Pendekar Naga Siluman

Pendekar Naga Siluman
Kemelut Asa.


__ADS_3

Pedang Naga Siluman mengeluarkan kekuatannya dengan melemparkan Tian Xin keluar dari dasar danau tak bertuan namun pedang itu menyerap roh Tian Xin.


" Celaka , Aku terkurung di dalam pedang sialan ini yang ingin menjadikanku budaknya bukan pemilik nya." Kata Tian Xin yang terperangkap di pedang naga siluman.


Yang Ching Ching yang kabur dari tepi danau tak bertuan dengan hati penasaran dan takut telah kembali untuk melihat sosok yang keluar dari dalam danau tak bertuan.


" Ei sebuah pedang yang sangat hebat sekali. Aku beruntung sekali menemukan pusaka hebat ini di sini secara tak sengaja." Kata Yang Ching Ching yang mengulurkan tangan kanan untuk gadis ini bisa mengambil pedang tersebut dari tanah.


Namun, Yang Ching Ching di kejutkan pedang itu yang bergetar di tanah lalu terbang dan melesat pergi darinya.


Wusssss....!!


" Eii...Ada pedang sombong benar..!!" Teriak Yang Ching Ching jengkel dengan pedang yang pergi dari nya.


Brrrrr.....!!


" Aku kejar kauuu dan ku dapatkan kauu pedang busukkk...!!" Teriak Yang Ching Ching yang cepat pula melesat dengan ilmu meringankan tubuhnya bergerak cepat mengejar perginya pedang aneh itu.


Whoooshhh....!!


Pedang melesat semakin lama semakin cepat dan menghilang dari pandangan kedua mata Yang Ching Ching.


" Sialan..Pedang itu cepat sekali perginya..!!" Maki Yang Ching Ching turun dari udara dan berdiri di atas tanah di sebuah gunung yang sangat luar biasa anehnya.


" Ehh , gunung apakah itu? " Tanya Yang Ching Ching terpana melihat keanehan gunung di depan kedua matanya.


" Kau jangan memandangiku seperti orang dungu Siluman Ular Hijau Kecil..! Kau keluarkanlah Aku dari perangkap segitiga lancip ini..! " Gunung itu bisa berbicara kepada Yang Ching Ching.


" Heiii , ada gunung bisa bicara kepada ku dan Aku di maki orang dungu ? " Tanya Yang Ching Ching tak percaya dengan pendengarannya yang tajam.


" Cihhh...! Aku bukan gunung ! Aku ini seorang pria hebat dari Langit lapisan satu yang terkurung di kurungan segitiga lancip milik Siluman Burung yang sangat menjengkelkan..!!!" Ucap gunung itu dengan nada mengkal dari suaranya kepada Yang Ching Ching.


" Uh , Aku bukan Siluman dungu yang mudah di tipudaya oleh gunung sesat seperti mu....!" Tutur Yang Ching Ching mendelik tajam kepada gunung di hadapannya.


" Hahahahaha sungguh seekor ular hijau kecil yang amat lancang sekali menghina ku sebagai gunung sesat..!! " Maki gunung itu yang membuat formasi dengan memperbanyak jumlah gunung di sekitar lokasi itu dan mengurung Yang Ching Ching.


Wirrrr...!!


Boommm..!!


Yang Ching Ching berdiri di tengah -tengah lima puluh buah gunung segitiga lancip yang tiba -tiba memiliki kedua kaki dan kedua tangan yang tajam sekali terjulur ke arah Yang Ching Ching.


Syuttttt..!!

__ADS_1


Syuttttt...!!


Syutttt....!!


Yang Ching Ching mengeluarkan pedang miliknya yang bernama pedang ular hijau sakti di tangan kanannya untuk bersiap menghadapi lima buah gunung segitiga lancip yang mengurungnya itu di sebuah lembah yang bunganya berbentuk kerucut warna ungu.


Wuttt...!!


Singgg...!!


Wirrr...!!


Lima buah gunung segitiga lancip menerjang maju dengan sejumlah tangan dan kaki begitu tajam ke arah Yang Ching Ching yang menggerakan pedang ular hijau miliknya dengan lincah.


Trang...!!


Sejumlah tangan dan kaki gunung segitiga lancip mengadu kekuatan dengan pedang ular hijau milik Yang Ching Ching sehingga sinar kilat pun keluar dari benturan keduanya.


Wirrrr...!!


Sejumlah gunung segitiga lancip bergerak lincah menerjang Yang Ching Ching dengan kecepatan yang luar biasa sampai Yang Ching Ching harus memutar pedang nya untuk melindungi dirinya dari terjangan sejumlah gunung segitiga lancip.


Wutttzz....!!


Trang..!!


Trang...!!


Gerakan pedang di tangan Yang Ching Ching agak bergetar sedikit pada saat salah satu dari lima puluh gunung segitiga lancip dengan amat berani sekali memukul pedangnya hingga bergetarlah pedang itu di tangan Yang Ching Ching.


