
Tian Xin menghampiri Li Xiao Feng setelah guru nya itu mengakhiri misi di dunia Iblis Tingkat Tengah dengan maksud ingin menyapa Li Xiao Feng tetapi tangan Li Xiao Feng terarah kepada nya.
Lalu..
" Aggghhh...!!" Teriak Tian Xin yang terlempar jauh sekali ke sebuah lubang yang berada di belakang Tian Xin sambil menggendong arwah Putri Wen Baoning.
" Tuan Li..Apa yang Anda lakukan kepada Yang Mulia?" Tanya Wu Song,Wu Bai dan Wu Jing nada serempak kepada Li Xiao Feng dengan terkesiap kaget karena Tian Xin dan Putri Wen Baoning telah terlempar ke lubang pusaran reinkarnasi menjadi seorang manusia baru tanpa mengikuti perjalanan dan pengadilan di alam akhirat sebelum menjalani reinkarnasi.
"Aku merasa sebal dengan Tian Xin yang tak ada perasaan manusia sama sekali..Sekarang Aku mau di belajar menjadi manusia kembali di dunia yang baru." Jawab Li Xiao Feng yang sebenarnya marah kepada Tian Xin yang membuatnya telah kehilangan Li Wei Shiang putrinya yang telah di ketahui olehnya telah menaruh hati kepada Tian Xin.
" Emmm..Tapi, Yang Mulia di dunia manusia yang sekarang belum meninggal dunia ,Tuan Li..Apa yang akan terjadi pada diri Yang Mulia yang harus reinkarnasi menjadi manusia baru sebelum waktu di kehidupan sekarang ini belum meninggal dunia dan tugasnya untuk misi manusia nya saat ini belum selesai?" Tanya Wu Bai dengan hati nya itu berdebar kencang dengan cemas karena Tian Xin yang di lempar ke lubang reinkarnasi oleh Li Xiao Feng tanpa persiapan apapun untuk di miliki oleh Tian Xin sebagai bekalnya di dunia manusia.
" Tak perlu khawatir dia hanya harus menjalani kehidupan ulang nya dengan di mulai menjadi bayi kecil lagi di tubuh seorang Ratu cantik yang tidak di inginkan lagi oleh Kaisar di bumi karena Sang Kaisar telah terpikat oleh wanita lain yang menjadi Selir kesayangan Sang Kaisar itu sendiri." Jawab Li Xiao Feng yang membungkukan badannya itu untuk melihat proses kelahiran Tian Xin dan Wen Baoning di dalam rahim seorang wanita cantik di kamar mewah Istana yang memiliki khas suku Hui yang sangat menarik sekali.
" Wah..Era dinasti awal Ching menggulingkan Dinasti Ming atau Han.." Kata Wu Jing yang kaget melihat Kaisar Ching berkuda dari daratan besar ke sebuah padang rumput yang sangat hijau dan luas dengan sikap gagahnya.
"Kaisar Dorghan." Kata Li Xiao Feng tertawa kecil.
__ADS_1
"Lalu putri Anda bagaimana bisa menjadi Putrinya Kaisar Ching untuk masa akan datang Pangeran Hui Er Hao yang di perintahkan oleh Kaisar Ching untuk menikahi Putri Ching Ming untuk bersatu nya suku Hui dengan Kekaisaran Hui?" Tanya Wu Song yang tak percaya kalau Li Xiao Feng telah menyebabkan lingkaran kasih untuk Tian Xin dan Li Wei Shiang serta Wen Baoning tanpa di sengaja oleh Li Xiao Feng karena emosi sesaat terhadap Tian Xin.
