Pendekar Naga Siluman

Pendekar Naga Siluman
Hutan Iblis Di Dunia Iblis Bumi Bagian 2.


__ADS_3

Sesudah Xiao Hong mengalahkan Iblis embun Iblis. Kali ini adalah giliran Wu Song yang harus menghadapi Iblis kijang ungu yang merupakan salah satu dari sekian banyaknya Iblis pengikut setia dari Kaisar Iblis Bumi.


Wu Song menggerakkan pedangnya yang amat tajam untuk menyerang senjata yang di miliki oleh Iblis kijang ungu yang adalah gergaji yang amat besar dan berbahaya bagi keselamatannya itu.


Trang!


Trang!


Trang!


Trang!


Pedang di tangan Wu Song menerjang ke segala arah gergaji besar yang di gunakan oleh Iblis kijang ungu untuk membabat habis dirinya itu. Ia harus memainkan pedangnya selincah mungkin.


Trang!


Trang!


Trang!


Trang!


Trang!


Wu Song juga menggunakan sistem awan Naga biru yang melindungi tubuhnya dari serangannya sinar ungu yang terpancar dari sekeliling tubuh Iblis kijang ungu.


Wushhhhhh!


Gerakan keduanya sangat lincah sekali sehingga tubuh mereka terbungkus oleh sinar biru dan ungu di sekitar mereka yang membuat para pengamat jalannya pertandingan mereka dapat mengagumi kehebatan yang mereka miliki.


Trang!


Trang!


Trang!


Trang!


Trang!


Trang!


Benturan pedang biru dan gergaji ungu sungguh menarik untuk disimak secara cermat oleh tiap orang yang melihat pertarungan mereka berdua namun setiap orang juga berdebar kencang di saat bersamaan karena pertarungan sangatlah menegangkan sekali.


" Wu Song, kamu harus berhati-hati dalam hadapi Iblis kijang ungu yang memiliki pancaran sinar ungu yang dapat menyerap energi mu. " Kata Li Xiao Feng melalui pikirannya untuk bantu Wu Song untuk memenangkan pertandingan atau pertarungan yang menegangkan itu.


" Ya, Guru Li. Terimakasih atas saranmu. " Kata Wu Song melalui pikirannya juga seraya terus menerjang musuhnya itu.


Trang!


Trang!


Trang!

__ADS_1


Trang!


Trang!


Pedang biru bergerak ke arah samping kanan si Iblis kijang ungu yang cepat menggerakkan gergaji ungu nya ke arah sampingnya untuk ia bisa melindungi dirinya dari serangan maut dari musuhnya itu.


Wuuutzzzz!


Trang!


Trang!


Trang!


Trang!


Trang!


Wu Song menggerakkan kakinya ke arah atas bahu musuhnya secara tiba-tiba sehingga Iblis kijang ungu tak dapat menduga serangannya itu dan Ia berhasil mematahkan tulang pundak kiri musuhnya.


Duk!


Kretek!


" Aughh...! Bedebah kauuu..! " Hardik Iblis kijang ungu yang kesakitan pada pundak kirinya itu lalu menyerang Wu Song dengan tanduknya yang panjang bak gergaji ungu nya saja.


Swoooshhhh..!


Crash!


Desss!


Blaar!


Roh Iblis kijang ungu melesat keluar dari raga nya yang kemudian menerjang Wu Song dengan kecepatan tinggi sampai Wu Song harus cepat melesat ke arah lain untuk menghindari musuh yang sudah nekad untuk mati bersama dengan dirinya.


Swoooshhh!


Roh kijang ungu kehilangan musuhnya yang tahu -tahu telah berada di atasnya dan sebuah sinar biru menghancurkannya hingga tak tersisa lagi.


Blaar!


" Bajingan kau Wu Song lawanmu adalah Aku Iblis musang emas..! " Seruan Iblis lain telah menyadarkannya akan kedatangan musuhnya yang lain.


" Wu Song, mundurlah. Biarkan aku Wu Lei yang akan menghadapinya...! " Kata Wu Lei sang Raja Dewa Naga Merah telah meraihnya dan telah menaruhnya di kelompok Tian Xin.


Swuuushhh!


