Pendekar Naga Siluman

Pendekar Naga Siluman
Menyelamatkan Kaisar Dewa Awan Cerah.


__ADS_3

Tian Xin memejamkan sepasang matanya saat ia mendengar bahwa Dewa Pelukis Li Xiao Xin tidak bisa mengantarkan mereka ke alam langit lapisan ke-enam melalui jalur lautan es abadi yang sudah terlihat oleh mereka di kolam ikan di desa awan kelabu.


" Ah, ya sudahlah. Kita coba untuk cari jalan lain untuk tujuan kita berikutnya, tapi untuk saat ini kita harus fokus untuk mencari dan menemukan Kaisar Dewa Awan Cerah yang terkurung di desa ini. " Kata Tian Xin tetap memberikan senyuman untuk teman-teman nya tetap bersemangat dalam menuntaskan misi -misi mereka.


" Iya, Yang Mulia. Kita pasti bisa mengatasi semua rintangan di dalam hidup kita. " Kata Wu Lei yang memikirkan masa depan kehidupannya dan keluarga kecilnya yang baru saja di mulai dengan kehadiran janin di rahim istrinya.


" Jangan cemas, Wu Lei. Selama ada aku di sini maka kalian semua akan selalu baik-baik saja. Karena aku akan menjaga kalian dengan nyawa ku taruhannya. " Kata Tian Xin dengan sungguh hati menyayangi sahabat-sahabatnya.


" Ucapan mu menyentuhku, Yang Mulia. Aku Wu Song akan memberikan nyawaku untuk mu bisa mencapai tujuan hidupmu sebagai penguasa alam semesta yang sesungguhnya. " Kata Wu Song dengan semangatnya.


" Hmmm, ya Wu Song terimakasih. Mari kita cari keberadaan Kaisar Dewa awan cerah di sekitar desa ini.. " Kata Tian Xin yang menggunakan sistem mata langit melalui jarinya menekan dahi nya sendiri, lalu sebuah cahaya terang sekali menyilaukan seluruh desa awan kelabu.


Blasshhhh!


"Yang Mulia.. Dia ada di dalam sumur langit. " Kata Xiao Hong istri dari Wu Song menunjuk ke arah barat dari posisi mereka saat ini.


" Ya, ayo.. Kita segera pergi ke sana..! " Kata Tian Xin yang langsung melesat secepat kilat hingga dalam waktu satu detik saja. Tian Xin telah tiba di pinggir sumur langit.


" Ah, siapa yang bisa menyelamatkannya dari sumur langit? " Tanya Dewa Pelacak Ren Jia Lun yang terpucat -pucat pada wajahnya saat lihat sumur langit.

__ADS_1


" Sumur langit adalah lingkaran reinkarnasi yang dapat memecah jiwa dan raga makhluk hidup di alam langit dan sekitarnya hanya dalam waktu kurang lebih satu detik saja." Kata Dewa Pelukis Li Xiao Xin bergidik ngeri membayangkan dirinya jatuh ke sumur langit, maka hidupnya akan alami kesengsaraan abadi.


" Dewa empat musim, apakah kamu sanggup untuk menyelamatkan Kaisar Dewa awan cerah dengan masuk ke dalam sumur langit? "Tanya Wu Bai yang melihat Dewa empat musim telah memegangi pinggiran sumur langit.


" Tidak. " Jawab Dewa empat musim langsung mundur dari sumur langit ketika di tanya seperti itu oleh Wu Bai.


" Kak Lei, jangan dirimu..! Ingatlah bahwa aku istrimu sedang mengandung bayi mu! Jadi, apakah kamu mau kalau anakmu lahir tanpa lihat ayahnya di sisi nya? " Tanya Li Wei Shiang yang langsung mencegah suaminya untuk turun atau masuk ke dalam sumur langit.


" Hmm, kau jangan main-main dengan sumur langit, Kak Song. " Kata Xiao Hong menahan suaminya yang menengok ke arah Tian Xin.


" Biar aku saja yang turun ke sumur langit dan menyelamatkan Kaisar Dewa awan cerah dari dalam sana. " Kata Tian Xin yang membulatkan tekadnya untuk menyelamatkan Kaisar Dewa awan cerah demi kebaikan bersama.


