Pendekar Naga Siluman

Pendekar Naga Siluman
Gelombang Asa...


__ADS_3

"Wu Lei..Kau jaga Li Wei Shiang untuk sementara waktu sampai Aku berhasil menyelamatkan jiwa Putri Chao Ying yang nyaris di sedot oleh Arwah Siluman Kuda Nil yang berada di dalam ruangan sunyi dan suram ini." Kata Li Xiao Feng yang kini menyerahkan Li Wei Shiang di dalam wujud baru nya di raga seorang bayi perempuan milik Putri Chao Ying dan Pangeran Ketiga dari Kaisar Ching yang bernama Hu Fan.


" Iya ,Tuan Li." Jawab Wu Lei segera mengambil Li Wei Shiang dari gendongan Li Xiao Feng.


Li Xiao Feng menghampiri wanita muda yang kini sedang pingsan akibat kehabisan darah usai melahirkan secara mendadak melalui Li Xiao Feng membelah perutnya.


Li Xiao Feng mengobati perut wanita itu dengan ilmu memulihkan kembali raga yang rusak dan tak terpakai melalui pil bunga kehidupan yang di milikinya dari taman surgawi Langit yang pernah di kunjunginya itu untuk sekadar bermain -main saja.


Tiga tetes air pil bunga kehidupan yang di tuang oleh Li Xiao Feng dari botol keramik kecil milik nya yang berwarna merah tua ke perut wanita itu yang lambat laun kembali pulih dan seperti sedia kala.


"Putri Chao Ying...Hisaplah daun kehidupan yang ku taruh di bibir dan mulutmu secara perlahan -lahan agar jiwa mu kembali ke raga mu.." Kata Li Xiao Feng dengan nada berwibawa sekali telah memberikan arahan kepada Putri Chao Ying.


Putri Chao Ying merespon Li Xiao Feng karena di bantu oleh Putri Liu Yu Yan yang memegangi tubuh Putri Chao Ying yang di taruh kepalanya itu di bahunya agar mempermudah Li Xiao Feng memberikan daun kehidupan kepada Putri Chao Ying.


" Kau jagalah Ia sampai Ia sadar kembali.." Kata Li Xiao Feng yang memberikan perintah kepada Putri Liu Yu Yan dengan nada serius.


"Baiklah,Kak Feng." Sahut Putri Liu Yu Yan nada sigap kepada Li Xiao Feng.


Li Xiao Feng berdiri dengan tangannya memberi kode kepada Wu Song dan Xiao Hong untuk berdiri di dekat Wu Lei yang menjaga Li Wei Shiang dan Putri Liu Yu Yan yang menjaga Putri Chao Ying.


Kemudian,Li Xiao Feng mengedarkan tatapan matanya yang sangat tajam ke seluruh ruangan Istana paling sunyi dan suram itu untuk dirinya bisa menemukan musuh yang bersembunyi di dalam ruangan tersebut melalui ilmu menutup diri.


"Ilmu membuka diri..." Kata Li Xiao Feng yang tersenyum geli dengan nama ilmu yang telah di ciptakan oleh Arwah Siluman Kuda Nil yang ingin kabur darinya.


Bruakk..!

__ADS_1


"Aduduhhh...Sakitt...! "Pekik Arwah Siluman Kuda Nil yang tersungkur dari tempatnya bersembunyi di balik tirai kotor di ruangan dalam Istana yang paling sunyi dan suram itu.


Arwah Siluman Kuda Nil melihat Li Xiao Feng di hadapannya sedang menatapnya dengan kepala tertunduk lalu Ia memekik kesakitan saat Li Xiao Feng membakarnya dengan tatapan mata api sakti milik Li Xiao Feng.


Brushhh..!!


"Sekarang Aku harus cari penyamar berengsek itu untuk ku singkirkan jauh -jauh dari Istana ini terutama dari putriku dan juga sebagai hukuman yang harus di terima olehnya dariku karena Ia sudah berani mencelakakan manusia yang telah mengandung putriku untuk reinkarnasi barunya." Kata Li Xiao Feng yang melesat keluar dari ruang itu lalu menuju ke sebuah Istana yang berbentuk trapesium di bagian barat daya dari Istana Ching.


Brrrr...!!!


