Pendekar Naga Siluman

Pendekar Naga Siluman
Ruangan Dalam Graha Rembulan Musim Semi...


__ADS_3

Bayi hantu yang meringkuk di gagang pintu di ruangan dalam graha rembulan musim semi kini melayang dengan kecepatan tinggi laksana bayi kelelawar saja yang terbang dari atas langit -langit goa.


Gerakan melayang bayi hantu itu mengarah luar biasa amat tepat menuju ke arah Li Xiao Feng dan kawan -kawan nya dengan kedua tangan di bentangkan laksana sayap - sayap pada hewan di dalam goa yang amat gelap saja.


Brrrrrr...!


Li Xiao Feng dan kawan -kawan segera melesat begitu cepat secara bersamaan dengan gerakan yang tak pernah di duga sama sekali oleh musuh mereka yang terkejut sekali dengan gerakan bak kipas palem saja yang menepis mundur gerakan bayi hantu terhadap mereka.


Betzzzzzz...!!


Bayi hantu mengubah serangannya dengan satu gerakan mencengkeram dengan gigi yang tajam bagaikan duri -duri landak atau mata pisau kecil atau silet yang amat berbahaya bagi Li Xiao Feng dan kawan -kawannya.


Swinggg...!


Tetapi , Li Xiao Feng membuat gerakan yang luar biasa cepat sekali dengan jarinya mengeluarkan pedang api yang menebas habis bayi hantu itu hingga hancur tak tersisa lagi.


Crashhh..!!


Blaarr...!


Sesudah Li Xiao Feng menghancurkan musuh mereka yang terakhir di depan pintu masuk ke ruangan dalam graha rembulan musim semi kini Wu Lei menggunakan pedang merah membuka pintu dengan mudahnya.


Brakkkk...!


Dari depan pun mereka dapat melihat bayangan hitam yang mengurung seluruh ruangan yang tak dapat di lihat oleh sepasang mata manusia biasa sehingga tak ada seorang manusia yang tak mengetahui kehadiran makhluk dari alam lain menempati ruangan dalam istana di dunia manusia.


" Hmm..Ada suku siluman yang berasal dari alam siluman burung kenari merah yang sudah ratusan tahun tinggal di ruangan dalam istana manusia di dunia manusia..! " Kata Li Xiao Feng dengan memeluk kedua lengannya di pinggang nya.

__ADS_1


" Benar sekali siluman burung kenari merah juga ada siluman mimpi yang berasal dari arwah kumbang yang berbulu bintik -bintik kuning di dalam sana..! " Kata Xiao Hong mengerutkan dahi nya.


"Di sebabkan adanya pusaka alam siluman kecil itu ada di dalam istana ini..! " Kata Wu Lei yang mengendus adanya pusaka dari dunia siluman tingkat rendah bumi dan langit ada di dalam graha rembulan musim semi.


" Pusaka alam siluman kecil itu seperti apakah bentuknya..?" Tanya Wu Song tanpa menoleh ke Wu Lei.


" Pita pakaian Putri Siluman Ular Hitam laut Iblis rendah atau bros..! " Jawab Wu Lei yang rupanya mengetahui banyak hal tentang kerajaan kecil di dunia siluman ular dan sejenisnya.


" Tetapi, kenapa bros itu bisa berada di dalam istana manusia ? " Tanya Xiao Hong terkejut luar biasa mendengar informasi baru yang di dengar olehnya itu.


"Entahlah...! Maka itu harus menyelidikinya dan temukan dalang dari semua peristiwa aneh dan menyeramkan di graha rembulan musim semi di alam manusia ini..! " Jawab Li Xiao Feng yang tanpa ada rasa gentar sedikitpun di hatinya itu telah melangkah maju ke dalam ruangan istana graha rembulan musim semi dengan di ikuti oleh ketiga kawan -kawannya itu.


Mereka berada di dalam ruangan yang sangatlah gelap gulita sekali dengan adanya hawa yang amat dingin sekali dan mencekam dari suasana di dalam ruangan tersebut yang dapat di ketahui secara perasaan yang tajam oleh Li Xiao Feng dan kawan -kawannya.


Weerrrr...!


