
Tian Xin terdiam sejenak sebelum dirinya dapat menyadari adanya kejanggalan pada diri gurunya sekarang ini yang berbeda dengan gurunya yang dahulu dirinya kenal.
" Guru..! " Seru Tian Xin terbelalak melihat Gurunya pergi begitu saja dengan mengajak putri gurunya yang baru lahir itu tanpa menghiraukannya dan meninggalkan dirinya begitu saja di Istana Ratu Deng yang sudah hancur.
Tengah malam yang dingin dengan deru angin dan salju di musim dingin yang menambah suasana hati Tian Xin yang membeku dan menatap pedih reruntuhan bangunan Istana Kekaisaran Deng usai dirinya gagal mencari dan menemukan Qiao Qiao atau Wen Chao di seluruh Istana Kekaisaran Deng.
" Kemanakah diriku pergi setelah Guru ku sendiri meninggalkan ku begitu saja di tempat kosong dan pilu ini ? " Tanya Tian Xin nada getir kepada dirinya sendiri.
Langkah kakinya yang bersepatu kulit terbaik di antara gumpalan gunung salju di tanah telah Ia ajak untuk meninggalkan bekas istana kekaisaran Deng tanpa tujuan yang ingin di lakukannya.
Kakkk..!!
Kakkkk...!!
Suara burung gagak di atas langit malam yang semakin sunyi senyap semakin menambah hati dan perasaan Tian Xin semakin di landa kesepian tiada tara.
" Kakak Xin...! "
Suara seseorang yang memanggilnya begitu halus dan menggugah kembali kesadarannya. Tian Xin mengangkat wajahnya dan tersenyum lega hati mengenali gadis remaja yang memanggilnya itu.
" Xiao Qiao..Kaukah itu ? " Tanya Tian Xin pelan.
Xiao Qiao berlari ke arah Tian Xin dan memeluk erat Tian Xin dengan airmata bercucuran yang kini membasahi pakaian Tian Xin hingga menembus hangat di dada bidang Tian Xin.
__ADS_1
" Iya, Ini aku Qiao Qiao ,Kak..Huhuhu syukurlah Aku masih bisa bertemu dengan mu lagi..Huhuhu kini Aku tak punya siapa-siapa lagi selain dirimu Kak..!" Jawab Wen Qiao di pelukan Tian Xin.
" Qiao Qiao , Ya..Kau ada Kakak Tian Xin di sini yang akan melindungi mu." Kata Tian Xin lembut dan menyayangi Adik angkatnya itu.
Deru angin salju menerpa kulit Wen Qiao sehingga gadis ini menggigil kedinginan dengan mulutnya gemetaran. Tian Xin yang melihat Adik angkatnya kedinginan segera mengajak Wen Qiao pergi dari daerah Ibukota Kekaisaran Deng.
Li Xiao Feng menuntun Li Wei Shiang di tangan kanannya dengan dirinya tetap mengerahkan ilmu meringankan tubuhnya yang tak lumrah makhluk biasa. Tanpa sadar , Li Xiao Feng memasuki pintu gerbang alam lain melalui hatinya yang di liputi kesedihan ,kemarahan ,kebencian dan dendam yang sangat besar terhadap dunia fana yang telah menyesatkannya dengan timbulnya perasaan hati yang tak seharusnya di milikinya untuk dirinya ini bisa terbebas dari keduniawian.
" Ayah..Tempat apa ini ? Kenapa begitu gelap dan mencekam sekali ? " Tanya Li Wei Shiang dengan nada cemas kepada Li Xiao Feng saat melihat Ia dan ayahnya tersesat di dunia lain setelah keluar dari Istana Kekaisaran Deng.
Li Xiao Feng memperhatikan tempat yang tidak sengaja Ia masuki secara naluriahnya saja tanpa Ia inginkan. Tempat itu penuh kegelapan dan juga kepedihan seakan dunia itu adalah dunia hampa atau dunia kekosongan batin.
" Seharusnya dunia hampa dan kekosongan batin merupakan dunia yang memiliki ketenangan dan kedamaian sejati yang seharusnya ku miliki usai diriku bersemedi di lembah hati tanpa perasaan , tapi kenapa dunia hampa dan kekosongan batin ini merupakan dunia yang memiliki penderitaan dan kesedihan tiada habisnya bagiku." Kata Li Xiao Feng mengepalkan buku jarinya dengan hati tak menentu.
" Hmmm..Yuen Pi rupanya kau datang sendiri ke hadapanku dan kau sungguh terlalu berharap agar Aku mengikuti mu dan membunuh muridku yang sangat ku sayangi di seluruh dunia Alam Semesta ini..! Puh..Justru Aku yang akan menghabisi kau untuk muridku bisa kembali ke dunianya yang seharusnya di milikinya. Tian Xin muridku yang di takdirkan untuk menjadi Penguasa Tiga Alam dan bahkan sepuluh dunia di Alam Semesta." Kata Li Xiao Feng dengan nada bengis sekali kepada Sang Kaisar Iblis Yuen.
Kaisar Iblis Yuen dengan kekuatan yang sangat besar menyerang Li Xiao Feng yang cepat pula melindungi dirinya dan putrinya melalui kekuatan tiga alam semesta yang di milikinya.
Whooshh..!!
Energi yang sangat besar keluar dari tubuh Li Xiao Feng dan meluncur dengan dahsyat ke arah Sang Kaisar Iblis Yuen.
Wuungg..!!
__ADS_1
Boom..!!
Duarr...!!
Kaisar Iblis Yuen membalas serangan Li Xiao Feng dengan energi gunung langit sesat yang Ia kerahkan ke arah Li Wei Shiang yang nyaris tak dapat celaka oleh serangan mematikan tersebut.
Wettttzzz..!!
Ngeekk..!!
Blaar...!!
" Aghhhh..! Kurang ajar Naga Merah terlepas dan menghalangi ku untuk menyerang putri Li Xiao Feng..! " Teriak Kaisar Iblis Yuen dengan marah besar karena dirinya gagal membunuh Li Wei Shiang yang di selamatkan oleh Naga Merah Wu Lei yang mengamuk di penjara Istana Kekaisaran Iblis dan berhasil mengeluarkan dirinya dari dalam penjara tersebut.
" Wu Lei..Kau bawalah pergi putriku dari tempat ini dan bantulah Tian Xin untuk menyelesaikan misi hebatnya." Kata Li Xiao Feng dengan nada yang sangat mendesak sekali kepada Wu Lei seraya Li Xiao Feng membuka pintu keluar dari dunia Iblis untuk Wu Lei dan Li Wei Xiang.
" Iya..Tuan Li terimakasih atas bantuan dan juga pertolongan mu terhadapku karena Kau telah baik hati membebaskan ku dari tempat memuakkan ini melalui ilmu mukjizat tiga alam semesta kecil mu itu." Kata Wu Lei menjura hormat kepada Li Xiao Feng sebelum keluar dari dunia Iblis.
" Ayahhhh...!! " Jerit Li Wei Shiang yang di tarik Wu Lei melewati lorong pintu yang di bukakan oleh Li Xiao Feng melalui pintu mata hati Dewa Bumi dan Langit tingkat tujuh.
Blammm...!!
Li Xiao Feng tersenyum getir namun puas hatinya karena Ia berhasil memberikan sahabat yang baik untuk Li Wei Shiang di dunia fana dan juga untuk Tian Xin adalah sebuah dunia yang penuh warna dengan berbagai rasa dan makhluk hidup yang akan di temui oleh muridnya itu sebagai teman baik untuk menghadapi musuh -musuh tangguh di masa depan.
__ADS_1
Bersambung..!!