Pendekar Naga Siluman

Pendekar Naga Siluman
Kasih Yang Terlarang.


__ADS_3

Wirrr...!


Serr...!


Li Wei Shiang dengan lincah telah mencelat kilat ke arah atap paviliun untuk menghindari sinar yang mengincar dirinya lebih banyak daripada sinar kilat yang mengincar kedua temannya yaitu Wen Chao dan Putri Yin Hua.


Singg...!!


" Hyaa..!" Pekik Wen Chao yang terluka pada bahu kirinya yang tergores sinar kilat yang mengincar dirinya.


Syuuttt...!!


Putri Yin Hua mengeluarkan senjata nya yang berupa sebuah alat musik harpa lalu gadis cantik memainkan sebuah melodi yang sangat merdu luar biasa namun menyakitkan bagi Rahib Iblis dan gadis berjanggut lebat yang mengincarnya dan kedua temannya itu.


" Kyaaaaa...!Aduduh sakitttt....!! " Pekik kesakitan kedua orang anak buah Kaisar Iblis Yuen yang terserang balik oleh Putri Yin Hua.


Cringg..!!


Blaarr...!!


Jaring tak terlihat yang menjadi alat perangkap keduanya untuk menangkap ketiga orang gadis itu telah hancur oleh permainan melodi surgawi yang di mainkan oleh Putri Yin Hua memakai harpa nya.


" Sialann..Siapakah bocah perempuan yang sakti itu ? " Maki Rahib Iblis dengan murka kepada Yin Hua.


" Entahlah..Yang penting kita harus membunuhnya apabila Dia mengganggu tugas kita untuk kita bisa menangkap putrinya Li Xiao Feng yang berada di atas atap paviliun itu." Jawab gadis janggut lebat yang sudah mengeluarkan guci keramik kecil yang mirip dengan guci milik Dewi Kuan Im ,namun guci yang di milikinya memiliki hawa sesat yang amat luar biasa sekali.


Guci itu di arahkan kepada Li Wei Shiang yang berada di atas atap pavliun untuk di tangkap oleh gadis janggut lebat itu.


Wuuuuunngggggg...!!


Shaazz..!!


Li Wei Shiang yang merasakan adanya kekuatan yang amat besar yang mengincar dirinya itu telah berkelebat cepat menghindari kekuatan yang Ia tahu amat membahayakan dirinya itu.


Brrrr...!!


" Wei Shiang berhati -hatilah !!" Teriak Wen Chao yang melihat adanya guci keramik warna hitam di atas langit yang mengarah langsung kepada Li Wei Shiang segera memperingati sahabatnya itu.


Li Wei Shiang berkelebatan ke berbagai arah agar dirinya dapat terhindar dari hawa yang berusaha keras untuk menariknya masuk ke dalam guci di atas langit itu.


Whosshh..!!

__ADS_1


Cringgg...!!


Tring..!!


Harpa segera di mainkan kembali oleh Yin Hua yang berusaha keras untuk menyelamatkan Li Wei Shiang dari kejaran guci yang selalu mengincar gadis itu kemanapun gadis itu pergi.


"Sialan...Gadis busuk jangan pernah kamu ganggu urusan kami ! Atau kami akan menghabisi mu..!" Hardik Rahib Iblis yang kini mengarahkan empat mangkuk emas hitam nya ke arah Putri Yin Hua dan tongkat emas hitamnya ke arah Wen Chao.


Whuussshhhh....!!


Dunggg...!!


" Hoekk..!! Hyaaa...!! " Pekik Wen Chao yang tubuh belakangnya terkena tongkat emas hitam yang di lemparkan Rahib Iblis kepadanya dan gadis ini mengalami luka parah sehingga muntah darah dari mulutnya.


" Wen Chao...!! " Jerit Li Wei Shiang melihat Wen Chao terkapar dalam keadaan terluka parah di tanah.


" Wei Shiang jangan hiraukan kami ! Cepatlah kau pergi dari sini dan temui Kakak Tian Xin di kota Bu untuk kau bisa laporkan peristiwa ini kepadanya agar Kakak Tian Xin bisa menghukum mati para iblis sialan itu." Kata Wen Chao kepada Li Wei Shiang dengan nada lemah namun gadis hebat ini terus berusaha untuk menolong Li Wei Shiang.


Wuttzz..!!


Dessss....!!


Bruakk...!!


" Kakak Chaoooo...!! "


" Chao Chaoo...!!! "


Li Wei Shiang dan Putri Yin Hua menjerit kencang melihat Wen Chao tewas terbunuh oleh tongkat emas hitam milik Rahib Iblis dalam upaya gadis itu menyelamatkan Li Wei Shiang yang nyaris di tangkap guci yang ingin mengurung putri Li Xiao Feng itu.


