
Wu Lei mengakhiri pertempuran di depan pintu masuk ke dalam kota alam langit lapisan ke enam dengan membantai Dewa guntur yang membelot ke pasukan iblis yang masih di hadapi oleh sebagian besar teman-teman mereka.
"Wu Lei, makhluk hina lihat seranganku...! " Hardik seorang wanita yang melesat cepat ke arah Wu Lei dengan senjatanya yang berupa pedang yang mengeluarkan suara mencekam bak suara hantu saja.
Whooooshh!
Wu Lei yang melihat serangan maut dari Ratu Iblis burung murai merah segera menangkis dengan pedangnya yang mengadu kekuatan dengan pedang musuhnya.
Tranggg!
" Yu Lan rupanya kamu telah menjadi salah satu dari gerombolan Iblis laknat yang menentang Kaisar Langit Tian Xin dengan kamu melawan ku, Wu Lei..! " Hardik Wu Lei yang menyerang pedang musuhnya dengan tangguh sekali yang membuat Iblis cantik itu mengerahkan telapak tangannya mengarah ke perutnya.Maka, Ia pun membalasnya dengan ilmu pukulan tapak naga merah yang menghancurkan ilmu pukulan musuhnya itu.
Plakkkk!
Dess!
"Aughhh!! "Pekik Ratu Iblis burung murai merah yang mengalami luka dalam pada dadanya yang terkena hantaman tapak naga merah milik Wu Lei.
Wu Lei yang sudah marah itu membantai Iblis burung murai merah dengan satu kali tebasan dengan tepat membelah kepala musuhnya hingga hancur.
Crak!
Blaaarrr!
Li Xiao Feng yang mencemaskan keselamatan putrinya itu dengan cepat membantai Iblis burung murai hitam yang di hadapinya itu dengan ilmu pedang cincin api.
Crakkkk!.
Whooosh!
" Wei Shiang, apa yang telah terjadi denganmu?" Tanya Li Xiao Feng menyambar tubuh Li Wei Shiang yang roboh di pelukannya.
__ADS_1
" Ayahh... Perutku.. Akhhh..! " Jerit Li Wei Shiang yang memucat pada wajahnya merasakan sakit pada perutnya.
" Wei Shiang, bertahanlah... " Kata Li Xiao Feng yang membawa putrinya masuk ke dalam salah satu rumah di kota alam langit lapisan ke-enam lalu menggunakan giginya membelah perut Li Wei Shiang untuk mengeluarkan bayi putrinya yang merupakan campuran antara vampir dan Dewa.
" Putraku... " Kata Wu Lei memeluk bayinya yang sepasang matanya merah seperti darah wajah bayinya itu setampan dirinya.
"Wu Lei, tolong kamu jaga putra kita dengan baik -baik untuk ku, istrimu. Ayah, aku sayang ayah.. " Kata Li Wei Shiang yang lenyap di pelukan Li Xiao Feng menutup matanya dengan sedih.
" Oh, tidak putriku.... Li Wei Shiang...!! " Pekik Li Xiao Feng yang begitu sedih kehilangan putrinya yang paling di sayangnya itu.
" Shiang Er....! " Jerit Wu Lei melihat istrinya telah meninggal dunia karena serangan maut oleh musuh mereka yang telah di bunuh olehnya itu.
" Wu Lei, tabahkan hatimu karena perjuangan kita masih jauh untuk mencapai tujuan utama kita di dalam misi di alam langit ini. " Kata Wu Song menepuk-nepuk bahunya untuk tabahkan hatinya.
" Iya, Wu Song. Aku harus tabahkan hatiku untuk maju berjuang untuk Kaisar Langit Tian Xin dapat kembali menguasai wilayah alam semesta raya ini.. " Kata Wu Lei dengan sinar matanya yang tajam.
" Wu Lei, sekarang kamu harus memberikan nama untuk putramu itu. " Kata Xiao Hong yang mengelus-elus dahi bayi laki-laki milik Wu Lei.