Terjangan warna merah membuat Iblis musang emas terkecoh sesaat sebelum Ia menyadari bahwa musuh barunya telah hadir di hadapannya dengan sikap gagah perkasa.


" Ternyata kamu yang akan menghadapi aku...! Baiklah, kamu terimalah saja kematian mu itu di tanganku...! " Kata Iblis musang emas kepada Wu Lei yang telah mengayunkan pedang merah di tangan kanan.


" Baik, kamu jangan banyak bicara lagi..! Marilah kita buktikan saja siapa di antara kamu atau aku yang akan mati di ujung pedang ku ini...!!!! " Balas Wu Lei yang langsung menerjang musuh dengan sinar merah pada pedangnya yang telah maju lebih dahulu menghadapi senjata lawan.

__ADS_1


Wutttz!


Trang!


Iblis musang emas menggunakan senjata pensil untuk menghadapi pedang merah Wu Lei yang sangat indah dan berbahaya itu namun senjata di tangan Iblis musang emas bukanlah senjata yang lemah.


Cring!


Sinar merah beradu dengan sinar putih di udara sehingga keduanya terkejut dengan kemampuan mereka yang ternyata adalah seimbang dan hal ini sangatlah sulit untuk menentukan siapa yang akan keluar sebagai pemenangnya atau siapa yang akan kalah.


Wussshh!


Pedang merah melesat dan meliuk-liuk di antara sinar pencil yang lincah itu di udara di samping Wu Lei yang menghadapi musuhnya dengan telapak tangannya mengandung hawa awan panas Naga merah langit.


Wuuuttt....!!


Iblis musang emas yang tak mau dirinya celaka di tangan musuhnya itu telah mengerahkan ilmu tapak musang emas yang dashyat yang dapat menggetarkan langit dan bumi hutan Iblis di dunia Iblis bumi.


Plakkk!


Dessss!


Mereka berdua terpental di kedua sisi yang berlainan sebelum kembali menyerang dengan lebih dashyat lagi sehingga pedang merah dan pencil bergerak dengan sesuai pemiliknya masing-masing.


Wuuutttzzzz!


Wu Lei yang cerdas segera mengubah cara untuk menghadapi lawannya itu dengan ilmu lainnya yang di miliki olehnya itu yaitu ilmu bunga Naga merah langit yang membuat tubuh nya terbungkus sinar merah langit.


Blaasshh!


" Heii..!" Pekik Iblis musang emas yang tak pernah menduga bahwa musuhnya mengubah serangannya dengan cara lain yaitu menerjang dari sisi bawahnya sehingga ia harus melompati awan langit di dunia Iblis bumi untuk melindungi dirinya itu.


Tetapi, Wu Lei telah berubah menjadi seekor naga merah langit yang melesat bak api saja yang menebasnya hingga tak tersisa lagi dan jatuhlah tubuhnya dengan pecahan raganya yang terpisah- pisah itu.


Crassh!


" Aaaghhhh..! " Pekik kesakitan dari Iblis musang emas yang telah terpotong -potong oleh Wu Lei.


Rohnya melesat ke arah Wu Lei dengan roh senjatanya yang ingin menghabisi pedang merah langit dan pemiliknya, tetapi Wu Lei dan pedang merah langit dengan cekatan telah lebih dahulu menebasnya dengan sistem Raja Dewa Naga Merah Langit.


Swoosh!


Crash!


Blaaar!


" Berengsek kau Wu Lei lihatlah pembalasan ku iniii..! " Hardik Ratu Iblis singa ungu yang telah melesat untuk menghadapi Wu Lei.


" Kak Lei, sekarang giliran aku untuk maju bukan kamu..! " Kata Li Wei Shiang putri Li Xiao Feng telah meluncur di sampingnya dengan sikapnya yang manja sekali.


" Baiklah, hati -hatilah ya sayangku. " Kata Wu Lei dengan nada lembut kepada Li Wei Shiang putri dari Li Xiao Feng itu sebelum mundur ke arah kelompok Tian Xin untuk membiarkan kekasih hatinya menghadapi lawan yang selanjutnya dari para pasukan hutan Iblis di dunia Iblis bumi.


Bersambung!

__ADS_1


__ADS_2