
Wu Song yang mendengar suara raungan yang di duga sebagai raungan pedang naga siluman yang meminta untuk di bebaskan dari tempat kurungan pedang sakti itu tersentak.
" Aku harus mengabarkan hal ini kepada Yang Mulia Kaisar Langit Tian Xin dan Tuan besar Li Xiao Feng di Kekaisaran Ching..! " Kata Wu Song yang segera pamit kepada sepasang Dewa dan Dewi pegunungan Hui untuk pergi Kekaisaran Ching.
" Sampai jumpa di lain kesempatan untuk mu, Kawan..! " Kata Wu Song melambaikan tangan kepada kedua orang sahabatnya itu.
Wushhhhhhh!
Xiao Hong yang membawa pergi arwah Putri Wei Li dari Istana Kekaisaran Hui untuk di bawa ke Istana Kekaisaran Ching atas perintah dari Wu Song itu bertemu dengan rintangan yang telah menghadang perjalanan Xiao Hong menuju ke Kekaisaran Ching.
" Kenapa bisa muncul rawa di tengah-tengah jalan..? " Tanya Xiao Hong yang terkejut dengan munculnya rawa yang sangat lebar dan penuh lumpur di tengah jalan.
" Nona Xiao..Lihat dari air rawa itu bermunculan belatung yang merayap dari airnya ke daratan..!" Kata Putri Wei Li yang melihat sejumlah belatung merayap keluar dari air rawa dengan jumlah yang menjijikkan.
" Iiiihhhhhh! Sungguh menjijikkan sekali..! " Kata Xiao Hong bergidik melihat belatung -belatung itu berkumpul menjadi satu lalu sosok wanita yang tubuhnya berwarna kecoklatan dan wajah mirip kelabang itu telah hadir di hadapan Xiao Hong dan Putri Wei Li.
" Selamat datang di daerah kekuasaan ku...! Aku penguasa Rawa Belatung...! " Kata Siluman Rawa Belatung dengan tatapan mata liar dan ganas kepada Xiao Hong dan Putri Wei Li.
" I.. Iya.. Kau bukan menyambut kedatangan kami yang tidak sengaja tersesat di daerah mu melainkan kamu memang menginginkan kami terjebak di daerah mu..! " Kata Xiao Hong yang telah merasakan bahaya yang akan datang kepadanya dan Putri Wei Li.
Siluman Rawa Belatung menyeringai dengan sinis dan kejam kepada mereka berdua sampai keduanya menggigil ngeri dengan jari -jarinya di kedua tangan Siluman Rawa Belatung yang semua jarinya itu penuh cacing yang meliuk-liuk dengan menjijikkan.
" Kau sungguh cerdas bisa mengetahui taktik ku yang ingin membunuh kekasih dari Raja Dewa Naga Biru yang telah membunuh keluarga ku di Kekaisaran Hui..! " Kata Siluman Rawa Belatung yang menggunakan jari -jarinya yang penuh anak belatung menyerang Xiao Hong dan Putri Wei Li.
Werr, wer, wer..!!
Xiao Hong dengan cepat menggunakan sabuk sutra memukul sejumlah anak belatung yang di jadikan sebagai senjata Siluman Rawa Belatung untuk membunuhnya dan Putri Wei Li.
Tarr, tar, tar..!
__ADS_1
Sejumlah anak belatung beterbangan ke segala penjuru tanah di depan Rawa belatung lalu mereka mengubah diri mereka menjadi pasukan siluman Rawa belatung yang menyerang secara serentak ke arah Xiao Hong.
Wush, wush, wush..!
Xiao Hong mengayunkan sabuk sutra yang telah menyerang sejumlah pasukan Siluman Rawa Belatung dengan sangat hebat dan gesit sekali sehingga pasukan siluman Rawa belatung ada yang sebagian tewas terkena serangannya.
Tar, tar, tar....!
Blaar!
Putri Wei Li yang hanya sosok arwah manusia biasa merasa kebingungan dan ketakutan melihat sejumlah belatung menyerang gadis cantik yang berusaha untuk menyelamatkannya dari Raja siluman kelabang perak yang ingin melenyapkan dirinya.