Begitu perasaan yang tajam Li Xiao Feng dan kawan -kawannya berreaksi terdengarlah suar kepakan sayap yang terbang dari sisi kanan mereka ke sisi kiri mereka secara bergantian.


Suara kepakan sayap terdengar ke arah lain lagi yakni ke arah belakang mereka dan menutupi pintu masuk ke ruangan dalam graha rembulan musim semi yang berada tepat di belakang Li Xiao Feng dan kawan -kawannya dengan amat kencang dan rapat.


Brakkk...!


Lalu desiran lain berasal dari sudut lantai batu di bawah kedua kaki mereka sehingga mereka pun bergerak cepat untuk melompat secara serentak untuk menghindari serangan gelap dari desiran lain itu.


Hap..!


Syuutt..!

__ADS_1


Wrrrrr..!


Secara gelap pula kepakan sayap dari belakang mereka telah menerjang mereka dengan sepak terjang yang amat membahayakan keselamatan mereka yang sedang melompat dari serangan desiran dari lantai tempat sepasang kaki mereka awalnya berada.


Syuttttzz..!


Wetzz..!


Dess....!


Li Xiao Feng dan kawan -kawannya melakukan gerakan jungkir balik secara serentak lalu ujung pakaian mereka bergerak menggibaskan dengan tepat ke arah kepakan itu sehingga terdengarlah suara berdegum kencang.


Bruakkk...!


Mereka dapat menemukan sosok wanita cantik yang tumbuh kedua sayap dan ekor seperti burung kenar warna merah sedang merayap di dinding untuk bangkit berdiri dan menghadapi mereka.


" Aih..Kalian sungguh tak tahu diri sekali dengan mengganggu ketenangan kami di istana graha musim semi...! " Kata Siluman Burung Kenari Merah dengan suara bercicitan yang mirip sekali seperti suara burung berkicau di pagi hari di alam manusia cuma bedanya adalah kalau suara burung biasa berkicau itu indah dan merdu di telinga tetapi burung jelmaan itu suara berkicau nya itu sangat menyakitkan telinga.


" Burung jelmaan yang tak layak untuk berbicara sombong di hadapanku seorang Li Xiao Feng Sang Kaisar Vampir Abadi di Sepanjang masa di seluruh alam semesta..! " Kata Li Xiao Feng yang mengeluarkan suara aslinya yang sangat dan amat lebih menakutkan seperti suara Sang Raja Akhirat saja.


Siluman Burung Kenari Merah terkesiap sekali mendengar pengakuan diri yang di lakukan Li Xiao Feng yang memberikan keterangan dirinya adalah Li Xiao Feng Sang Kaisar Vampir Abadi kepada Siluman Burung Kenari Merah itu.


" Emmmmm..Rupanya kamu si makhluk abadi yang sombong sekali yang menganggap dirinya yang paling hebat di seluruh alam semesta...! Uh tapi kali ini kau berhadapan dengan ku Wakil dari Kaisar Siluman Mimpi atau siluman kumbang yang amat perkasa dan terkenal di dunia para siluman serangga bersayap...! Maka, kau jangan pernah berharap dapat bersikap sombong lagi di hadapanku yang akan mengalahkanmu dan juga melenyapkanmu...! " Kata Siluman Kumbang di dinding dekat lukisan pegunungan yang amat asri namun sangat khas dengan suasana di dunia siluman yakni sangatlah angker sekali.


" Ummm..Seekor siluman yang suka bermimpi di siang hari tentang keinginan takabur nya untuk bisa mengalahkan dan melenyapkan Tuan Li..! Ugh, sungguh culas dan dungu sekali ya..!" Kata Wu Song dengan nada mengejek sekali kepada Siluman Kumbang yang melototinya itu dengan tatapan marah atas perkataannya itu.


" Setan alas berani kau menghinaku ? Apakah kau sudah bosan hidup lama di dunia..?! " Suara marah Siluman Kumbang kepada Wu Song.

__ADS_1


" Setan bau sampah perut jangan banyak bicara bualan belaka kepadaku..! Mari kita buktikan saja siapa antara kau dan aku yang akan lenyap dari dunia ini...?! "Balas Wu Song menyeringai sinis dan merendahkan Siluman Kumbang.


Bersambung..!


__ADS_2