Pendekar Naga Siluman

Pendekar Naga Siluman
Melewati Batas.


__ADS_3

Tian Xin menghitung jumlah bintang yang berada di langit pada malam yang sangat penting sekali untuk menandakan kenaikan seorang besar yang di pilih oleh langit untuk menjadi pemimpin yang terbaik di bumi.


" Tang Ming Hu akan segera menjadi Kaisar Tang yang baru di esok hari tepat di hari ulang tahun Ibu Suri Yin Ibu kandung mendiang Kaisar Tang Ming Huan." Kata Tian Xin sambil menghitung di jari -jari tangannya.


" Emmm..."


Suara gumaman seseorang yang muncul dari arah yang sangat gelap sekali.


" Bukankah kau menteri dari Kekaisaran Iblis Yuen yang berjuluk Menteri Iblis Moon ?" Tanya Tian Xin begitu mengenali orang yang mendatanginya itu.


" Iya, Akulah Moon Hang." Jawab Menteri Iblis itu kepada Tian Xin.


" Lalu untuk apa kamu mendatangiku di dunia bumi manusia ? " Tanya Tian Xin lugas.


" Untuk berdiskusi dengan mu." Jawab Menteri itu kepada Tian Xin dengan tangannya memetik alat hitung yang disebut sempoa.


" Diskus denganku ? " Tanya Tian Xin waspada.


" Ya, kau jangan memandangku dengan sorotan mata mencurigaiku. Aku benar-benar memiliki satu niat untuk bekerjasama dengan mu untuk kau bisa membasmi Yuen dengan lebih efektif."Jawab Menteri Iblis mengangkat tangannya yang lain di depan Tian Xin untuk Tian Xin tidak mencurigai nya.


" Emmm mana mungkin Aku bisa mempercayai mu yang seperti ku ketahui dirimu itu adalah salah satu menteri paling di percayai oleh Yuen ? Jadi wajar sekali kalau Aku waspada terhadapmu." Ucap Tian Xin sarkatis.


" Hahaha ya ya alasanmu masuk akal. Aku sangat kagum dengan sikap mu yang sangat teliti dalam segala hal dan kau pun sangat cermat untuk mu bisa memilih orang -orang yang bisa memberikan kontribusi terhadapmu. Aku salut kepadamu." Kata Menteri Iblis yang menjentikkan alat hitung di tangannya ke arah Tian Xin dengan kecepatan tinggi yang nyaris tak terduga oleh setiap lawan di hadapinya.


Tring...!!


Crikkk..!!


Jleb..!


Tian Xin dengan sigap menangkis serangan maut Menteri Iblis dengan menyentil bijih sempoa dan menembus tubuh Menteri Iblis hingga Menteri itu terjengkang jatuh di tanah.


Bruk..!

__ADS_1


Lalu wujud asli Menteri Iblis muncul di hadapan Tian Xin dengan bentuk mirip kecebong ukuran raksasa yang menggelinding begitu cepat ke arah Tian Xin.


Whooshhh...!!


Glundung !!


Glundung...!!


Wuuttzzzz..!!


Dukk..!!


Tian Xin menjulurkan kaki kanannya dengan tepat lalu di tendangnya kecebong raksasa itu hingga melambung tinggi ke langit dan kemudian Tian Xin mengacungkan telunjuknya ke arah kecebong itu dan meledaklah kecebong itu oleh sentilan maut Tian Xin.


Blaarr...!


Sementara itu , Wu Lei melaksanakan tugasnya dengan sangat baik yaitu mengambil stempel dan pedang pusaka Kekaisaran Tang dari kamar tidur Selir Ma sesuai perintah Tian Xin dalam misi Tian Xin membantu Tang Ming Hu.


" Sekarang Aku harus pergi membebaskan Putri Makhota di ruang bawah tanah di dalam pagoda tertinggi di Istana Kekaisaran Tang Agung." Kata Wu Lei pada dirinya sendiri.


Wu Lei melesat cepat menuju ke pagoda yang sudah di lihatnya melalui mata batinnya.Wu Lei menggunakan ilmu mukjizatnya membuka pintu pagoda.


Trak..!!


Wezzzzzz....!


Sekelebatan warna merah melayang masuk ke pagoda menuju ke ruang bawah tanah dan pintu penjara terbuka lebar tanpa ada seorang pun tahu bagaimana pintu penjara bisa terbuka lebar tanpa di sentuh oleh siapapun jua.


