
Tengah malam yang sangat membekukan di atas puncak gunung Himalaya. Li Bing Han mengikuti langkah Yeti yang ingin memberitahukan kepada Li Bing Han tentang sebuah tempat rahasia yang tak pernah ada satu orang pun yang dapat tahu akan tempat rahasia itu.
Berjam -jam lamanya mengikuti langkah Yeti di depannya ,akhirnya Yeti berhenti di lereng gunung Himalaya dan menunjukkan sebuah goa kecil dan sempit karena tertutup batu -batu gunung yang amat besar sekali sehingga sukar bagi orang bisa masuk ke dalam goa itu.
" Ada apa dengan goa itu ? Untuk apa kamu mau aku masuk ke goa itu ? " Tanya Li Bing Han nada penasaran kepada Yeti.
" Ada sebuah buku kitab dunia persilatan dan juga seruling ,kipas dan kecapi serta pedang ukiran naga giok langit emas yang tersimpan rapat di dalam goa itu. " Jawab Yeti mendorongnya untuk masuk ke dalam goa.
" Baik..Kau tunggu aku di sini." Kata Li Bing Han.
Lalu , Li Bing Han menyelipkan tubuhnya untuk ia dapat masuk melalui celah -celah batu -batu besar itu untuk masuk ke goa.Ia berhasil masuk ke goa dan melihat sebuah peti kotak pipih yang amat kuno sekali ada di sana.
" Siapa saja yang berhasil menemukan barangku tolong di jaga baik -baik dan pergunakanlah untuk hal kebaikan dan keadilan di dunia ini..Tertanda Qin Shi Lung putra mahkota Kekaisaran Qin." Baca Li Bing Han.
Li Bing Han membuka peti kotak pipih itu dan ia menemukan kipas , seruling , kecapi ,pedang dan buku ilmu silat naga giok langit emas yang seperti di beritahukan Yeti kepadanya di luar goa itu.
Li Bing Han mengambil kipas terlebih dahulu lalu ia gerakkan kipas itu asal aja namun kekuatannya dashyat sekali sampai batu gunung yang melapisi dinding -dinding goa menjadi runtuh.
Wes..!!
Brukk!!
" Hebat sekali kipas naga giok langit emas itu." Puji Li Bing Han memandangi kipas di tangannya.
Lalu , Li Bing Han mengambil seruling yang di tiup olehnya dan menimbulkan desiran angin yang merobohkan batu -batu gunung yang menutupi goa itu.
Weesshhhh...!!
Bruakk...!
__ADS_1
Yeti kaget melihat batu -batu gunung yang tadinya menutupi goa telah roboh dan membuatnya bisa melihat Li Bing Han dengan jelas di dalam goa sedang memainkan kecapi yang mengalunkan melodi indah sekali.
Cring ,cring ,cring..!!
Kemudian , Li Bing Han memainkan pedang naga giok langit emas dengan ilmu pedang naga putih sakti di dalam goa itu dan desingan pedang telah menghancurkan seluruh goa itu dalam waktu satu detik saja.
Sing..!
Bruakk!!
Li Bing Han cepat keluar dari goa namun Ia tak lupa mengambil pusaka -pusaka itu dengan amat gesit sekali. Ia duduk di rumput dengan senyum yang menawan hati siapa pun yang melihatnya di kala itu.
" Han..Sekarang cepatlah kau kembali ke sisi Guru mu , Li Xiao Feng.Beliau pasti saat ini memikirkan mu ." Kata Yeti mengusap kepalanya.
" Iya , Yeti ,tapi aku masih tak rela untuk tinggalkan kamu sendirian di gunung Himalaya ini tanpa ada satu kawan pun yang menemanimu." Ucap Li Bing Han merasa sayang kepada Yeti.
