
" Guru , aku berada di sini." Sahut Tian Xin duduk di atas genteng kuil kosong Kota Hijau mengawasi Chen Chen dan Le Le yang masih melawan sisa -sisa anak buah anggota perkumpulan Siluman Tanah Hijau.
Li Xiao Feng menotok Li Bing Han hingga anak itu tidur pulas di temani Zhao Ling Er dan Xiao Xiao di teras belakang kuil kosong Kota Hijau sebelum Li Xiao Feng melompat ke atas genteng kuil itu untuk menjewer telinga Tian Xin.
" Adududuh Guru sakittt...!! " Pekik Tian Xin.
" Siapa suruh kau begitu nakal sekali keluar dari raga Li Bing Han yang di masuk roh Lan Jing Yi si gadis sialan itu selagi raganya pingsan ?!" Tegur Li Xiao Feng galak kepada Tian Xin.
" Aku keluar dari raga Li Bing Han bukanlah mau ku sendiri tetapi aku terlempar keluar dari raga Li Bing Han di sebabkan oleh mutiara tanah hijau di raga Li Bing Han oleh mutan yang telah kau bunuh itu , Guru." Kata Tian Xin meringis kesakitan pada telinganya yang di jewer Li Xiao Feng.
" Kenapa kau bisa keluar karena mutiara tanah hijau ? " Tanya Li Xiao Feng menyelidik kepada Tian Xin.
" Karena mutiara tanah hijau berasal dari butiran pecahan dunia lain selain bumi yang bertentangan dengan raga Li Bing Han yang mengunci ku tak bisa masuk ke raga Li Bing Han. Dan ,mutiara itu adalah roh atau jiwa asli Li Bing Han yang abadi yang hanya Li Bing Han sendirilah yang bisa pakai raganya bukan aku atau orang lain ," Jawab Tian Xin jujur kepada Li Xiao Feng.
" Jiwa Li Bing Han yang asli bukannya bersatu pada jiwa mu dan raga nya sendiri ? Kenapa kau katakan mutiara itu jiwa asli Li Bing Han ? " Tanya Li Xiao Feng duduk di samping Li Bing Han seraya meluncurkan kuku -kuku nya yang tajam ke arah sisa para pasukan Siluman Tanah Hijau yang di hadapi oleh Chen Chen dan Le Le di atas puncak genteng kuil kosong itu.
Kuku -kuku tajam Li Xiao Feng menancap dan juga menyayat habis sisa para pasukan Siluman Tanah Hijau itu sehingga Le Le dan Chen Chen tak ada lawan yang harus di basmi oleh keduanya.
" Tuan Besar Li , kau membereskan mereka tanpa memberi kesempatan kepada kami untuk kami bisa bersenang -senang menghilangkan rasa jenuh dan bosan kami." Kata Chen Chen manyun.
" Ya , Tuan Li. Hamba malah belum menancapkan taring hamba ke para siluman bau itu." Sambung Le Le cemberut.
__ADS_1
" Aku sangat lelah melihat kalian berdua belum juga menyelesaikan tugas kalian membasmi para siluman itu yang sangat menjemukan mataku saja dan kalian juga terlalu lama menghadapi musuh yang tingkatnya masih terlalu rendah di banding kalian.Uh , kalian mengecewakan ku saja..Sanalah kalian dan jaga kedua gadis kecil itu di teras kuil ini , " Kata Li Xiao Feng jengkel.
" Ya , Tuan Li maafkanlah kami yang bodoh dan rendah ini." Kata Chen Chen dan Le Le bersamaan.
Tian Xin menghela napas sebelum menjawab Li Xiao Feng yang menengok ke arahnya untuk dia bisa memberikan penjelasan terkait roh asli Li Bing Han yang membingungkan hati dan pikiran Li Xiao Feng.
" Setiap makhluk di dunia mempunyai sembilan nyawa yang terkumpul menjadi satu jiwa di raga tiap makhluk hidup itu sendiri termasuk manusia yaitu Li Bing Han ini. Roh asli Li Bing Han yang lain sudah bersatu dengan ku cuma masih ada satu roh yang menolak bersatu dengan ku dan roh itu ada di mutiara tanah hijau yang tak sengaja telah di perdaya oleh mutan itu untuk menghadapi kita berdua agar Raja Zu dapat mengetahui diriku yang memasuki Raga Li Bing Han.Kini roh itu bersatu dengan roh Lan Jing Yi yang menolak keluar dari raga Li Bing Han untuk kenyamanan dirinya dapat berdekatan dengan kamu , Guru Li." Jawab Tian Xin muram durja kepada Li Xiao Feng.
