
Ji Xian Hua melesat dengan secepat kilat untuk menghindari serangan dari Kaisar Iblis Nyamuk yang menyerangnya dengan bertubi-tubi hingga ia harus menggunakan sistem bunga es langit melalui tinjunya yang menghantam serangan dari musuhnya itu.
Bughh!
Blaaaar!
Tian Xin yang melihat serangan dari Kaisar Iblis Nyamuk mengarah kepada istrinya itu segera membalas serangan dengan sistem cahaya matahari yang menghancurkan Kaisar Iblis nyamuk dalam waktu singkat.
Duarrr!
Wu Lei membabat sejumlah besar pasukan dari siluman tingkat tinggi yang di hadapi nya dengan ilmu pedang merah yang menyambar-nyambar seluruh musuh yang mengeroyok dirinya itu.
Crakkkk!
Wu Song pun melakukan hal yang sama dalam menghabisi musuh yang menyerangnya dengan ganas sekali. Ia langsung menebas musuhnya dengan pedangnya yang bergerak lincah.
Whooshh!
Crakkk!
Xiao Hong menggunakan sistem pecut halilintar ungu menghantam hancur sejumlah pasukan siluman badak yang menyerangnya dari arah pintu masuk ke alam langit lapisan ke-enam.
Jeggerr!
Tian Xin melesat cepat dengan pedangnya yang menebas sejumlah besar musuh yang berani untuk mencoba menghalangi jalannya menuju ke alam langit lapisan ke-enam.
Crakkk!!!
Para pasukan Siluman dan iblis semakin besar dengan sejumlah senjata yang mereka miliki untuk menyerang Tian Xin dan rombongannya yang terus berusaha masuk ke alam langit lapisan ke-enam.
Whuuuuushhh!
Trang!
Trang!
__ADS_1
Trang!
Trang!
Pedang dan tombak saling mengadu kekuatan di tangan pemiliknya masing-masing sampai terjadi getaran yang hebat seperti gempa bumi yang nyaris melanda bumi.
Ji Xian Hua mengangkat tangan ke atas kepala nya lalu sekuntum bunga es langit menghantam pintu masuk ke alam langit lapisan ke-enam di depan para pasukan siluman dan iblis tingkat lima yang menghadang mereka.
Booomm!
Duarr!
" Argghhh....! " Teriakan sejumlah besar pasukan siluman dan iblis yang tewas oleh hantaman bunga es langit milik Ji Xian Hua.
Tian Xin yang melihat hasil kerja keras istrinya itu membuahkan hasil yang memuaskan hatinya. Maka ia langsung membantai pasukan siluman dan iblis tingkat empat yang menghadang jalan di depan matanya dengan tebasan pedang naga siluman.
Crakkkk!
Wu Lei dan Li Wei Shiang meleset cepat dengan pedang mereka menebas sejumlah besar Ketua siluman dan iblis tingkat tiga di depan mata mereka berdua.
Crakkkkk!
" Ya, kita harus mempersiapkan pasukan yang lebih tinggi daripada mereka untuk mencegah mereka masuk ke alam langit lapisan ke-enam dan bertemu dengan Kaisar Iblis langit lapisan ke-enam di istana langit lapisan ke-enam. " Kata salah satu dari tiga puluh jenderal pasukan siluman dan iblis tingkat dua yang berdiri di atas tembok kota alam langit lapisan ke-enam.
" Hmm, aku akan mencoba untuk menghadapi mereka dengan busur panah naga iblis tingkat dua milikku. " Kata salah satu dari tiga puluh jenderal pasukan siluman dan iblis tingkat dua yang telah mempersiapkan busur panah yang siap untuk membidik pasukan Tian Xin yang kini telah mendesak para pasukan siluman dan iblis tingkat lima, empat dan tiga.
Wuuunggg!
Werrrrr!
Sejumlah besar hujan panah menyerbu ke arah pasukan Tian Xin dengan kecepatan tinggi yang membuat Tian Xin langsung menggunakan sistem tangan langit yang membuat serbuan anak panah berbalik arah ke arah pemiliknya sendiri.
