
Wetzzz...!
Gerakan Siluman Rayap yang sangatlah cepat telah menerjang dengan tubuh nya yang sudah gundul oleh Li Xiao Feng.Kini menerjang bagai sinar warna kecoklatan yang menyerang Dewa Bumi.
Bettzz..!
Dewa Bumi meliukkan tubuhnya dengan lincah dari arah samping kanan Siluman Rayap dengan tangan nya menggerakan tongkat ke arah bahu kiri Siluman Rayap dengan tepat sekali melukai bahu kiri Siluman Rayap.
Bugghh..!
" Sial..! Lihatlah pembalasanku untuk muuuuu..! " Hardik Siluman Rayap dengan tangannya yang berubah banyak untuk menghadapi tongkat yang di mainkan oleh Dewa Bumi.
Bettzz..!!
Dewa Bumi memiringkan tongkatnya yang telah menghantam seribu tangan bayangan Siluman Rayap yang ingin meremukkan tongkatnya itu dengan gerakan memukul yang sangat tepat sekali.
Bughhh..!!
" Aughh..!! " Pekik kesakitan dari Siluman Rayap yang tangannya telah hancur terkena pukulan tongkat sakti Dewa Bumi.
Bettzzz..!
Bughh..!
Dewa Bumi tak menyia-yiakan kesempatan yang sangat langka baginya untuk menghabisi musuh yang sangat licik baginya itu, maka Dewa Bumi menghantamkan tongkat saktinya tepat sekali mengenai kepala Siluman Rayap hingga hancur berantakan seluruh isi dari kepala Siluman itu.
__ADS_1
Bruakk...!
Seluruh isi dari kepala Siluman Rayap tiba-tiba berubah menjadi ribuan ekor rayap yang melesat dengan kecepatan tinggi menerjang Dewa Bumi yang terkesiap kaget dengan munculnya ribuan ekor rayap yang menyerangnya itu.
Wetttzzzzzz..!
Li Xiao Feng menggunakan jubah luar yang di kibaskan ke arah ribuan ekor rayap itu sehingga ribuan ekor rayap runtuh di tanah dengan masuk ke lubang api yang memiliki gelembung yang sangat panas sekali dan menghabisi ribuan ekor rayap itu dalam waktu kurang dari satu detik.
Brushhh..!
Dewa Bumi segera melangkah maju mendekati Li Xiao Feng usai semua musuh telah musnah di tangan Li Xiao Feng yang telah baik membantu nya itu.
"Tuan Li, aku ucapkan terimakasih atas bantuan mu yang sudah membantuku menghadapi para musuhku..! " Kata Dewa Bumi dengan kedua tangannya di kepalkan untuk memberikan rasa hormat dan terimakasihnya kepada Li Xiao Feng.
" Ya, karena kamu adalah satu -satunya hantu abadi yang paling bijaksana dan baik hati yang suka sekali menolong setiap makhluk hidup yang kesulitan tanpa pamrih..! " Kata Dewa Bumi yang mengagumi kebersihan jiwa Li Xiao Feng.
" Dewa Bumi..Aku sangat senang atas pujianmu kepadaku..Tapi, untuk kali ini aku ingin meminta pertolongan mu untuk aku sekali saja..Apakah kau bisa mewujudkan permintaanku ini kepada mu ?" Dengan penuh harapan yang muncul pada hatinya itu, Li Xiao Feng meminta pertolongan dengan sangat sungguh hati kepada Dewa Bumi.
" Ya, apakah itu permintaanmu kepada ku, Tuan Li ?" Tanya Dewa Bumi yang merasa iba kepada Li Xiao Feng.
"Aku ingin kamu menggunakan pil mata Dewa Bumi mu untuk membantuku dapat menyentuh segala benda dan manusia di alam manusia baru ku ini..! Apakah kau bisa mewujudkan satu permintaan ku yang terkecil itu?" Pinta Li Xiao Feng yang kini bersujud hormat kepada Dewa Bumi untuk menyatakan keinginan nya yang sederhana itu bisa di wujudkan oleh Sang Dewa Bumi.
