Pendekar Naga Siluman

Pendekar Naga Siluman
Sistem Cahaya Matahari Naga Biru Langit..


__ADS_3

Trang!


Trang!


Trang!


Wu Song dengan lincah menggerakkan pedang Biru langit yang menggulung sinar hitam dari tombak milik Raja Iblis Harimau Hitam yang ujung kepalanya berbentuk kepala ular cobra.


Wuttzz!


Tombak milik Raja Iblis Harimau Hitam selalu berusaha untuk mencari celah untuk menang dari pertarungan nya menghadapi pedang Biru langit yang di mainkan oleh Wu Song dengan tangan yang berbentuk cakaran Naga.


Singggg!


Pedang Biru langit melesat cepat membungkus sinar hitam dari tombak milik Raja Iblis Harimau Hitam yang mengeluarkan bisa dari semburan mulut kepala ular cobra di atas tombaknya.


Wuttzz!


Wu Song menggerakkan pedang Biru langit yang meliuk-liuk secara ganas dan menyilaukan sekali sehingga warna hitam dari sinar hitam dari tombak milik Raja Iblis Harimau Hitam telah terkurung olehnya.


" Sialan..! Ku habisi kauuu..! " Hardik Raja Iblis Harimau Hitam yang mengeluarkan tangan kiri yang mengeluarkan sinar hitam yang meluncur ke arah leher Wu Song yang terbuka dari sinar Biru pedang Biru langit.


Wettzz..!


Wu Song dengan lincah mengangkat pedangnya untuk di taruh di depan lehernya sehingga sinar hitam dari tangan kiri Raja Iblis Harimau Hitam tak dapat menyentuh lehernya.


Crang!


Sinar hitam buyar dengan cepat sehingga Raja Iblis Harimau Hitam mencari cara lain untuk ia bisa mengalahkan musuhnya yang tangguh dan perkasa itu.


Trang!


Trang!


Trang..!


Pedang Biru langit membentur tombak milik Raja Iblis Harimau Hitam sehingga tombak milik Raja Iblis Harimau Hitam hancur berkeping-keping dan tak bisa di gunakan lagi oleh Raja Iblis Harimau Hitam.


" Kurang ajar kau telah menghancurkan tombak kuuuu..! Lihat serangan ku iniii..! " Teriak Raja Iblis Harimau Hitam yang menggunakan senjata lainnya yang berupa gelang Iblis Harimau hitam yang meluncur ke arah Wu Song.

__ADS_1


Swoosh!


Tetapi, Wu Song dengan lincah mengerahkan tenaga dalam Naga Biru langit menyerang Raja Iblis Harimau hitam dengan kekuatan yang amat dashyat sekali sehingga gelang Iblis Harimau hitam hancur olehnya.


Bughhh!


Blaar!


Raja Iblis Harimau Hitam memakai cara yang lebih licik lagi untuk mengalahkan Wu Song yakni menggunakan semburan lidah -lidah api hitam ke arah Wu Song yang telah menghantam hancur tombaknya dengan pedang Biru langit.


Duar!


Wu Song dengan cepat menggunakan sistem perisai sisik Naga Biru langit untuk melindungi dirinya dari serangan lidah -lidah api hitam milik Raja Iblis Harimau Hitam.


Crash!


Sing!


Sing!


Sing!


Crack!


"Sistem cahaya matahari Naga Biru langit..! " Lengking Wu Song yang membuat tubuhnya itu mengeluarkan sinar cahaya matahari yang bentuknya seperti Naga Biru langit menerjang semburan lidah api hitam di dasar lubang hitam.


Swushh!


Blaar!


Lubang hitam terlihat jelas dasarnya oleh Wu Song yang segera menukik ke dasar lubang hitam untuk menyelamatkan Xiao Hong dan Ia berhasil menemukan Xiao Hong tergeletak di dasar lubang hitam.


" Xiao Hong.. Aku datang untuk menolongmu..!" Teriak Wu Song yang ingin memeluk Xiao Hong segera di urungkan niatnya karena di dasar lubang hitam ada sekelompok anak buah dari Raja Iblis Harimau Hitam yang semuanya adalah anak -anak ular cobra.


