
" Selamat malam Raja Dewa Naga Merah Langit dan selamat datang di daerah kekuasaan ku yaitu desa siluman rumput yang berada di bagian timur desa siluman kelelawar. " Kata Roh siluman rumput dengan sikap sombong luar biasa kepada Wu Lei.
Wu Lei tidak mau melayani ocehan sombong dari roh siluman rumput yang telah menyekap roh asli putri Chao Yue melainkan Ia langsung saja menyerang musuhnya itu dengan pedang Merah.
Swushhh!
Roh siluman rumput menggerakan energinya yang sangat kuat karena ia berada di daerah kekuasaannya sendiri untuk menyerang Wu Lei yang menerjangnya dengan pedang Merah.
Sing!
Pedang Merah melesat ke arah yang berbeda dari keinginan Wu Lei yang menerjang ke arah roh siluman rumput dengan mengarah langsung ke tenggorokan roh siluman rumput.
Siluman rumput dengan senyuman keji nya itu menggunakan rumput -rumput yang ada di desa siluman rumput untuk menyerang Wu Lei di segala titik penting dari tubuh Wu Lei.
Wirrr!
Wu Lei dengan tangkas langsung menggunakan perisai Naga Merah langit untuk melindungi diri nya sendiri dari serangan maut dari musuh yang lihai itu.
Blash!
Cring!
Serangan maut dari roh siluman rumput telah berhasil di gagalkan olehnya sehingga ia segera membalas serangan musuh dengan pedangnya yang meluncur bebas menembus tubuh Roh siluman rumput hingga hancur.
Crash!
Blaar!
__ADS_1
Kemudian, Wu Lei membungkus roh asli putri Chao Yue dengan sisik nya yang merupakan salah satu bagian tubuh Naga Merah langit milik nya sendiri untuk roh asli putri Chao Yue dapat di lindungi olehnya.
" Kita kembali ke rumahmu. " Kata Wu Lei yang melesat ke arah rumah kediaman Menteri Tata Usaha Kekaisaran Ching setelah Ia membunuh musuh dengan cerdas sekali.
*****
Di alam hujan dan petir alam semesta.
Tian Xin yang sedang melatih kemampuan diri nya itu telah berhasil menguasai sistem hujan dan petir alam semesta melalui proses latihan nya itu selama empat puluh sembilan hari di alam hujan dan petir alam semesta.
" Yang mulia, selamat anda telah menguasai sistem hujan dan petir alam semesta dengan sempurna. " Kata Dewa hujan dan petir alam semesta dengan nada hormat kepada Tian Xin.
" Kolam bunga teratai di alam hujan dan petir alam semesta sangatlah cocok untuk aku melatih segala kemampuan ku untuk aku bisa menyelesaikan misi ku. " Kata Tian Xin yang kini telah keluar dari kolam bunga teratai di alam hujan dan petir alam semesta.
" Kakak Xin, sudah waktunya untuk kita pergi dari alam hujan dan petir alam semesta agar kita bisa menembus ruang dan waktu yaitu kita akan pergi ke Kekaisaran Ching untuk menjumpai Guru Li Xiao Feng di sana." Kata Xian Mei Hua Dewi Bunga Persik Langit yang kini telah menjadi kekasih dari Tian Xin
Brrrr!
Angin kencang dan halus menyelimuti diri Tian Xin dan Xian Mei Hua yang melompat terjun ke bumi Kekaisaran Ching sebagai tujuan utama mereka.
Namun, gelombang daun yang meluncur dari alam daun obat alam semesta melintas di antara mereka sehingga arah yang mereka tuju itu tidak dapat mereka temukan.
Bruak!
" Alam apakah ini yang telah menyesatkan jalan kita menuju ke Kekaisaran Ching?" Tanya Xian Mei Hua kepada Tian Xin yang berada di sisi kanannya begitu mereka menginjak tanah dari alam yang berbeda dengan alam yang mereka tuju.