" Siapakah kau ?" Tanya gadis cantik jelita yang sangat anggun di dalam penjara kepada Wu Lei dengan nada panik.


" Tak perlu tahu siapa Aku. Yang perlu kamu tahu Aku datang untuk menyelamatkanmu." Jawab Wu Lei menotok pingsan Putri mahkota Kekaisaran Tang.


Lalu di panggulnya gadis itu di bahunya sebelum Ia berkelebat keluar dari pagoda Kekaisaran Tang menuju ke rumah kosong di pintu masuk Ibukota Kekaisaran Tang.

__ADS_1


" Yang Mulia , ini gadis itu dan kedua benda yang di inginkan Pangeran Tang Ming Hu dari Anda." Kata Wu Lei menyerahkan putri itu dan kedua benda pusaka Kekaisaran Tang kepada Tian Xin yang sudah menunggunya di pintu masuk ke rumah kosong itu.


" Baiklah, terimakasih Wu Lei." Kata Tian Xin yang menerima gadis dan kedua benda pusaka itu dari Wu Lei.


Kemudian Tian Xin membawa ketiganya ke depan Tang Ming Hu tepat waktu di pagi harinya pada saat Tang Ming Hu akan sarapan pagi yang telah di sediakan oleh Li Wei Shiang untuk pemuda itu.


" Wahh kerjamu sangat baik sekali, Tian Xin. Aku sangat terkesan sekali." Kata Tang Ming Hu nada senang sekali melihat hasil kerja Tian Xin untuk dirinya.


" Ya, Yang Mulia. Terimakasih atas pujian Anda untuk Saya." Kata Tian Xin sopan.


" Tian Xin masih ada satu tugas lagi untukmu dari ku." Kata Tang Ming Hu yang tak rela Tian Xin pergi darinya dengan waktu sesingkat itu.


" Ah , tugas apalagi kah yang akan Anda berikan untuk Saya laksanakan ? " Tanya Tian Xin sabar.


" Bantu Aku membunuh Selir Ma dan menikahlah kau dengan putri makhota ini sebelum Aku tiba di Istana Kekaisaran Tang dan menjabat sebagai Kaisar Tang Ming Hun." Jawab Tang Ming Hu yang sangat mengejutkan Tian Xin.


" Membunuh Selir Ma bisa Hamba lakukan dengan baik tetapi untuk tugas menikahi Putri Makhota adalah tugas yang sangat berat untuk Hamba bisa laksanakan. Maafkan Hamba , Yang Mulia." Tutur Tian Xin nada tegas sekali kepada Tang Ming Hu.


" Huh sombong sekali Kau menolak menikahi putri kesayangan Ma Ying Ying ?! " Ucap Tang Ming Hu mengerutkan keningnya.


" Maafkan Hamba , Yang Mulia." Jawab Tian Xin sekali lagi dengan tegas sekali.


"Hahahaha seumur hidup ku baru pertamakali ini ada orang berani menentang perintahku? " Tanya Tang Ming Hu merasa tak suka dengan penolakan yang di ucapkan Tian Xin tentang tugas yang Ia berikan untuk Tian Xin.


" Dan , hamba baru kali ini ada seorang calon Kaisar yang sangat suka memerintah orang lain dengan sesuka hatinya tanpa memedulikan rasa hati tiap orang yang di perintahnya itu." Jawab Tian Xin nada sarkatis kepada Tang Ming Hu yang kaget sekali di tegur keras oleh Tian Xin begitu saja.


" K..Kau ini sungguh ..!"


" Apa ? "


" Sudahlah..Aku tidak akan pernah lagi menahan kepergian mu dariku , Tian Xin.Silakan kamu ini pergi kemanapun yang kamu mau tetapi sesudah kamu memberikan kepala Selir Ma kepadaku.Apa kamu bisa melakukannya untukku ?" Pinta Tang Ming Hu pada akhirnya kepada Tian Xin.


" Iya, hamba bisa melakukannya untuk Anda dan silakan Anda tunggu hamba di Istana Kekaisaran Tang pada jam ayam berkokok di esok hari." Kata Tian Xin nada bersungguh hati kepada Tang Ming Hu.

__ADS_1


Bersambung..!!


__ADS_2