
Tian Xin dan para sahabatnya telah berkumpul di depan pintu masuk utama ke kota alam langit lapisan ke-enam, mereka telah berjumpa dengan Li Xiao Feng yang telah membantu mereka yang menghadapi para pasukan siluman dan iblis di tepi sungai Keabadian.
" Guru, apa yang harus kita lakukan sekarang ini? Lihatlah mereka telah menempatkan sejumlah besar pasukan untuk menghadapi kita di pintu masuk utama ke dalam kota alam langit lapisan ke-enam?! " Tanya Tian Xin yang melihat jumlah musuh semakin banyak dengan berbagai jenis penampilan dari para anggota Iblis di depan mata mereka.
" Hancurkan mereka dengan cara apapun yang bisa kita lakukan untuk masuk ke kota alam langit lapisan ke-enam dan menemui dalangnya di istana alam langit lapisan ke-enam. " Jawab Li Xiao Feng yang telah mempersiapkan pedang di tangannya.
" Ayah, mereka semua adalah campuran antara Iblis dan Dewa yang berkhianat kepada Kakak Xin.. " Kata Wu Lei yang mengenali beberapa Dewa di antara pasukan Iblis burung Hong dan Iblis burung murai hitam di depan tembok dan pintu masuk ke kota alam langit lapisan ke-enam yang telah di amati dengan cermat oleh Li Xiao Feng.
" Hmm, meskipun mereka ada beberapa Dewa di sana sebagai kolega mereka tetapi kita juga ada beberapa Dewa di sisi kita yang akan membantu kita mencapai tujuan utama kita. " Kata Li Xiao Feng yang menunjuk ke arah Tian Xin, Dewa Empat musim, Kaisar Dewa awan cerah, Dewa Pelukis Li Xiao Xin, Dewa Pelacak Ren Jia Lun, Dewi Burung Hong Xiao Hong, Dewi Kipas Palem dan Raja Dewa Kerbau Gu Mau Hong di sekitar mereka.
" Ya, kami siap untuk menemani kalian semua untuk membantai mereka...! " Sahut para Dewa dan Dewi di sisi mereka dengan gagah berani.
" Betul sekali yang telah Anda katakan kepada kami semua dan kata-kata Anda membuat kami percaya diri dalam menghadapi mereka yang telah menunggu kematian mereka di tangan kami. " Kata teman-teman mereka yang lainnya yang telah mempersiapkan senjata di tangan mereka untuk bertempur melawan para pasukan Iblis burung Hong dan Iblis burung murai hitam di depan mata mereka.
" Ya, Guru. Mari kita habisi saja mereka tanpa ada seorangpun yang hidup tenang di alam langit lapisan ke-enam yang seharusnya menjadi tempat yang damai dan sejahtera bagi para Dewa dan Dewi langit tingkat ke-enam alam langit. " Kata Tian Xin yang telah mengeluarkan pedang Naga Siluman di tangannya.
" Ya, tunggu apalagi. Ayo kita terjang mereka sekarang juga...! " Lengking Li Xiao Feng yang telah melesat cepat sekali dengan pedangnya menghancurkan pintu masuk ke kota alam langit lapisan ke-enam berikut para penjaganya.
Whuuushhh!
Boom!
Duarr!
" Arghhhh!!!! " Pekik kematian sejumlah para prajurit Iblis burung murai hitam dan putih yang menjaga pintu masuk ke kota alam langit lapisan ke-enam.
Tian Xin menggerakkan pedang Naga siluman yang melesat cepat sekali menembus sejumlah besar pasukan Iblis burung Hong yang menjaga tembok kota alam langit lapisan ke-enam.
__ADS_1
Whooosh!
Jlebbbb!
Wu Lei, Li Wei Shiang, Wu Song dan Xiao Hong mereka menyerang secara serentak ke arah para pasukan Iblis burung murai hitam di depan mata mereka dengan senjata mereka masing-masing.
Whuuushhh!
Crakkk!
Crakkk!
Tarrr!
"Celaka mereka telah menghancurkan tembok kota alam langit lapisan ke-enam dan berhasil membunuh beberapa pasukan kita." Kata Salah seorang dari anggota Iblis burung murai hitam dan putih dengan wajah terkejut dan marah sekali karena beberapa pasukan mereka telah berhasil di kalahkan oleh pihak musuh mereka di depan mata mereka sendiri.
" Teman, kita tidak boleh takut untuk melawan mereka...! Mari kita hancurkan mereka dengan kekuatan kita.. " Kata pimpinan Iblis burung murai hitam di depan pasukan Iblis burung Hong yang telah melesat cepat sekali menyerang para sahabat Tian Xin dengan kekuatan kicauan mereka yang bermaksud untuk mengecoh hati lawan mereka.
Whuuushhh!
Cuit, cuit!
" Jangan terpengaruh oleh kicauan mereka yang hanya ingin mengelabuhi kita. " Kata Li Xiao Feng cepat memberikan petunjuk kepada Tian Xin dan yang lainnya.
" Ya, guru. " Jawab Tian Xin dan yang lainnya di sekitar Li Xiao Feng yang melakukan gerakan menukik tajam seraya pedangnya itu menebas sejumlah besar pasukan Iblis burung murai hitam di depannya.
Whuuushhh!
__ADS_1
Crakkk!
Tian Xin meneerjang para pasukan Iblis burung murai putih dengan menggunakan sistem salju abadi melalui gerakan tangannya yang telah menghempaskan sejumlah besar pasukan Iblis burung murai putih di hadapannya.
Bresss!
" Arghhhhh....! " Pekik kematian para pasukan Iblis burung murai putih yang telah tewas di tangan Tian Xin.
Melihat pasukan Iblis burung murai putih telah tewas di tangan Tian Xin membuat para pasukan Iblis burung murai hitam segera membalas dendam dengan menyerang Tian Xin dengan sistem hujan anak burung murai hitam ke arah Tian Xin dengan jumlah yang besar sekali.
Whooooosh!
Tian Xin yang melihat serangan maut dari para pasukan Iblis burung murai hitam segeralah ia menyerang para pasukan Iblis burung murai hitam dengan sistem pedang Naga siluman di tangan kanannya yang membuat pedangnya itu melesat cepat sekali dengan menebas sejumlah besar pasukan Iblis burung murai hitam kecil di hadapannya.
Crakkk!
Li Xiao Feng menerjang pimpinan Iblis burung murai hitam di dalam kota alam langit lapisan ke-enam yang langsung menyerangnya dengan pedang burung murai hitam raksasa seperti golok yang ingin menebas hancur Li Xiao Feng dengan kekuatannya yang besar.
Whuuuush!
Crangggg!
Li Xiao Feng menangkis serangan maut pedang pimpinan Iblis burung murai hitam di kota alam langit lapisan ke-enam yang membuat gerakan pedang musuh nya menjadi goyah dan Ia tak memberikan kesempatan kepada musuh untuk menggunakan ilmu lain untuk membunuhnya. Karena Li Xiao Feng yang telah menebas leher pimpinan Iblis burung murai hitam dengan satu kali tebasan saja.
Crakkk!
" Li Xiao Feng kau Kaisar vampir abadi tak tahu diri...! Lihatlah serangan balasan dari ku Raja Iblis burung murai hitam dan putih yang akan membasmi mu...! " Hardik Raja Iblis burung murai hitam di putih dengan seringai kejam dan tatapan mata mereka yang ganas sekali kepada Li Xiao Feng yang membalas dengan seringai dingin luar biasa.
__ADS_1
Bersambung!