" Akhh..!!" Pekik Yang Ching Ching kaget sekali.


Gunung segitiga lancip yang memukul pedang ular hijau milik Yang Ching Ching telah melesat cepat menggunakan cengkeraman di tangannya yang tajam ke arah pedang ular hijau milik Yang Ching Ching.


Wuttzzz...!!


Yang Ching Ching dengan sigap menarik pedang agar pedangnya tidak di rebut oleh pihak musuh di hadapannya itu.


Singg..!!


Sinar putih yang menyilaukan telah menerjang ke arah sejumlah gunung segitiga lancip dengan satu kekuatan yang amat dashyat luar biasa sekali dan tahu -tahu sekitar dua puluh lima gunung segitiga lancip telah hancur berkeping -keping oleh sinar putih itu.


Woosshhh..!!

__ADS_1


Blaarrr...!!


Yang Ching Ching yang bertarung melawan salah satu gunung segitiga lancip yang menampakkan diri sosok laki -laki berperawakan seram bukan main itu terperangah melihat munculnya seorang pria muda sangat tampan luar biasa sekali yang kini bertarung dengan tangan kosong menghadapi dua puluh buah gunung segitiga lancip lainnya.


Trang..!!


Trang...!!


Pria itu menggunakan ujung lengan bajunya yang indah menebas sejumlah gunung segitiga lancip dengan kekuatan yang luar biasa hebatnya.


Wushhh...!!


Crak...!!


Crakk...!!


"Siapakah Kau yang begitu lancang tangan untuk mencampuri urusan kami di lembah bunga seruni ungu ?" Tanya salah satu gunung segitiga lancip yang lainnya yang juga menampakkan diri mereka dengan bentuk sejumlah pria bertubuh tinggi dan jangkung.


" Aku Li Xiao Feng dan Aku datang untuk mencari muridku yang hilang dariku.." Jawab Li Xiao Feng nada santai sekali kepada sejumlah Siluman yang menyamar sebagai gunung segitiga lancip untuk menangkap Li Bing Han namun yang di tangkap oleh para Siluman itu adalah Yang Ching Ching.


Li Xiao Feng yang mendapatkan firasat yang tidak baik mengenai keselamatan diri Li Bing Han itu telah meninggalkan Istana Kekaisaran Tang Agung secara diam -diam pada suatu tengah larut malam hari untuk mencari dan menyelamatkan Li Bing Han.


Dan , Li Xiao Feng tersesat di lembah bunga seruni ungu lalu tak sengaja menyelamatkan Yang Ching Ching yang di keroyok oleh sejumlah Siluman yang menyamar sebagai gunung segitiga lancip.


" K..Kau Li Xiao Feng ? Kenapa wajah mu berbeda dengan di gambar lukisan di kamar tidur Putri Ming Lian Hua di Istana Kekaisaran Ming di Timur Tionggoan ? " Tanya salah satu Siluman itu pada Li Xiao Feng.


" Lukisan diriku di kamar tidur Putri Ming Lian Hua! Ah ,apa maksud perkataan mu itu ?" Tanya Li Xiao Feng mengangkat dagunya dengan angkuh sekali kepada salah satu Siluman yang bentuknya mirip hewan alcapaka.


" Kami pernah melihat lukisan Li Xiao Feng yang sangat tampan dan gagah perkasa yang sama sekali tidak mirip dengan mu yang persis gadis perawan yang di tinggalkan oleh kekasihnya untuk menikah dengan orang lain." Ucapan yang amatlah menyinggung perasaan Li Xiao Feng yang telah di keluarkan oleh Siluman yang di hadapi oleh Yang Ching Ching.


" Eiii ,Siluman hewan gurun rendah berani sekali kau mengatakan Aku persis gadis perawan yang di tinggalkan kekasihnya? Aghh ! Aku Li Xiao Feng yang terkenalllll !! " Bentak Li Xiao Feng yang amat keras itu telah menulikan gendang telinga Siluman itu.


Blaamm..!!


" Aduduhhhh...!!" Pekik Siluman itu yang seketika itu juga tuli.


Kesempatan ini di gunakan Yang Ching Ching si gadis siluman ular hijau kecil yang cerdas telah menusukkan pedang ular hijau ke tenggorakan di bagian samping kiri leher Siluman itu.


Cresssshhhh...!!


Yang Ching Ching dengan cerdas melompat untuk mendekati Li Xiao Feng untuk gadis kecil ini dapat perlindungan yang sangat besar dan nyaman dari Li Xiao Feng dalam menghadapi para musuh yang jumlahnya dua puluh lima Siluman Alcapaka yang berusia dua ratus tujuh puluh tahun dan memiliki ilmu kesaktian tingkat dua bumi bawah.


Bersambung...!!

__ADS_1


__ADS_2