Mendengar penuturan Li Bing Han kepadanya. Li Xiao Feng menurunkan pandangan matanya ke bawah untuk melihat roh Lan Jing Yi yang sedang bersenandung ria bersama dengan sosok anak laki -laki yang wajahnya dingin sekali.
" Li Bing Han aslikah anak itu ? " Tanyanya kepada Tian Xin yang menganggukkan kepala dengan sendu.
" Aku harus bagaimana sekarang ? " Tanya Tian Xin merengek di bahu Li Xiao Feng." Apakah aku harus menunggu sampai di temukannya lintah es yang hilang itu ?" Suara Tian Xin terdengar sedih di telinga Li Xiao Feng.
" Tak perlu cemas , anakku sayang. Aku ini Ayah sekaligus Gurumu yang akan meringankan beban penderitaanmu dan kesedihan hatimu." Kata Li Xiao Feng mengelus rambut panjang Tian Xin yang berjuntai seperti tirai indah di samping bahu kirinya.
" Terimakasih atas kebaikan hati mu , Guru Li. Kau memang satu -satunya vampir yang paling baik di seluruh Alam Semesta yang pernah ku kenal dan temui di masa kehidupan abadi ku." Kata Tian Xin suaranya sebening air sungai jernih yang sangat indah terdengar di pagi hari.
" Sama -sama , Tian Xin.Ah kau tunggulah di sini biarkan aku yang akan mengatasi masalahmu ini untuk tugasku sebagai Guru mu." Kata Li Xiao Feng menepuk bahu Tian Xin dengan nada suara yang tenang dan damai yang sangat membuat hati dan pikiran Tian Xin tenteram dan nyaman.
Li Xiao Feng meluncur turun dari atas genteng kuil kosong Kota Hijau. Ia mengerahkan ilmu menarik roh untuk mengeluarkan roh Lan Jing Yi dari raga Li Bing Han.
__ADS_1
" Keluarlah kau gadis sialan..!! " Bentaknya.
Roh Lan Jing Yi tetap tak bergeming dengan ilmu menarik roh milik Li Xiao Feng.
" Kau tak kan pernah bisa mengusir ku dari raga Li Bing Han si anak manis yang duduk di samping ku ini." Kata Roh Lan Jing Yi tersenyum simpul dan puas melihat wajah heran Li Xiao Feng.
" Aku yang berhak menentukan Roh siapa yang dapat izin ku untuk menjadi pemilik raga ku." Kata Roh Li Bing Han menatap tajam kepada Li Xiao Feng yang membalasnya dengan tatapan yang membuat Roh Li Bing Han mengkerut dan lenyap bak buih transparan karena Li Xiao Feng telah menghancurkan Roh jahat Li Bing Han yang sudah di kuasai jiwa mutan jelmaan Kaisar Tua Siluman Tanah Hijau yang berkultivasi menjadi Siluman gabungan nyamuk dan lalat hijau.
Blashh...!!
Roh Lan Jing Yi menjerit kesakitan karena telah di paksa keluar oleh Li Xiao Feng dari raga Li Bing Han dan di kurung di raga aslinya yang terbangun keheranan.
" Ada apa ini ? Di manakah aku ? Kakak Feng ,kau ada di sini ? Apakah kau yang sudah menolong ku dari hantu menakutkan di kamar tidur di dalam kuil kosong ini ? " Tanya Lan Jing Yi pucat sekali.
"Di luar kuil. Bukan aku dan sentuh -sentuh aku sembarangan ." Desis Li Xiao Feng dingin bukan main sampai gadis ini mengerutkan tubuhnya dan menjauhi Li Xiao Feng.
" Tian Xin masuklah.." Kata Li Xiao Feng setelah Li Xiao Feng menghancurkan Roh jahat Li Bing Han dan mengambil mutiara tanah hijau dari raga Li Bing Han dengan memakai serbuk ulat sutra bumi pulau cincin api nya.
" Iya , Guru..Terimakasih.." Sahut Tian Xin lega dan terharu sekali betapa Li Xiao Feng begitu baik hati menolongnya dan memihak kepadanya daripada Li Bing Han sendiri.
Bersambung..!!
__ADS_1