
Li Xiao Feng menyipitkan kedua matanya untuk mengamati matahari yang tempatnya salah bagi pengamatannya.Ia mengambil busur panah yang di gantungnya di tiang tempat tidur.
Lalu Li Xiao Feng membidikkan panah langsung mengarah ke matahari yang berkedip -kedip dan mengeluarkan darah merah yang mengguyur bumi Ibukota Kekaisaran Tang Agung.
" Sialan ini pasti kerjaan Siluman gila yang baru saja berhasil mengubah wujud menjadi seorang manusia berkemampuan khusus." Kata Li Xiao Feng yang melesat bak sinar putih menerjang ke arah matahari.
Matahari seketika itu meredup menjadi gerhana matahari yang sangat gelap dan sejumlah tangan dan kaki muncul dari matahari itu menyerang Li Xiao Feng.
Wushhh...!!
Wutzz..!!
Wutzz...!!
Gerakan tangan dan kaki matahari yang mengarah ke Li Xiao Feng telah di tarik dan di ikat menjadi satu oleh Li Xiao Feng secara ajaib sampai wajah asli Siluman yang menyamar sebagai matahari berubah kebentuk aslinya.
Blash..!
" Kyaaaa...Ampunkan Aku...!" Jeritan Siluman itu yang berbentuk burung gagak ekor lima warna -warni.
" Cih , Aku tak pernah memaafkan Siluman yang sudah mengganggu ketenangan ku di pagi hari ku di Istana Kekaisaran Tang Agung ku..!" Hardik Li Xiao Feng yang menarik lepas kepala dan tubuh Siluman burung gagal ekor lima warna -warni dan menghancurkannya hingga menjadi debu yang di lenyapkan oleh Ilmu telapak api suci nya.
Kresss..!!
Blaar...!!
Darah yang menguyur Ibukota Kekaisaran Tang Agung menghilang seketika itu juga dan matahari pun muncul dari timur dengan normal serta Dewa Matahari juga menampakkan dirinya di hadapan Li Xiao Feng.
__ADS_1
" Selamat pagi , Tuan Besar Li. Saya mengucapkan terimakasih atas pertolongan Anda yang telah mengembalikan ku ke tempat ku semula seperti biasanya Aku bekerja di pagi hari untuk sinari bumi hingga sore hari menjelang malam dan Aku di gantikan oleh Dewi Rembulan sesuai dengan peraturan Alam semesta." Kata Dewa Matahari di hadapan Li Xiao Feng.
" Baguslah ,kau sadar akan tugasmu.Jika tidak kau akan ku makan habis." Kata Li Xiao Feng nada mengancam yang mengkerutkan Dewa Matahari.
" I..Iya..Tuan Besar Li..Tolong Anda jangan makan Saya..Disana ada ikan hiu yang sudah menanti untuk di santap oleh Anda." Kata Dewa Matahari merangkapkan kedua tangan kepada Li Xiao Feng dengan wajah pucat ketakutan akan ancaman Li Xiao Feng.
" Lautan apakah di barat Ibukota Kekaisaran Tang Agung yang tak terlihat di peta negeri Tang Agung ini ? " Tanya Li Xiao Feng menunjuk ke arah lautan yang berwarna kerlap -kerlip.
" Lautan milik Dewi Candra ,Yang Mulia." Jawab Dewa Matahari segera menjawabnya.
" Dewi Candra ? Aku belum pernah mendengarnya selama hidupku." Kata Li Xiao Feng memegangi dagunya dengan telunjuknya yang pucat.
" Anda hidup selamanya tak mungkin tak kenal Dewi Chandra..?!" Ucap Dewa Matahari dengan nada heran kepada Li Xiao Feng.
Li Xiao Feng menggunakan jubah luarnya yang warna putih memukul kepala Dewa Matahari yang langsung peyok sebelah oleh tamparan jubah luar Li Xiao Feng.
" Aduduhhhh...Kepala ku miring sebelah...!" Jerit Dewa Matahari memegangi kepalanya supaya tak jatuh ke bumi.
" Siapa suruh kau memujiku panjang usia ku yang sangat terlalu panjang selamanya ?" Tanya Li Xiao Feng jengkel kepada Dewa Matahari.