Di Istana itu terdapat hawa yang sangat muram dan penuh kegelapan yang mendatangkan rasa kesepian yang tiada tara bagi setiap penghuni di Istana Pangeran Ketiga Kaisar Ching.


Li Xiao Feng mengangkat tangannya ke depan lalu seberkas kekuatan sinar keperakan telah meluncur dari telapak tangan Li Xiao Feng ke arah bangunan Istana bentuk trapesium itu.


Bangunan itu runtuh oleh ilmu pedang perak sakti milik Li Xiao Feng sampai muncullah pria berwajah badak yang menerjang maju ke arah Li Xiao Feng dengan gerakan menyeruduk.


Grrrrr...!


Li Xiao Feng dengan sikap tenang menangkap kepalanya lalu meledaklah kepala dari pria wajah badak itu sampai menjadi puing -puing yang kini di lenyapkan oleh Li Xiao Feng dengan api suci.


Brushh..!!


"Kau keluarlah dan hadapilah diriku..! " Kata Li Xiao Feng menemukan sosok pria kemayu yang berpenampilan layaknya seorang pemuda yang sangat berkelas tinggi di hadapannya.


"Hu Fan...!"

__ADS_1


" Betul sekali Aku Hu Fan.." Jawab Pria itu nada selembut para wanita saja.


" Kau lepaskan cahaya sinar Iblis dari wajahmu yang kau dapatkan dari benda pipih di tangan kananmu itu yang merupakan gigi taring milik Raja Iblis Badak Hitam yang merupakan anak buah dari Kaisar Iblis Dunia Atas yang ingin kau terjatuh ke lubang kesengsaraan dunia." Kata Li Xiao Feng dengan sabar menasehati Hu Fan.


" Tidak..Tanpa aura yang kuat ini diriku bukanlah apa -apa di bandingkan dengan calon adik ku yang berada di dalam kandungan Ibu Selir Miao yang menjadi Istri Kesayangan Ayahanda Kaisar Ku.." Kata Hu Fan menolak untuk mendengarkan nasehat Li Xiao Feng.


"Baiklah..Jika itu keputusanmu..Maka janganlah kau salahkan siapapun di Istana ini kalau Ayah mu sudah mendengar dan mengetahui siasat busuk mu untuk menggulingkan tahta -Nya." Kata Li Xiao Feng dengan nada serius yang amat mengejutkan Hu Fan yang segera menengok ke segala arah Istana -Nya dan menemukan Kaisar Ching yang datang bersama dengan rombongan telah berdiri di halaman utama Istana -Nya.


" Ayah....!" Kata Hu Fan kaget sekali.


"Anak durhaka kauuu..! Aku sudah mendengar semua perkataan dari Tuan Menteri Tata Usaha Ku yang bicara kepadamu saat ini..!" Suara yang di keluarkan oleh Kaisar Ching adalah nada yang penuh kemurkaan sekali terhadap Hu Fan.


" Dia..Dia bukan Tuan Menteri Tata Usaha- Anda. Dia orang lain..!" Kata Hu Fan yang menjadi amat heran dengan Ayahanda -Nya yang mengira pria yang di hadapannya itu adalah sahabat terbaik dari Ayahanda -Nya yang menjadi Menteri Tata Usaha dengan nama Chen Xiao Feng.


"Diam kau ! Kau sudah salah juga masih saja mengelak dari kesalahanmu yang amat fatal itu.. Aku akan menghukum mu sesuai hukum yang berlaku di Istana Kekaisaran Ching..!" Hardik Sang Kaisar Ching dengan suara marah besar sekali kepada putra ketiga nya itu.


Hu Fan segera bersujud kepada Kaisar Ching di hadapannya dengan maksud untuk meminta ampunan dari amarah Sang Kaisar Ching tetapi sinar iblis di wajahnya itu malah menyerang diri Kaisar Ching yang nyaris celaka olehnya.


Jika ,Li Xiao Feng tidak cepat mengibaskan dua jarinya dari lubang baju panjangnya ke arah Hu Fan yang membuat Hu Fan tersungkur di tanah dalam keadaan tak lagi bernyawa.


Bruakk..!!


"Yang Mulia..Anda tidak apa-apa?" Tanya para rombongan Kaisar Ching dengan nada cemas.


Bersambung..!!

__ADS_1


__ADS_2