" Aku juga tidak pernah menyangka putriku Li Wei Shiang juga masuk ke lubang reinkarnasi ini dan terlahir sebagai putri bungsu Kaisar Ching dengan Selir suku Khitan yang bernama Talina..!Astaga bagaimana ini bisa terjadi pada diri putriku?!" Ucap Li Xiao Feng panik mengguncang tubuh Wu Song sampai bergetar dan mereka terseret oleh angin badai yang superbesar sekali sampai baik Li Xiao Feng dan Wu Song tersedot masuk ke pintu yang terbuka lebar di belakang mereka.
" Celaka...! Tuan Li..!Wu Song..!!" Teriak Wu Bai dan Wu Jing yang berkelebat cepat untuk mereka dapat menolong Li Xiao Feng dan Wu Song yang tersedot masuk ke pintu yang terbuka lebar yang dalamnya tak bisa mereka lihat.
Tetapi,pintu malah tertutup rapat dan menghilang di depan keduanya sampai keduanya terperanjat sendiri karena keduanya terjebak di dunia Iblis Tingkat Tengah tanpa adanya jalan keluar bagi mereka berdua.
Sementara itu, Wu Lei telah berada di tempat lain di dunia Iblis Tingkat Tengah bersama dengan roh manusia yang bernama Achiu dan Afung Ayah dari Roh Achiu.
"Aku juga tidak tahu kenapa kita bisa tersesat di hutan kaktus bayi -bayi setan padahal jalan yang kita lalui selama ini adalah jalan yang benar dan tepat." Jawab Achiu mengernyitkan dahinya untuk berpikir kembali pengalaman hidupnya di alam akhirat selama ini untuk membantu Wu Lei yang menarik hatinya itu.
"Kita telah terbawa angin badai pasir setan hijau yang menyesatkan kita sampai ke hutan kaktus bayi -bayi setan." Kata Afung ayah nya Achiu yang ikut menyuarakan pendapatnya mengenai situasi yang mereka hadapi sekarang ini.
Wu Lei mengangkat telapak tangannya untuk Wu Lei meminta keduanya untuk diam karena Wu Lei sedang sibuk berpikir untuk memecahkan situasi yang mereka hadapi ini.
Swoooshh..!!
__ADS_1
Namun pohon kaktus berbaris rapat sekali dengan menutup jalan untuk mereka dengan duri -durinya yang mencuat tajam mengarah kepada mereka yang segera berdiri saling melindungi satu sama lainnya.
" Kalian dapat memasuki daerah kami tetapi kalian jangan pernah berharap bisa keluar dari daerah kami dengan bebas..!" Seru Pohon Kaktus yang paling besar yang tangannya penuh duri -duri yang tajam dan panjang sekali dengan nada tajam pula kepada mereka.
"Mmm..Kaktus busuk kau pikir kau dapat halangi jalan kami..! Lihatlah ekor ku akan menebas kamu sampai duri -duri mu itu rontok semua..!" Hardik Wu Lei yang mengeluarkan ekor naga merahnya yang siap untuk menghadapi musuhnya itu.
Pohon kaktus lainnya mulai menyerang Wu Lei di segala arah dengan duri -duri mereka dan mulut mereka menangis kencang seperti bayi -bayi yang menangis kelaparan saja.
" Hoah..! Hoah..! " Suara itu bukanlah suara bayi -bayi pada umumnya melainkan suara gaung yang mirip suara burung hantu yang saling bersahutan satu sama lainnya di tengah malam di sebuah pemakaman yang sangat angker sekali.
"Goakk..!! Goakkk..!!"
Wu Lei menutup indera pendengarannya agar Ia tak terkecoh dengan siasat licik para siluman dan hantu kaktus yang sangat ingin mengalahkannya dengan curang sekali.
" Hmmm..Bedebah kalian semua..!! " Hardik Wu Lei yang menggerakkan ekornya panjang dan juga bersisik tajam sekali dengan cepat sekali dan juga bertepatan sekali pada saat kaktus raksasa telah menerjang ke arahnya dengan duri -duri tajam di kedua tangan pada kaktus raksasa itu.
Bersambung..!!
__ADS_1