" Aku juga tak rela berpisah darimu ,Han.Namun aku tahu bahwa kau bukanlah penghuni tetap di gunung ini. Sudahlah ,sana kau pulanglah ke sisi Guru Li Xiao Feng mu." Kata Yeti tersenyum tulus kepadanya.
" Han , apa maksud kamu mengubahku dengan menjadikan ku sebagai manusia ?" Tanya Yeti .
" Untuk mu bisa menemani ku di sepanjang hidup ku mengikuti Guru Li Xiao Feng ku kemanapun aku dan Guru pergi untuk selama -lamanya." Jawab Li Bing Han menyambar Yeti dan berkelebat cepat turun dari pegunungan Himalaya.
Brrrr..!!
Rumah Pejabat Chi ,Kota Hijau.
Sementara itu Li Xiao Feng secara santai sekali memasuki sebuah gedung yang sangat megah di seluruh kota Hijau. Ia melangkah halus sekali dan ringan seringan daun jatuh ke air sehingga tak ada seorang pun dapat mengetahui kedatangannya ke rumah itu.
Gemericik air hujan yang sangat deras sekali dan mengguyur Kota Hijau di sepanjang malam hari itu tak dapat mencegah Li Xiao Feng menyelusuri tiap ruang ,lorong maupun koridor serta taman yang ada di sekitar rumah megah itu.
__ADS_1
Li Xiao Feng memandangi air terjun di taman yang berada di bagian barat rumah megah itu ,lalu Li Xiao Feng mengulurkan tangannya menembus air terjun yang ternyata di balik air terjun ada pintu rahasia.
Krekk..!!
Li Xiao Feng meluncur masuk melalui pintu itu dan Ia mengambil sebuah kotak persegi empat warna emas yang sudah lapuk dari dalam ruang rahasia di balik air terjun taman bagian barat rumah besar dan megah milik Pejabat Chi.
" Mutiara emas bumi ," Gumamya pelan dan halus sekali.
Kemudian , Li Xiao Feng keluar dari ruang rahasia itu dan berjalan kembali untuk menyelusuri tiap ruangan yang ada di rumah besar itu ,lalu Li Xiao Feng memasuki sebuah kamar yang persis sekali seperti ruangan kerja pribadi Pejabat Chi.
Di sana Ia bertemu dengan Pejabat Chi yang jadi pucat wajahnya di datangi olehnya." Kau mau apa datang ke rumahku ? " Tanya Pejabat Chi dengan gugup sekali.
" Untuk mengambil nyawa mu karena kau sudah membunuh seorang anak kecil berusia sepuluh tahun di Kota Cin sekitar dua puluh tahun yang lalu demi kepuasan batin kotor mu itu." Jawab Li Xiao Feng mengulurkan tangannya dan mencekik mati Pejabat Chi.
Kretakk..!!
Li Xiao Feng keluar dari rumah itu dengan mudah sekali.Ia juga menggantung jasad Pejabat Chi di alun -alun Kota Hijau dengan tulisan resmi dari Li Xiao Feng sendiri.
' Pejabat korupsi dan pemakan anak kecil yang layak di bunuh Li Xiao Feng '
Tulisan itu terbuat dari darah Pejabat Chi sendiri yang tangannya di potong Li Xiao Feng untuk di gunakan alat tulis bagi Li Xiao Feng di tiang alun -alun Kota Hijau.
" Baiklah ,sekarang aku harus menghidupkan Xiao Xiao kembali melalui jasad Putri Liu Talina yang baru." Kata Li Xiao Feng menggengggam mutiara emas bumi di tangan kanannya.
Brrr..!!
Li Xiao Feng kembali ke rumah tua tepi Kota Hijau dengan senyuman yang menyilaukan Chen Chen dan Le Le serta Lan Jing Yi namun menakutkan bagi ketiganya dan juga Lao Yan.
" Senyuman maut , " Kata para pengikutnya yang menggigil ketakutan terhadap senyumannya itu.
__ADS_1
Bersambung..!!