Whuuushh!
" Akhhh.. Gawat.. Dia membalikkan serangan anak panah ku...! " Pekik salah satu dari tiga puluh jenderal pasukan siluman dan iblis tingkat dua yang terkejut melihat Tian Xin menyerang balik dirinya.
__ADS_1
"Cepatlah kau gunakan perisai penghalau anak panah ku itu. " Kata salah satu dari tiga puluh jenderal pasukan siluman dan iblis tingkat dua yang wajahnya ketakutan dengan serangan dari Tian Xin.
" Iya, kau benar sekali.. " Kata salah satu dari tiga puluh jenderal pasukan siluman dan iblis tingkat dua yang menggunakan kekuatannya yang amat besar melalui pikirannya sendiri lalu muncullah serangkaian perisai penghalau anak panah yang melindungi mereka dari serangan maut dari Tian Xin.
Tetapi, dari arah lain telah muncul gelombang api dashyat yang menerjang mereka hingga tak ada seorangpun jenderal pasukan siluman dan iblis tingkat dua yang dapat menyelamatkan diri dari serangan maut yang berasal dari Li Xiao Feng yang telah gunakan ilmu api abadinya dari satu jentikan nya saja.
Brushhhhh!
" Arghhhhhhh!! " Teriakan kematian para jenderal pasukan siluman dan iblis tingkat dua yang telah di bakar habis oleh Li Xiao Feng yang telah tiba di alam langit lapisan ke-enam bersama dengan istrinya dan putranya.
" Guru.. "
" Ayahhh.. "
" Ayah mertua... "
" Tenanglah aku telah datang untuk membantu kalian untuk menghabisi musuh -musuh kita di seluruh alam langit ini. " Kata Li Xiao Feng yang tersenyum dengan sambutan hangat dari Tian Xin dan yang lainnya.
" Guru, bukankah Ibu Guru dan Adik masih kecil untuk bertempur melawan musuh kita?" Tanya Tian Xin yang mencemaskan keselamatan Ibu Guru dan adik seperguruannya yang belum usia genap dua tahun di alam bumi.
" Tian Xin, mereka bukanlah manusia biasa yang tak ada gunanya. Mereka adalah vampir abadi seperti ku yang berarti mereka sanggup untuk berperang melawan musuh bersama dengan kita semua. "Jawab Li Xiao Feng dengan suara tegas dan percaya dengan kemampuan istri dan putranya.
" Oh, baiklah Guru." Kata Tian Xin yang percaya pada Gurunya itu.
"Tian Xin gunakanlah ilmu pedang Pulau cincin api untuk membakar mereka semua yang masih kamu dan yang lainnya hadapi. " Kata Li Xiao Feng yang memberikan arahan kepada Tian Xin.
" Iya, Guru. " Kata Tian Xin yang segera mengikuti arahan Gurunya dengan telapak tangannya itu membuat lingkaran kecil yang memunculkan api yang berkobar-kobar membara yang kemudian di hempaskan ke arah para pasukan siluman dan iblis tingkat lima, empat dan tiga yang masih di hadapi olehnya dan teman-teman nya.
Brussshhhhh!
" Arghhhh!!!! "Pekik kematian para pasukan siluman dan iblis tingkat lima, empat dan tiga yang langsung habis di tangan Tian Xin.
Brrrr!
Mereka segera menemui Li Xiao Feng yang telah meminpin mereka menuju ke arah kota alam langit lapisan ke-enam yang berada di timur dari wilayah alam langit lapisan ke-enam.
__ADS_1
" Kota alam langit lapisan ke-enam di jaga ketat oleh para pasukan Iblis Burung Murai Perak dan Iblis Ular Putih yang telah menghadang jalan kita. " Kata Li Wei Shiang melihat adanya para pasukan musuh di ujung tempat yang akan di tuju oleh mereka.
Bersambung!