Pendekar Naga Siluman

Pendekar Naga Siluman
Buih Embun Hati 2.


__ADS_3

Li Xiao Feng mengepalkan buku tangannya di saat perasaan hatinya bergejolak karena Puteri Shiu Chiu istrinya di masa Dinasti Ching lebih memikirkan pria lain selain dirinya.


" Aku harus dapat mengendalikan sekejap perasaan jiwa ku untuk aku tak terpengaruh hawa nafsu ku sendiri yang tentunya akan sangat mempengaruhi perangai buruk dan jiwa Iblis di dalam diriku sendiri. " Kata Li Xiao Feng pada dirinya sendiri setelah Ia menenangkan hati dan pikiran nya sendiri.


Shiu Chiu menyentuh bagian bawah perutnya itu dengan berbagai macam perasaan yang datang di dalam jiwanya dan Ia merasakan kebahagiaan sekaligus menyedihkan di dalam hati nya.


" Aku mengandung anak suamiku sendiri tetapi kenapa aku masih juga memikirkan Kak Hu Liu di perbatasan. " Kata Shiu Chiu di dalam hatinya sebelum tidur di malam hari yang dingin baginya itu.


Sementara itu di alam awan alam semesta yang sangat jauh sekali dari alam dunia Dinasti Ching terjadi peristiwa yang sangat besar dan amatlah menggemparkan seluruh alam semesta raya.


Tian Xin membuka sepasang matanya sesudah Ia melatih ilmu spiritual alam semesta yang luar biasa saktinya. Ia melompat bangun dari latihan nya di tengah-tengah awan alam semesta.


Brr!


Gerakan Tian Xin tak terlihat saking cepatnya dan Ia telah mengajak Xian Mei Hua kekasihnya untuk melatih ilmu sepasang makhluk abadi tertinggi di seluruh wilayah alam semesta ke sebuah alam lain.


Wush!


" Yang Mulia, alam semesta apakah yang ingin Anda kunjungi bersama dengan Ku?" Tanya Xian Mei Hua yang di ajak melayang bersama ke alam yang lebih tinggi dari alam awan alam semesta.

__ADS_1


" Alam hujan dan petir alam semesta untuk kita dapat menciptakan ilmu sepasang kekasih alam semesta yang sesungguhnya. " Jawab Tian Xin dengan senyuman lebarnya kepada Xian Mei Hua di sampingnya.


" Alam hujan dan petir alam semesta merupakan ruang hampa kehidupan alam semesta. " Kata Xian Mei Hua yang mengenali alam tersebut adalah alam latihan para Dewa dan Dewi yang amat tinggi sekali di dunia Nirvana abadi.


" Benar sekali dan kita dapat menemukan pil alam semesta di sana dalam bentuk butiran air kehidupan alam semesta dengan cara kita harus mengosongkan diri kita dari keduniawian untuk sementara waktu sampai keabadian yang kita inginkan dapat tercapai dengan sendirinya. " Kata Tian Xin menjelaskan maksudnya dengan mengajak Xian Mei Hua kekasihnya itu ke alam hujan dan petir alam semesta.


Wush!


Di alam hujan dan petir alam semesta mereka berjumpa dengan Kaisar Langit Hujan Dan Petir Alam Semesta yang segera menyambut mereka dengan tangan terbuka di depan pintu masuk utama ke alam hujan dan petir alam semesta.


" Selamat datang kepada Yang Mulia Kaisar Tian Xin di alam hujan dan petir alam semesta ku yang sederhana ini. "Sapa Kaisar langit alam hujan dan petir alam semesta dengan senyuman lebarnya kepada Tian Xin dan Xian Mei Hua.


" Yu Feng Xi aku ingin melatih ilmu sepasang kekasih abadi di gunung alam hujan dan petir alam semesta mu.. Apakah kau bersedia untuk mengizinkan kami memasuki gunung ciptaan mu itu? " Tian Xin segera mengatakan maksud dari kedatangannya itu ke alam hujan dan petir alam semesta kepada Kaisar langit hujan dan petir alam semesta yang merupakan salah satu dari saudara kandung nya sendiri di Kekaisaran langit tertinggi.


" Terimakasih Yu Feng Xi. " Kata Tian Xin yang segera mengajak Xian Mei Hua melesat naik ke gunung alam hujan dan petir alam semesta yang berada di kawasan tertinggi di alam hujan dan petir alam semesta milik Yu Feng Xi saudara kandung Tian Xin.


Wush!


Gunung yang di datangi oleh Tian Xin dan Xian Mei Hua sangatlah berbeda dengan gunung -gunung yang ada di bumi maupun alam lainnya karena gunung itu tercipta dari perpaduan antara air hujan abadi alam semesta dan petir abadi di alam semesta ciptakan dengan metode hawa langit Nirvana.

__ADS_1


" Hati -hatilah untuk menghindari sinar petir abadi alam semesta yang tentunya akan dapat membunuh secara langsung tanpa kamu dapat merasakan sakitnya tersambar petir di bumi maupun di alam lainnya. " Kata Tian Xin yang memberikan peringatan kepada Xian Mei Hua di sampingnya sebelum mereka melesat naik ke gunung alam hujan dan petir alam semesta.


Ssshh!


Jegger!


Serangan hujan dan petir alam semesta menjadi sebuah rintangan yang harus di hadapi oleh Tian Xin dan Xian Mei Hua untuk melatih ilmu yang mereka inginkan yakni ilmu sepasang kekasih abadi di alam semesta.


Kilatan petir berwarna-warni menyerang mereka dari segala arah di sekitar perjalanan mereka menuju ke gunung alam hujan dan petir alam semesta sehingga mereka harus menggunakan ilmu meringankan tubuh mereka yang lincah dan tangkas menghindari serangan membahayakan itu.


Tian Xin malah menggunakan sistem tubuh abadi menjaga keselamatan kekasihnya dan Ia menerima serangan kilatan dan curah hujan deras dari alam hujan dan petir alam semesta kepada dirinya.


" Ugh, Aku tak pernah takut dengan setiap rasa yang kau berikan kepada ku untuk jiwa dan raga ku tetap abadi di seluruh alam semesta raya. " Kata Tian Xin dengan tekadnya yang amat besar Ia menerima serangan kilatan dan curah hujan deras dari alam hujan dan petir alam semesta yang merupakan hujan dan petir abadi.


" Yang Mulia, lihatlah gua gunung alam hujan dan petir alam semesta telah terlihat di sana..! " Kata Xian Mei Hua yang tak melihat raga Tian Xin di sisinya penuh luka -luka dan hitam.


" Iya, kau naiklah ke sana lebih dahulu daripada aku.. " Jawab Tian Xin yang menggunakan ilmu kesaktiannya untuk membuat Xian Mei Hua bisa mencapai puncak gunung alam hujan dan petir alam semesta tanpa kesulitan sama sekali.


" Hei, ada awan bunga teratai putih yang dapat melindungi kita dari hujan deras dari alam hujan dan petir alam semesta. " Kata Xian Mei Hua yang cepat berlindung di bawah awan bunga teratai putih yang merupakan ilmu awan abadi ciptaan Tian Xin setelah melatih di alam awan alam semesta raya yang tertinggi di seluruh alam semesta.

__ADS_1


" Iya, kau ikuti saja awan bunga teratai putih yang memandu jalan mu menuju ke gunung alam hujan dan petir alam semesta, Adik Hua. " Kata Tian Xin tanpa di lihat oleh Xian Mei Hua telah samar-samar di samping Dewi Bunga Persik Langit.


Bersambung!


__ADS_2