki aura yang sangat luar biasa dan persis menyerupai pedang sialan yang telah menyerap Tian Xin di dalamnya." Kata Li Xiao Feng yang kini telah berdiri di tebing lembah bagian kanan desa bunga seruni ungu.


Sinar pelangi terpancar begitu menyilaukan telah terlihat jelas oleh Li Xiao Feng di daerah yang di pandangi olehnya saat ini.


" Cahaya tujuh warna langit dan bumi berada di sana. Dan , itu berarti pedang sialan itu berada di sana..! Aku harus mendapatkannya dengan cara ku sendiri..!!" Nada dingin Li Xiao Feng terdengar di seluruh lokasi tersebut.


Grrrrrrr...!!


Gemuruh terdengar dari lokasi yang di pantau dan di amati secara tajam sekali oleh Li Xiao Feng.


" Pedang sialan majulah dan hadapi Aku Li Xiao Feng..!!" Hardik Li Xiao Feng melesat bak kilatan sinar putih yang sangat bersinar -sinar terang ke arah lembah bagian kanan desa bunga seruni ungu.


Whoooshhh....!!


Grrrrr..!!


Swinggggg....!!


Pedang Naga Siluman melesat keluar dari tanah di rawa yang memiliki aura sinar tujuh warna langit dan bumi.


Weeeeshhhh.....!!


Li Xiao Feng menggerakkan lengan bajunya yang panjang dengan kibasan yang sangat hebat luar biasa ke arah pedang naga siluman yang meliuk begitu lincah untuk menghindari dari sergapan Li Xiao Feng.


Whoossshhh...!!


Swingggg....!!


Pedang Naga Siluman melesat ke atas langit agar pedang itu bisa kabur dari Li Xiao Feng. Namun Li Xiao Feng menggunakan bunga seruni ungu yang di lemparkannya ke arah pedang dengan kekuatan yang dashyat.

__ADS_1


Weerrrr...!!


Sing ,sing ,sing !!


Sejumlah perisai atau formasi bunga seruni ungu muncul di langit sehingga mengurung pedang itu untuk kabur dari Li Xiao Feng.


Swinggg...!!


Dengan lincah pedang menukik ke bawah tanah dan ingin kembali ke rawa sinar tujuh warna langit dan bumi agar pedang itu tak dapat di kuasai oleh Li Xiao Feng.


Wushhh....!!


Bruakk...!!


Pedang itu terkejut karena dirinya terbentur rawa beku dan tertangkap sebuah tungku api dan es alam semesta yang di keluarkan secara cerdas sekali oleh Li Xiao Feng untuk menangkapnya.


" Pedang sialan kau mau berulah apa lagi dengan ku ?! " Ucap Li Xiao Feng mengancam dengan api dan es abadi alam semesta untuk pedang naga siluman takluk kepadanya.


" ...." Pedang meliuk -liuk di dalam tungku api dan es abadi alam semesta Li Xiao Feng lalu pedang itu bergetar dengan fisiknya mengerut karena tahu kalau ancaman Kaisar Vampir Abadi itu benar -benar bukanlah omong kosong belaka.


Pedang naga siluman meneteskan air mata dan darah lalu keluarlah Tian Xin dari raga pedang itu lalu pedang bersimpuh dengan tergeletak manis di kedua kaki bersepatu indah Li Xiao Feng.


" Tian Xin , bagaimana keadaanmu ? " Tanya Li Xiao Feng dengan nada cemas sekali kepada Tian Xin yang begitu rapuh sekali.


" Suhu , murid sangat lelah sekali.." Jawab Tian Xin lemah di pelukan Li Xiao Feng.


" Tidurlah dan jangan pikirkan hal lain lagi karena untuk urusan misi mu itu kamu bisa meminta bantuanku , Gurumu ini yang akan mempermudah jalanmu untuk kembali ke dunia langit mu." Kata Li Xiao Feng nada kasih sayang seorang Guru dan Ayah kepada Tian Xin yang berbaringkan kepala di pangkuan Li Xiao Feng.