" Kak Xin, Berhati-hatilah.. " Kata Ji Xian Hua istrinya yang memandangnya dengan cemas. Ia pun membelai pipi istrinya dengan jemarinya untuk menenangkan hati istrinya yang kemudian di cium olehnya.


Swoooshhh!


Tian Xin merasakan seluruh organ tubuh dan jiwanya tercabik-cabik saat ia masuk ke dalam sumur langit dengan kecepatan tinggi sehingga ia menggunakan sistem alam langit untuk menyelamatkan dirinya sendiri dari jiwa dan raga yang terpecah belah di seluruh dunia.


" Kaisar Dewa awan cerah, kau terimalah pil jiwa raga abadi dariku untuk menyelamatkan dirimu dari siksaan reinkarnasi menjadi hewan nyamuk atau cacing. " Kata Tian Xin yang mendekati raga Kaisar Dewa awan cerah yang paling besar yaitu raga hewan serigala.

__ADS_1


" Ini cepatlah kamu telan.. " Kata Tian Xin yang melemparkan pil jiwa dan raga abadi ke mulut Kaisar Dewa awan cerah yang langsung berubah kembali menjadi sosok aslinya dan melayang naik ke atas dan menemukan dirinya sendiri ada di desa awan kelabu dalam raga dan jiwanya sendiri.


" Kaisar Dewa awan cerah kau telah kembali hidup menjadi Dewa sesungguhnya. " Kata Wu Song memandang lega melihat sahabat mereka telah berhasil di selamatkan oleh Tian Xin.


Tetapi, Tian Xin harus turun ke bumi dengan raga barunya yaitu seekor ikan yang masuk ke lautan luas dan di tangkap oleh seorang manusia yang langsung memanggang dirinya hingga ia tewas kembali.


"Yang Mulia... " Suara teman-teman nya melihat dirinya telah kembali ke desa awan kelabu dalam jiwa dan raga abadinya tetap seutuhnya miliknya sendiri


" Kak Xin.. " Kata Ji Xian Hua yang menubruk nya dengan wajah pucat sekali karena istrinya itu mencemaskan dirinya.


" Tenanglah, tenangkanlah dirimu dan lihatlah aku baik-baik saja. " Kata Tian Xin suaranya yang halus selembut air tenang membuat perasaan di hati Ji Xian Hua menjadi tenang kembali.


" Yang Mulia, saya ucapkan terimakasih atas pertolongan yang telah anda berikan kepada saya dengan anda telah mengorbankan nyawa anda sendiri melalui proses reinkarnasi anda menjadi seekor ikan kecil yang malang."Kata Kaisar Dewa awan cerah yang mengucapkan rasa terimakasih nya kepada Tian Xin.


"Iya, sama-sama Kaisar Dewa awan cerah. Aku pun telah menyatukan kembali seluruh raga dan jiwa ku yang terpecah-belah semenjak aku lahir kedunia selama ratusan ribu kali reinkarnasi. Kini semuanya telah kembali kepada ku secara utuh yang membuat aku memiliki tubuh dan darah serta jiwa emas langit abadi. " Kata Tian Xin yang memang telah memiliki tubuh dan darah serta jiwa emas langit abadi yang memancarkan cahaya matahari yang sangat terang benderang sekali sampai membukakan sebuah pintu masuk ke alam langit lapisan ke-enam.


Blesshh!


" Yang Mulia, lihatlah pintu masuk ke alam langit lapisan ke-enam telah terbuka untuk anda dan kita semua. " Kata Wu Lei tersenyum bahagia melihat kemajuan kemampuan di dalam diri Tian Xin.

__ADS_1


" Kemampuan ku telah kembali semuanya yang membuat aku sanggup untuk membunuh para musuh kita di langit lapisan ke-enam dan lapisan ketujuh sekalipun. " Kata Tian Xin dengan sinar matanya yang semakin tajam saja sampai Wu Lei dan yang lainnya terperangah dengan sinar mata Tian Xin.


Bersambung!


__ADS_2