Pendekar Naga Siluman

Pendekar Naga Siluman
Desa Utara Tembok Besar.


__ADS_3

Di tempat lain di wilayah Kekaisaran Ching. Tian Xin dan Xian Mei Hua menyelusuri sebuah jalan setapak yang mengarah ke tembok besar yang menjulang tinggi di kejauhan. Mereka sedang mencari seseorang yang tinggal di bawah jembatan tembok besar tersebut.


" Desa utara tembok besar. " Kata Dewa Pelacak Ren Jia Lun yang muncul di bawah pohon - pohon bambu yang cukup tertata rapi di sekitar jalanan menuju ke desa utara tembok besar.


" Apakah kamu yakin kalau Dewa Pelukis ada di desa utara tembok besar? " Tanya Tian Xin yang menatap papan nama desa utara tembok besar di batu prasasti di depan pintu masuk ke desa utara tembok besar kepada Dewa Pelacak Ren Jia Lun.


" Yakin sekali karena hamba dapat menghirup aroma daun kertas sumi dan tinta emas yang menjadi ciri khas dasi aroma tubuh Dewa Pelukis. " Jawab Dewa pelacak Ren Jia Lun pada Tian Xin.


" Hmm, baiklah. Mari kita berjalan masuk ke desa utara tembok besar. " Kata Tian Xin yang menggandeng tangan Xian Mei Hua untuk berjalan bersama-sama dengannya di belakang Dewa pelacak Ren Jia Lun sebagai pemandu mereka.


Di desa utara tembok besar, mereka menemukan banyak hawa siluman yang sangat pekat sekali dan sekitar lima ratusan penduduk desa utara tembok besar menjadi makhluk-makhluk yang menyerupai vampir baru yang ganas.


" Celaka, para manusia di desa utara tembok besar telah menjadi korban Kaisar Vampir dari dunia vampir kuku merah..! " Kata Xian Mei Hua dengan suaranya tercekat melihat para manusia di desa utara tembok besar mempunyai tatapan mata penuh darah.


" Ya, mereka telah di ambil jiwanya oleh Kaisar vampir kuku merah yang merupakan salah satu dari pengikut setia Kaisar Raja Iblis Surga Ke Enam. " Kata Dewa pelacak Ren Jia Lun yang mengangkat pedangnya ke arah pohon -pohon bambu yang bergerak miring ke arah mereka.


Crash!


Bruk!


Sinar pedang Dewa pelacak Ren Jia Lun telah menjatuhkan sosok wanita dengan gigi runcing dengan sepasang mata penuh darah yang membuat sosok itu semakin menyeramkan sekali.


" Kalian berani juga ya mendatangi desa utara tembok besar tempat kekuasaan ku di dunia manusia..! Apakah kalian sama sekali tidak takut mati di tanganku?! " Hardik Kaisar vampir kuku merah dengan nada bengis kepada mereka.


" Hmmmm.. Kau yang sudah lancang masuk ke dunia manusia dan membunuh para manusia di desa utara tembok besar dengan keji.. Maka janganlah kamu salahkan kami yang akan memusnahkan kamu dan dunia vampir kuku merah mu..! " Balas Tian Xin dengan nada tegas dan berkharisma kepada Kaisar vampir kuku merah.


" Puh..! Jangan takabur kalian..! Lihat dan hadapi dahulu pasukan ku! " Hardik Kaisar vampir kuku merah yang memerintahkan para pasukannya untuk menghadapi Tian Xin, Xian Mei Hua dan Dewa pelacak Ren Jia Lun.


Bruaaaakkk..!


Sekitar ratusan vampir kuku merah melompat dengan kecepatan tinggi dan kuku mereka yang runcing di arahkan ke depan untuk menyerang Tian Xin, Xian Mei Hua dan Dewa pelacak Ren Jia Lun.


Hup!

__ADS_1


Tian Xin mengeluarkan kipas lipatnya yang di gunakan olehnya untuk menyerang ratusan vampir kuku merah yang melompat dengan kecepatan tinggi dan kuku yang sangat tajam untuk menghabisi mereka.