" Wei Shiang benar kata Wen Chao. Kau harus pergi dari sini..! Cepat...! " Nada suara Putri Yin Hua begitu mendesak karena guci hawa sesat itu mulai menyerang Li Wei Shiang dengan kekuatan menjadi dua kali lipat dari sebelumnya sesuai perintah gadis janggut lebat yang kini menyerang Putri Yin Hua dengan janggut lebat berubah jadi pedang yang sangat panjang dan tajam sekali.


Wuttzz...!!


Singg...!!


Cringg..!!


Yin Hua menggerakkan harpa tepat waktu untuk menangkis serangan pedang sangat panjang dan tajam sekali yang di mainkan oleh gadis janggut lebat untuk membunuhnya.


Cringg...!!

__ADS_1


Yin Hua juga membagi kekuatannya untuk gadis langit ini bisa membalas serangan empat buah mangkuk emas hitam yang mengarah kepadanya dari kekuatan iblis Si Rahib Iblis.


" Hebat sekali gadis kecil ini..! Siapakah dia itu ? " Pikir Rahib Iblis yang merasa jerih menghadapi Yin Hua.


Yin Hua yang menemukan kelemahan dari Rahib Iblis itu segeralah menyerang musuh itu dengan ilmu melodi bunga yin tingkat lima langit atas dan bawah sehingga kekuatan empat buah mangkuk emas hitam Rahib Iblis bisa terkalahkan olehnya.


Blarr...!!


" Aghhh..!! " Pekik Rahib Iblis yang tenaganya itu kalah telak oleh Yin Hua.


Yin Hua tak memberikan kesempatan bagi Rahib Iblis untuk bangkit untuk memberikan perlawanan terhadapnya, gadis ini menggunakan senar harpa menebas hancur Rahib Iblis.


Crakk...!!


Blaaarr....!!


" Gadis busuk ku habisi kauu...!! " Hardik gadis janggut lebat yang marah sekali karena Yin Hua telah membunuh kawannya. Maka ,gadis janggut lebat mengerahkan kekuatannya yang amat besar untuk menyerang Yin Hua.


Dari kekuatan itu muncullah sejumlah guci yang amat besar dengan kekuatan sesat yang amatlah ganas sekali mengurung Yin Hua dan memukul hancur Yin Hua.


Bangg...!!


Blaarr..!!


" Kak Yin Huaaa..!! " Pekik Li Wei Shiang dari arah pintu masuk ke kota Bu.


" Li Wei Shiang keselamatan dirimu jauh lebih penting daripada keselamatanku karena dirimulah yang di incar mereka atas perintah Kaisar Iblis Yuen yang ingin menunduk ayahmu yang telah tertawan di puncak gunung Iblis Yuen.Dan hanya Kak Tian Xin lah yang bisa membantumu untuk menyelamatkan Ayahmu dan membunuh Kaisar Iblis Yuen." Kata Yin Hua kepada Li Wei Shiang di detik -detik sebelum Yin Hua tewas di tangan keji gadis janggut lebat.


Li Wei Shiang terus berkelebatan masuk ke kota Bu untuk menemui Tian Xin yang sudah lebih dulu masuk ke kota Bu bersama dengan Wu Lei untuk keduanya bisa menyelamatkan Pangeran Tang Ming Hu dari racun vampir yang tak sengaja telah masuk ke organ tubuh pangeran itu pada saat Li Xiao Feng berusaha menyelamatkannya melalui ilmu telapak naga bumi bawah alam semesta.


" Kak Tian Xin...! " panggil Li Wei Shiang dengan berurai air mata pada saat gadis ini berhasil tiba di rumah kosong kota Bu.


" Wei Shiang ada apakah ? Kenapa kau menangis seperti ini dan dimanakah yang lainnya ? " Tanya Tian Xin terkejut sekali melihat Li Wei Shiang telah datang menemuinya dengan airmata yang telah membanjiri wajah manis gadis itu.


" Mereka..Mereka telah tewas dibunuh anak buah Kaisar Iblis Yuen..! Huhuhu..!! " Jawab Li Wei Shiang yang menangis di pelukan Tian Xin yang cepat menghibur gadis putri Gurunya itu dan tak menyadari bahwa dirinya telah di lihat oleh Ching Mei Lan yang menangis karena kecewa kepada dirinya.


" Ternyata kau lebih mempedulikan gadis lain daripada aku , Kak Xin." Batin Ching Mei Lan yang terluka melihat Tian Xin memeluk Li Wei Shiang usai pemuda langit ini berhasil memberikan pil kehidupan kepada diri Pangeran Tang Ming Hu dengan tepat waktu sebelum Pangeran Tang Ming Hu berubah menjadi vampir baru yang ganas dan membahayakan jiwa manusia.


Ching Mei Lan juga merasa Tian Xin telah berubah karena Tian Xin tidak mengacuhkan dirinya yang berada di ruangan dalam rumah kosong itu. Gadis ini pun diam -diam pergi dari rumah kosong tanpa dirinya harus berdiam lama melihat pemuda yang di cintainya itu memeluk gadis lain di hadapannya.


Bersambung..!!

__ADS_1


__ADS_2