" Bedebah kaliannnn..! " Hardik Wu Song yang menggunakan pedangnya menebas habis para anak buah Raja Iblis Harimau Hitam dengan satu kali tebasan saja.


Crack!


" Xiao Hong..! Bangunlah..! " Kata Wu Song yang mengangkat tubuh burung Hong emas langit dengan cengkeraman tangannya yang sedikit di renggangkan agar dirinya tak menghancurkan tubuh kekasihnya sendiri.

__ADS_1


Blammm!


Lubang hitam hancur berkeping-keping oleh seseorang yang membukakan jalan untuk Wu Song untuk membawa pergi kekasihnya dari atas dataran pasir dan rumput tak terbatas.


Swoosh!


" Heiii..Raja Dewa Naga Biru Langit..! " Teriak Dewa Pegunungan Hui yang mengerutkan dahi melihat Wu Song meluncur dari dasar lubang hitam yang sudah di hancurkan olehnya itu ke arah lain dari pegunungan Hui.


" Kita harus mengejarnya..! " Kata Dewi Pegunungan Hui menyambar tangan sahabatnya itu.


Mereka mengejar Wu Song yang membawa Xiao Hong ke daerah Ibukota Kekaisaran Hui yang asli dan mereka menemukan seorang anak laki-laki usia satu tahun di taruh di dalam keranjang oleh seorang wanita yang sepertinya adalah pelayan istana Kekaisaran Hui.


" Astaga, tega sekali dia membuang seorang bayi usia satu tahun begitu saja. " Kata Dewi Pegunungan Hui yang cepat menyelamatkan bayi laki-laki yang meringkuk kedinginan di dalam keranjang.


" Bayi siapakah yang telah di buang oleh wanita itu di tempat pembuangan limbah di pintu masuk Kekaisaran Hui?" Tanya Dewa pegunungan Hui menatap bayi yang di gendong oleh Dewi Pegunungan Hui.


" Tak ada namanya. " Jawab Dewi Pegunungan Hui dengan nada jujur kepada Dewa pegunungan Hui.


" Yang namanya di buang tak ada yang suka beri nama pada barang atau orang yang di buangnya itu. " Kata Dewa pegunungan Hui menggeleng kepalanya mendengar jawaban jujur dan lugu dari Dewi Pegunungan Hui.


" Hmm.. Kita beri saja nama untuk anak ini. " Kata Dewi Pegunungan Hui yang berjalan di depannya.


"Umm, aku beri nama Wei Long. " Kata Dewa pegunungan Hui yang matanya mengamati para manusia berlalu lalang di jalanan Ibukota.


" Dewa Naga Biru Langit pergi ke arah manakah setelah Ia masuk ke wilayah Kekaisaran Hui?" Tanya Dewi Pegunungan Hui yang celingak- celingukan ke segala arah penjuru Ibukota.


"Tadi sih aku lihat ke arah timur." Jawab Dewa pegunungan Hui yang menggunakan sistem mata penglihatan bumi Hui untuk mencari tahu keberadaan Wu Song yang membawa Xiao Hong yang terlihat pingsan dan lemah.


" Ayo kita pergi ke arah timur..! " Kata Dewi Pegunungan Hui menggunakan sistem ilmu pendengaran bumi Hui untuk merasakan suara hati Wu Song yang sedang gelisah dan cemas memikirkan cara untuk menyelamatkan Xiao Hong.


Mereka berhasil menemukan Wu Song di kuil kosong di pinggiran Ibukota. Mereka melihat wajah Xiao Hong sudah pucat bak mayat saja di lantai kuil.


" Kita harus menggunakan sistem langit Hui untuk menyelamatkan Dewi Burung Hong Emas Langit. " Kata sepasang Dewa pegunungan Hui ini secara serentak.


" Sistem langit Hui itu seperti apa?" Tanya Wu Song kepada sepasang Dewa pegunungan Hui yang berada di sisi kanan dan kiri nya.


" Ilmu perpaduan antara Bumi dan Langit Hui melalui telapak tangan kami di depan dada kami dengan kami bersujud di hadapan langit dan bumi Hui kami. " Jawab sepasang Dewa pegunungan Hui tersenyum ramah kepada Wu Song.


Bersambung!

__ADS_1


__ADS_2