
Wu Lei dan Xiao Hong yang di tanyakan tentang permintaan mereka oleh Dewa Bumi segeralah mereka mengajukan permintaan mereka tanpa sungkan -sungkan lagi.
" Aku ingin memiliki sebuah senjata baru yang bisa ku gunakan untuk menghadapi para musuh licik di dunia manusia ini dari Iblis Tingkat Atas yang datang dari Dunia Iblis Tingkat Atas untuk mencelakakan Yang Mulia Kaisar Tian Xin yang sedang berada di tahap paling rendah sekali di kehidupan barunya. Dan, senjata baru itu dapat pula ku manfaatkan untuk melindungi Kaisar Tian Xin..!"Jawab Wu Lei yang segera berlutut di hadapan Dewa Bumi lalu mengajukan keinginan nya.
"Kalau Aku ingin menjadi gadis paling beruntung dan cantik di seluruh alam manusia agar aku bisa merasakan cinta yang ingin ku dapatkan di kehidupanku kali ini..!" Jawab Xiao Hong yang menangis untuk menyatakan rasa hatinya yang sangat merindukan kekasihnya yang sudah lama reinkarnasi menjadi manusia biasa di era dinasti Ching.
" Baiklah, aku akan mewujudkan permintaan -permintaan kalian sesuai dengan harapan hati kalian..!" Kata Dewa Bumi yang menggunakan ilmu mukjizatnya menciptkan sebilah pedang yang memiliki sinar kemerahan yang bercahaya terang dan menyilaukan sekali untuk Wu Lei.
" Pedang Merah..! " Kata Li Xiao Feng merasa takjub dengan keistimewaan pedang hebat yang di ciptakan Dewa Bumi untuk Wu Lei.
"Wahh..Terimakasih Dewa Bumi..! " Kata Wu Lei yang menghaturkan terimakasih dengan hormat kepada Dewa Bumi.
Dewa Bumi kembali menggunakan ilmu mukjizat nya menciptakan sekotak kecil bedak dan alat rias yang memiliki sinar keemasan untuk Xiao Hong.
" Terimakasih banyak Dewa Bumi atas anugerah yang Engkau berikan kepadaku..!" Kata Xiao Hong dengan sepasang mata yang berlinang air mata bersyukur kepada Dewa Bumi.
Dewa Bumi menghilang dari hadapan mereka berempat setelah mereka telah mendapatkan keistimewaan mereka dari kebaikan hati Sang Dewa Bumi.
" Tuan Li..Aku akan mencoba keistimewaanku dahulu ya..!" Kata Wu Song yang segera pamit dari Li Xiao Feng ke arah barat Kekaisaran Ching.
"Aku juga..!" Tambah Wu Lei yang pergi ke arah timur Kekaisaran Ching.
" Aku pun sama..!" Kata Xiao Hong yang telah pergi ke arah utara Kekaisaran Ching.
__ADS_1
Tinggallah , Li Xiao Feng yang berdiri di halaman depan kamar tidur Putri Chao Yue memilih untuk pergi menemui Putri Shiu Chiu ke arah selatan Kekaisaran Ching.
Di paviliun yang memiliki aura yang bersih dan indah terlihatlah Putri Shiu Chiu yang sedang duduk di atas kursi batu sambil memainkan alat musik gucheng dengan mengalunkan melodi yang sangat merdu dan sejuk di telinga setiap orang yang mendengarnya.
Terlebih lagi Putri Shiu Chiu merupakan seorang gadis muda yang memiliki kecantikan alami dan menarik luar biasa serta kelenturan jemarinya di atas senar gucheng bagaikan menari saja.
' Semilir angin musim semi , ku tak mengharap kau datang kepadaku.
' Ku hanya ingin kau tahu bahwa aku merindu mu yang jauh dariku.
' Duhai pujaan hatiku..! Kau dengarkanlah suara hatiku ini...! '
Bait lagu yang di nyanyikan dengan begitu luar biasa syahdu oleh mulut indah Shiu Chiu amat lah menghanyutkan setiap orang yang dapat mendengarkan nyanyiannya itu.