" Ya, aku sudah memikirkan sebuah nama untuk putraku dengan Li Wei Shiang dengan nama Wu Shiang. " Kata Wu Lei tersenyum penuh sayang kepada bayinya di pelukannya itu.
" Iya, aku masih sanggup untuk membunuh para Iblis laknat baik di langit lapisan ke-enam ataupun alam langit lapisan berikutnya dengan tanganku sendiri. " Jawab Wu Lei dengan tekad kuatnya.
" Baik, mari kita teruskan perjuangan kita hingga mencapai keberhasilan untuk kita semua. " Kata Li Xiao Feng yang telah memimpin pasukannya untuk menerjang masuk ke istana langit lapisan ke-enam. Dimana Tian Xin telah membobol pintu masuk ke istana langit lapisan ke-enam dengan ilmu pukulan tinju petir langit yang menghantam hancur pintu masuk ke istana langit lapisan ke-enam.
Jegger!
Braakkk!
Swooooshh!
Mereka berada di istana langit lapisan ke-enam yang telah di hadang sejumlah besar pasukan Iblis dan Dewa bunga naga giok yang telah berdiri di depan Kaisar Iblis burung Hong langit yang memegang tongkat warna perak di tangan kirinya.
__ADS_1
" Aku sudah menanti kedatangan kalian di istana langit lapisan ke-enam yang menjadi wilayah kekuasaan ku dengan sabar dan akhirnya aku bisa melihat kalian datang dengan membawa anggota baru kalian. " Kata Kaisar Iblis burung langit tersenyum mengejek kepada Li Xiao Feng yang telah kehilangan putrinya yang telah di tukar dengan kehadiran cucu pertamanya.
" Iblis laknat jangan kamu banyak bicara dengan ku lagi..! Marilah kau maju dan hadapilah aku Li Xiao Feng yang akan memusnahkan kamu dan semua pasukan mu. " Kata Li Xiao Feng yang menghunuskan pedangnya ke arah Kaisar Iblis burung Hong langit dengan tatapan mata yang ganas sekali.
" Sombong sekali kau seakan-akan kamu bisa membunuhku?! Wah, kau dan bocah bodoh itu hadapi dahulu pasukan ku sebelum menghadapi aku Kaisar Iblis burung Hong langit Wu Ning..! " Hardik Kaisar Iblis burung Hong langit Wu Ning yang memerintahkan para pasukannya untuk menyerang pasukan Li Xiao Feng dan Tian Xin di depannya.
Swooooshh!
Tian Xin melesat cepat di antara para pasukan Dewa bunga naga giok dengan kepalan tangan kanannya yang menghantam hancur beberapa pasukan musuhnya itu.
Boom!
Duar!
" Arghhhh! " Pekik kematian para pasukan Dewa bunga naga giok uang yang terkena hantaman tapak Dewa langit milik Tian Xin.
Li Xiao Feng bergerak dengan cepat membabat setiap pasukan Iblis yang menyerangnya dengan cara mengeroyok dirinya itu sehingga sebagian besar musuh bergerak mundur untuk mencari cara dalam menghadapinya.
Crakkkk!
Wu Lei yang memeluk bayinya itu menggerakkan pedangnya menyerang sejumlah pedang musuh yang mengeroyok dirinya yang membuatnya harus memutar pedang untuk melindungi bayi nya.
Wutttzzz!
Wu Bai mengeluarkan pedang putihnya yang tak menyerang musuh mereka melainkan menebas Wu Lei dan bayinya dari arah punggung Wu Lei hingga Wu Lei dan bayinya hancur seketika itu juga.
Wuuuutzz!
Crash!
Wu Song melihat Wu Bai membunuh Wu Lei dan bayinya itu segera membalas dendam dengan pedang birunya menerjang pedang putih milik Wu Bai dengan marah sekali.
__ADS_1
" Wu Bai, kau sudah tak waras ya?? " Tanya Wu Song dengan wajahnya merah karena marah melihat Wu Bai membunuh Wu Lei dan bayinya Wu Lei sekaligus.
Bersambung!