" Guru..Bagaimana kau bisa menemukanku di sini? Bukankah kau seharusnya berada di Kekaisaran Tang Agung di timur dari desa ini ?" Tanya Tian Xin memandang takjub Li Xiao Feng.


" Mmm..Menggunakan jalur tali kasih sayang ku kepadamu sebagai Guru mu dan juga orang tua mu di bumi. Aku merasakan sesuatu yang tidak beres terjadi kepadamu ,maka Aku pun segera datang kepadamu untuk melindungimu ,muridku tersayang. Aku sudah berada di sisimu untuk Aku bisa selalu menjaga mu sampai kau bisa tumbuh menjadi seorang yang hebat dan lebih baik dariku di seluruh Alam Semesta ini." Jawab Li Xiao Feng memakaikan kiasan yang sangat mengharukan hati Tian Xin yang merasakan betapa baiknya hati Li Xiao Feng terhadap dirinya.


" Terimakasih Guru Li.." Kata Tian Xin menangis.

__ADS_1


" Hei , Kau laki -laki kok menangis ?! " Bentak Li Xiao Feng memukul kepala Tian Xin namun jemari tangan Li Xiao Feng menembus dan tak dapat ia meraih kepala Tian Xin.


" Guru Li , Murid sekarang ini roh bukan manusia yang bisa di sentuh oleh mu yang memiliki raga manusia Kaisar Tang Ming Huan yang sangatlah terkenal di seantero negeri ini sebagai lawan dan teman terkuat dari Kekaisaran Ming di barat dari desa bunga seruni ungu ini..."Kata Tian Xin nada penuh haru kepada Li Xiao Feng.


" Emm..Kita bisa mencari dan menemukan raga asli mu yang dahulunya adalah Kaisar langit di dunia langit sebelum kau terperangkap di raga Li Bing Han yang kini sudah hancur dan tak dapat di gunakan lagi olehmu." Kata Li Xiao Feng dengan nada tulus untuk membantu Tian Xin.


" Guru Li..Tapi dimanakah raga asli ku berada ?" Tanya Tian Xi pilu kepada Li Xiao Feng.


" Di sini, di rawa sinar tujuh warna langit dan bumi di depan kita ini." Jawab Li Xiao Feng dengan nada yakin sekali kepada Tian Xin.


" Apa ? Lalu bagaimana caranya Kita dapat ambil raga asli ku dari rawa sinar tujuh warna langit dan bumi ?" Tanya Tian Xin berdiri di dekat tepi rawa itu.


" Pedang sialan ini yang bisa melakukannya untuk mu..!" Jawab Li Xiao Feng yang menendang ujung pedang sembarangan saja dan pedang itu jatuh ke dalam rawa sinar tujuh warna langit dan bumi.


Blushh...!!


Wuuung..!!


Brusshhh....!!


Swingg...!!


Bruk..!!!


Klangg..!!


Pedang menyusup ke dasar rawa dengan sangat cepat sekali berhasil menemukan raga asli Tian Xin lalu membawanya kehadapan Li Xiao Feng dan Tian Xin di tepi rawa sinar tujuh warna langit dan bumi.


Pedang segera membersihkan diri di air sungai di sebelah rawa tersebut lalu pedang kembali lagi ke bawah kedua kaki bersepatu indah Li Xiao Feng yang tersenyum menang dari pedang pusaka yang sangat luar biasa angkuhnya itu.


" Tian Xin sekarang kau bisa masuk ke raga asli kamu dengan kau berendam di air sungai abadi di sebelah rawa mukjizat ini." Kata Li Xiao Feng pada Tian Xin.


" Siap , Guru.." Jawab Tian Xin dengan nada luar biasa bahagia sekali dapat menemukan kembali raga aslinya dan Ia juga dapat menggunakan raga aslinya kembali untuk selamanya.

__ADS_1


Bersambung..!!


__ADS_2