"Tuan Putri..Saya datang membawakan Anda sebuah surat yang Anda inginkan dari Pangeran Hu Liu..!" Kata seorang dayang terpercaya Shiu Chiu yang mendatangi Shiu Chiu dari samping kanan paviliun dengan membawakan surat Hu Liu kepada Shiu Chiu.
Shiu Chiu menerima surat dari Hu Liu lalu di baca nya dengan perasaan rindu yang sangatlah mendalam dan di lihat jelas oleh Li Xiao Feng yang memerah marah dan cemburu.
" Kau di larang menerima dan membaca surat dari pria lain..!" Kata Li Xiao Feng yang merebut surat tersebut dari tangan Shiu Chiu sehingga surat pun telah hancur di tangan Li Xiao Feng.
"Hei..! Kau boleh saja merebut dan merusak surat Kakak Hu Liu yang di tunjukkan untuk aku tetapi kau takkan pernah bisa merebut dan juga merusak hati ku dari Kakak Hu Liu..! " Kata Shiu Chiu dengan nada suaranya yang menantang Li Xiao Feng.
" Ohya..? Apakah kamu pikir aku tak pernah bida merebut hatimu dari Kakak Hu Liu yang sangat ku benci itu? " Tanya Li Xiao Feng yang dengan raut marah menarik Shiu Chiu untuk mendekat kepadanya.
__ADS_1
Shiu Chiu kaget sekali melihat Menteri Tata Usaha Chen Xiao Feng menarik dirinya dengan paksa supaya dirinya dapat mendekat kepada Menteri Tata Usaha Chen Xiao Feng.
" Kau mau apa ? " Tanya Shiu Chiu dengan raut wajahnya begitu takut kepada Chen Xiao Feng.
"Kau bertanya aku mau apa terhadapmu..?" Tanya Li Xiao Feng yang mempererat pelukan nya pada Shiu Chiu yang berusaha keras untuk memberontak kepadanya.
"Aah..Tidak..! Tidak..! Kau jangan pernah kamu menyentuh ku..! " Kata Shiu Chiu dengan wajah pucat sekali.
Li Xiao Feng tersenyum mengejek kepada Putri Shiu Chiu yang mengamuk di pelukannya yang semakin erat dan sulit bagi Shiu Chiu dapat melepaskan dirinya dari pelukan Li Xiao Feng.
"Apakah kau bisa menolak keinginanku kepada mu ? " Tanya Li Xiao Feng yang membiarkan Putri Shiu Chiu melakukan perlawanan dengan menggigit pergelangan tangan Li Xiao Feng yang sama sekali tidak merasa sakit dan tak ada darah sedikitpun yang menetes di luka bekas gigitan Shiu Chiu.
"Kau gila ya? Kau tak membalasku..? Apakah kau ingin mati dengan membiarkanku melukai pergelangan tanganmu? " Tanya Shiu Chiu yang semakin gusar sendiri melihat Chen Xiao Feng tak membalas perbuatannya itu.
"Aku memang sudah gila karena Aku telah jatuh cinta kepadamu..! Jika, kau masih marah dan emosi besar terhadapku dengan usahamu ini untuk menolak kehadiran ku di hidupmu yang harus menjadi selirku setelah kamu sah menikah denganku..! Silahkan, kau menggigit leherku dan juga lidahku..! " Jawab Li Xiao Feng tersenyum menantang Shiu Chiu untuk menggigit leher dan lidahnya yang di julurkan oleh Li Xiao Feng di hadapan Shiu Chiu.
Shiu Chiu yang terperanjat sekali dan berusaha menghindari leher dan lidah Li Xiao Feng yang menurut gadis itu sungguh mengerikan sekali dengan tantangan Li Xiao Feng kepadanya itu.
" Ihh..! Kau sungguh menjijikan sekali..! Tolong kau lepaskan aku..! " Pinta Shiu Chiu dengan nada lirih kepada Li Xiao Feng.
" Aku akan melepaskanmu dengan sukarela jika kau membiarkan ku untuk mencium mu..!" Kata Li Xiao Feng dengan senyumnya yang sungguh membius Shiu Chiu yang merasa heran sendiri terpesona dengan senyuman manis Chen Xiao Feng.
Bersambung..!!
__ADS_1