Betzzz!


Hup!


Ratusan vampir kuku merah melompat mundur dengan serentak begitu kipas lipat Tian Xin menyerang mereka dengan kekuatan yang amat menakutkan bagi para pasukan vampir kuku merah itu.


Namun, mereka menyerang kembali dengan melayang di udara dan di sertai kuku merah mereka mengeluarkan pisau -pisau yang sangat berbahaya bagi keselamatan Tian Xin dan yang lainnya.


Swuuush!


Tian Xin menyerang balik para pasukan vampir kuku merah dengan kipas lipatnya menggunakan ilmu pedang petir alam semesta yang membuat para pasukan vampir kuku merah dengan cepat berusaha untuk menghindari serangannya itu.


Crash!


Jeggger!


Swoosh!


Wrung!


Xian Mei Hua dengan tangkas menggunakan payungnya untuk mengibaskan pepohonan bambu yang di gunakan oleh para pasukan vampir kuku merah sebagai senjata yang dapat mengecoh mereka dan memudahkan para pasukan vampir kuku merah untuk membunuh mereka.


Swuushhhh!


Brakkk!


Pepohonan bambu yang di gunakan oleh para pasukan vampir kuku merah itu telah di tangkis oleh payung milik Xian Mei Hua dengan ilmu tarian Dewi Bunga Persik Langit.


Wushhh!


Beberapa pasukan vampir kuku merah menukik tajam di udara dengan tujuan untuk menusuk kuku merah mereka ke ubun-ubun kepada Tian Xin, Xian Mei Hua dan Dewa pelacak Ren Jia Lun dengan gerakan melompat yang sangat indah.

__ADS_1


Tetapi, Dewa pelacak Ren Jia Lun menggunakan pedangnya menebas habis sejumlah pasukan vampir kuku merah yang menukik tajam ke ubun-ubun Tian Xin, Xian Mei Hua dan Dewa pelacak Ren Jia Lun dengan cekatan sekali sebelum para pasukan vampir kuku merah dapat membunuh mereka.


Crack!


Bruak!


Para pasukan vampir kuku merah lainnya telah datang dengan kecepatan tinggi dan kuku -kuku mereka terarah kepada Tian Xin yang memutar kipasnya dengan ilmu kipas Dewa Halilintar Alam semesta sehingga para pasukan vampir kuku merah itu hancur berkeping-keping terkena sambaran kilat yang berasal dari kipasnya.


Jeggger!


Xian Mei Hua meliuk-liukan payungnya yang membuat para pasukan vampir kuku merah yang menyerangnya segera mundur teratur dan ada sebagian yang terjatuh di tanah lalu di bunuh oleh Tian Xin dengan ilmu kipas Dewa Halilintar Alam semesta.


Bruak!


Jeggger!


Blaaar!


Kaisar vampir kuku merah yang melihat pasukan vampir kuku merah telah di kalahkan oleh ketiga musuhnya itu telah memerintahkan para pasukan vampir kuku merah yang berasal dari para manusia di desa utara tembok untuk menghadapi ketiga musuhnya itu.


Wush!


Tian Xin menggunakan sistem bunga api abadi melalui kedua jarinya itu di taruh di keningnya lalu muncullah api berbentuk bunga dari kedua jarinya yang kemudian di hempaskan ke arah pasukan vampir kuku merah yang berasal dari para manusia di desa utara tembok besar.


Swoosh!


Brush!


Para pasukan vampir kuku merah yang berasal dari para manusia di desa utara tembok besar telah terbakar oleh sistem bunga api abadi milik Tian Xin dan mereka reinkarnasi kembali menjadi manusia di dunia yang baru.


"Grrrr..! Makhluk kurang ajar kauu..! " Geram Kaisar vampir kuku merah yang melihat para pasukannya kembali telah di hancurkan oleh makhluk yang mengeluarkan sinar keemasan di hadapannya itu.


Bersambung!

__ADS_1


__ADS_2