" Kau di takdirkan untuk manusia Abadi sepanjang masa sampai misi mu selesai di dunia fana ini dan kau harus membahagiakan dirimu juga." Kata Dewa Matahari akhirnya bisa mengembalikan posisi kepalanya dengan benar.
"Hei ,apakah kau melihat sosok halus yang masuk ke kamar ku pada tengah malam kemarin ?" Tanya Li Xiao Feng kepada Dewa Matahari seraya dirinya melesat ke arah lautan kerlap -kerlip karena Li Xiao Feng penasaran dengan Dewi Chandra Sang penghuni lautan kerlap -kerlip di barat Ibukota Kekaisaran Tang Agung.
Brrrrr..!!
" Iya ,dia roh saudara mu yang terbunuh oleh dua sosok mutan tingkat lima bumi bawah yang jadi anak buah musuh bebuyutan Li Bing Han yang di tugaskan untuk membunuh mu dalam bentuk raga Kaisar Tang Ming Huan." Jawab Dewa Matahari yang sinarnya mengikuti melesatnya Li Xiao Feng.
__ADS_1
" Jangan menyorotku begitu terang ,aku bisa silau dan terbakar oleh panasnya dirimu." Kata Li Xiao Feng yang segera mengangkat lengan bajunya di wajahnya.
" Kau bisa memakan ku tanpa kepanasan tapi kau takut wajah tampan mu ternoda hitam oleh sinar ku." Kata Dewa Matahari memutar bola matanya.
" Wajah ku adalah modal utama ku di dunia fana ini sebagai pria paling tampan di seluruh Alam semesta." Kata Li Xiao Feng menyombongkan diri dengan tersenyum -senyum bangga dengan wajah tampannya itu.
" Astaga ,kau makhluk abadi paling terkenal akan kesombongan wajah ,tubuh dan kemampuanmu yang tiada tara di dunia ini." Kata Dewi Chandra tiba -tiba muncul di atas permukaan lautan kerlap -kerlip untuk menyambut kedatangan Li Xiao Feng yang sudah di ketahuinya sebagai Penguasa di Kekaisaran Tang Agung.
" Jadi kau inikah Dewi Chandra yang dikatakan si Dewa Matahari ? " Tanya Li Xiao Feng yang sudah mengobrak -abrik lautan kerlap -kerlip dengan Li Xiao Feng menyantap darah ikan hiu pilihannya sendiri.
" Iya..Aku Dewi Chandra.Hei Kau jangan habiskan penghuni laut ku tanpa izinku ?!" Tegur Dewi Chandra yang segera menghampiri Li Xiao Feng di dasar lautan nya sendiri.
" Aku cuma minum darah ikan hiu satu ekor saja sudah sangat cukup untuk ku bertahan hidup dari rasa dahaga akut yang menjadi kelemahanku dari semenjak diriku menjadi Vampir tampan seumur hidupku." Kata Li Xiao Feng meminta saputangan Dewi Chandra untuk membasuh mulutnya yang berlumuran darah ikan hiu.
" Saputangan ku ?"
" Pinjam ,nanti ku kembalikan saputanganmu usai ku cuci bersih." Kata Li Xiao Feng seenaknya saja.
" Tak perlu kau kembalikan saputanganku asalkan kau menjadi milik ku ," Kata Dewi Chandra yang terpesona dengan kegagahan dan ketampanan Li Xiao Feng dan langsung jatuh cinta kepada pria abadi itu.
" Kau bicara apa ,Dewi Chandra? Apakah kamu ini sudah setengah normal ? " Tanya Li Xiao Feng nada menyindir halus kepada Dewi Chandra.
" Ah ,tidak.Aku tak bicara apa -apa. Aku masih normal kok ,tidak seperti yang kau pikirkan di otak mu itu." Jawab Dewi Chandra merona malu di cap setengah normal oleh Li Xiao Feng.
" Baiklah ,terimakasih.Aku harus segera kembali ke Istana Kekaisaran Tang Agung menjadi seorang manusia biasa..Ah ,aku belum terbiasa dengan makanan dan minuman mereka yang bagi ku membuat ku mual karena aromanya yang amat menyengat dan air putih nya itu bau aroma besi." Kata Li Xiao Feng melambaikan tangannya lalu melesat kembali ke Istana Kekaisaran Tang Agung dengan kecepatan yang sangat tinggi.
Wussss...!!
__ADS_1
Bersambung..!!