" Aaahhhh..! Tolong jangan membunuh aku..! Aku hanya sosok manusia biasa yang tidak tahu menahu apa yang terjadi dengan urusan kalian yang berbeda dengan ku..?! " Kata Putri Wei Li yang memohon untuk dirinya tak di bunuh oleh para pasukan siluman Rawa belatung yang telah mendekati dirinya.
" Kau tetap harus musnah untuk rahasia kami bisa terjaga untuk selamanya..! " Kata para pasukan siluman Rawa belatung yang mendekati Putri Wei Li dengan lidah yang penuh belatung yang berkeliaran di sekeliling mulut mereka.
Xiao Hong yang sedang bertarung melawan para pasukan siluman Rawa belatung yang jumlahnya sekitar ratusan belatung tak dapat menolong Putri Wei Li yang di lihatnya dari ekor matanya dalam keadaan berbahaya.
Tar, tar, tar..!
Namun, di saat genting bagi Putri Wei Li tiba-tiba sebuah pedang sinar biru melesat di antara para pasukan siluman Rawa belatung yang sudah ingin membunuh Putri Wei Li telah membabat habis sejumlah belatung yang melayang ke arah Putri Wei Li.
Swooosh, swoosh, crash...!
" Kurang ajar..! Makhluk hina siapakah kalian yang sudah lancang mengganggu kekasih ku..! " Hardik Wu Song yang rupanya telah datang untuk menyelamatkan kekasih dan Putri Wei Li kepada para pasukan siluman Rawa belatung.
Wu Song mengibaskan lengannya bajunya ke arah sejumlah para pasukan siluman Rawa belatung yang di hadapi oleh Xiao Hong yang mengakibatkan para pasukan siluman Rawa belatung itu hancur berkeping-keping olehnya.
Werr, blaar..!
__ADS_1
" Kakak Wu Song...! " Panggil Xiao Hong yang merasa senang bertemu dengan kekasihnya yang telah datang untuk menolongnya.
" Xiao Hong, kau bawalah Putri Wei Li ke pintu gerbang Kekaisaran Ching setelah aku membuka pintu melalui sistem mata naga biru ku..! " Kata Wu Song dengan nada mendesak kepada Xiao Hong seraya menggunakan pedangnya untuk menghadapi siluman Rawa belatung yang telah menyerangnya juga.
Wushhhhhh!
Siluman Rawa Belatung mengeluarkan suara geram melihat Wu Song menyelamatkan Xiao Hong dan Putri Wei Li yang sudah nyaris di bunuh oleh para pasukannya atas perintahnya.
" Raja Dewa Naga Biru kamu memang sombong dan tak pernah memandang orang lain yang ada di bawah mu..! Aku siluman Rawa belatung akan membuat perhitungan dengan mu..! " Hardik Siluman Rawa belatung yang melesat dengan cepat ke arah Wu Song seraya menggunakan sistem Rawa belatung untuk mengurung Wu Song dan membunuh Wu Song.
Wush!
Dari telapak tangan Siluman Rawa Belatung keluar bola -bola yang merupakan telur-telur belatung yang penuh lumpur ke arah Wu Song yang cepat menggerakkan pedangnya ke arah serangan maut yang di lakukan oleh musuhnya kepadanya.
Weeetttzzz!
Crash!
Duar!
Serangan Siluman Rawa belatung dapat di hempaskan oleh Wu Song yang mengulurkan tangan untuk membuka pintu masuk Kekaisaran Ching untuk Xiao Hong dan Putri Wei Li melalui sistem Naga Biru ciptaannya sendiri.
Blast!
" Cepatlah kalian masuk ke Kekaisaran Ching..! Sekarang juga..! " Perintah Wu Song dengan nada mendesak kepada Xiao Hong dan Putri Wei Li seraya menggunakan pedang untuk hadang serangan maut yang di lakukan oleh siluman Rawa belatung yang ingin membunuhnya.
" Iya.. Kak Wu Song..! " Sahut Xiao Hong yang cepat menyambar tangan Putri Wei Li untuk masuk ke pintu masuk ke Kekaisaran Ching yang telah di buka oleh Wu Song untuknya dan Putri Wei Li.
Bersambung!
__ADS_1