Tian Xin mengamati alam yang mereka datangi dengan ketajaman indera perasa nya lalu Ia menyadari bahwa alam yang mereka datangi adalah alam deru Samsara.
__ADS_1
" Roda reinkarnasi abadi." Kata Tian Xin yang segera mengerahkan sistem mengendalikan roda reinkarnasi abadi untuk Ia dan Xian Mei Hua tidak masuk ke ruang dan waktu kehidupan lain.
Dari tubuh Tian Xin keluarlah cahaya keemasan yang menghentikan roda reinkarnasi abadi secara tepat sekali lalu Tian Xin mengajak Xian Mei Hua meluncur keluar dari alam deru Samsara.
Brrr!
Mereka kembali ke jalan yang benar untuk misi mereka tercapai dengan sempurna. Mereka pun turun di sebuah istana yang tak lain adalah salah satu dari istana Kekaisaran Ching.
"Ayahanda, pokoknya aku tak mau menikah dengan pria pilihan mu itu..! " Kata seorang gadis dengan nada manja yang berjalan masuk ke dalam kamar.
Pintu kamar terbuka lalu Xian Mei Hua masuk ke raga Putri kesayangan Kaisar Ching yang sangat cantik luarbiasa namun bagi Tian Xin sama sekali tidak sebanding dengan kecantikan Xian Mei Hua yang dapat di lihat aslinya oleh Tian Xin.
" Putri Ming Ming nama gadis yang tubuhnya kau masukin, Adik Hua. " Kata Tian Xin yang meraih jemari Xian Mei Hua dengan lembut.
" Aku tak tahu kenapa raga Putri Ming Ming bisa menarik ku masuk sehingga aku dapat memakai raga nya untuk mencari tahu musuh -musuh licik kita berada di dalam istana Kekaisaran Ching. " Kata Xian Mei Hua yang mendekatkan dirinya kepada Tian Xin yang merangkulnya dan juga menciumnya dengan mesra.
Pintu kamar terbuka lagi untuk seorang pria yang tangannya menggenggam tangan Putri Ming Ming dengan kecemasan yang tak dapat di sembunyikan dari raut wajahnya.
" Tuan Putri Ming Ming, anda harus mencegah Kaisar Ching untuk menjodohkan aku dengan putrinya yang lain karena aku mencintaimu. " Kata pria itu dengan nada memelas kepada Putri Ming Ming.
"Yang Shen Li, aku sudah berusaha dengan amat keras membantu mu tetapi Ayahanda malah merencanakan untuk menjodohkan aku dengan putra kerabatnya di luar Kekaisaran Ching. " Kata Putri Ming Ming dengan wajah sedih sekali.
" Lalu bagaimana dengan kita yang sudah lama saling mencintai satu sama lainnya sejak kita remaja? " Tanya Yang Shen Li pria yang menjadi kekasihnya Putri Ming Ming tetapi hubungan asmara mereka di larang oleh Kaisar Ching.
" Tak ada cara lain lagi selain kita harus kabur dari istana Kekaisaran Ching di hati pernikahan mu dengan Putri Yu Liang putri dari bangsawan Yu agar kita bisa selalu bersama-sama untuk selamanya. " Jawab Putri Ming Ming yang telah menjadi dirinya sendiri karena Tian Xin telah menarik keluar Xian Mei Hua dari raga Putri Ming Ming usai mendengarkan percakapan antara Putri Ming Ming dengan Yang Shen Li.
" Biarkan saja mereka menjalani kehidupan yang harus mereka rasakan dan alami sebagai manusia di dunia Kekaisaran Ching. Dan, aku tak mau kamu terperangkap di raga Putri Ming Ming yang akan di sentuh oleh Yang Shen Li. " Kata Tian Xin yang memberikan alasannya kepada Xian Mei Hua yang di keluarkan nya dari raga Putri Ming Ming.
__ADS_1
Bersambung!