"Baiklah..Aku wujudkan permintaan mu yang amat berati besar untuk mu..!" Jawab Dewa Bumi yang menggunakan ilmu mukjizatnya yang berasal dari kesaktian pil mata Dewa nya yang sangat hebat itu untuk membantu Li Xiao Feng dapat menggunakan indra perasa nyatanya yang dapat bermanfaat besar bagi kehidupan Li Xiao Feng kali ini.
Dari sepasang mata Dewa Bumi keluarlah dua buah butir batu bercahaya kebiruan yang amat indah sekali yang menerobos masuk ke dalam mulut Li Xiao Feng dan menembus ke seluruh organ arwah abadi Li Xiao Feng yang dapat pula membentuk sebuah raga manusia yang dapat di sentuh dan menyentuh oleh siapapun dan juga Li Xiao Feng.
__ADS_1
"Dewa Bumi..Cobalah kau menyentuhku..! " Kata Li Xiao Feng yang ingin mencoba kesaktian pil mata Dewa Bumi yang kini telah menyatu di dalam dirinya itu.
" Baiklah, Tuan Li..! " Jawab Dewa Bumi dengan nada tulus kepada Li Xiao Feng.
Sang Dewa Bumi pun menuruti permintaan Li Xiao Feng yaitu menyentuh tubuh Li Xiao Feng yang telah padat dan tegap itu tanpa menembus tempat kosong dari roh nya Li Xiao Feng.
Tuk..!
" Dewa Bumi adalah seorang Dewa yang sangat hebat dan mulia..Tentu segala doa yang tulus dapat di kabulkannya dengan sepenuh hati..! " Kata Wu Lei yang mendatangi mereka berdua di halaman depan kamar tidur Putri Chao Yue.
" Emm..Kau benar sekali, Wu Lei..! Aku juga mau meminta satu permintaan kepada Dewa Bumi..! " Kata Wu Song yang tanpa ragu dan sungkan itu telah ikut bersujud di hadapan Dewa Bumi di sisi kanan Li Xiao Feng.
"Raja Dewa Naga Biru..Apa permintaanmu itu? "Tanya Dewa Bumi tersenyum tulus dan welas asih kepada Wu Song.
" Aku ingin mempunyai kekasih yang cantik dan tulus mencintai ku dengan apa adanya kepadaku yang biasa -biasa saja..! Apakah Dewa Bumi bisa mewujudkannya ?!" Jawab Wu Song yang dapat tatapan mata celaan dari Wu Lei tetapi di tatap oleh Li Xiao Feng dengan tatapan memberikan dukungan besar kepada Wu Song.
" Ah, Tuan Li sedang jatuh cinta kepada seorang gadis manusia..! Iya, jelas saja mendukung Wu Song dengan seratus persen..! " Kata Xiao Hong menggeleng kepala.
" Tuan Wu Song..! Aku ini Dewa Bumi bukanlah Dewa Jodoh..!Ahh..,tapi ya karena kau begitu sungguh hati mengucapkan keinginanmu yang sangat berarti bagimu itu kepada ku untuk aku dapat mewujudkannya..! Aku akan memberikan mu seorang gadis yang sesuai dengan keinginan mu itu..! " Kata Dewa Bumi yang dengan tulus hati mewujudkan keinginan Wu Song melalui pil sekuntum bunga mawar bumi tingkat tiga belas kepada Wu Song yang segera menyimpan pil itu di saku bajunya yang terdalam.
"Terimakasih Dewa Bumi..! Aku Wu Song sangat terharu sekali Anda memberikan pil sekuntum bunga mawar bumi tingkat tiga belas kepadaku untuk Aku dapat segera menemukan jodohku itu yang sesuai dengan keinginan ku kepadamu..!" Kata Wu Song yang melakukan penghormatan tiga kali dengan tulus kepada Dewa Bumi.
" Wu Lei dan Xiao Hong, apa permintaan kalian berdua yang ingin Aku wujudkan juga? " Tanya Dewa Bumi mengalihkan perhatiannya kepada Wu Lei dan Xiao Hong yang berdiri mengapit Li Xiao Feng dan Wu Song yang bersujud hormat di hadapannya.
Bersambung..!
__ADS_1