
Setelah rombongan Tian Xin mengalahkan Raja Iblis burung Hong langit yang menghadang jalan mereka ke jembatan burung murai langit, kini mereka melesat dengan cepat sekali ke arah pintu masuk utama ke alam langit lapisan ketiga yang telah di jaga ketat oleh sejumlah pasukan Dewa penjaga pintu yang berwujud kuda dan sapi.
" Sekelompok siluman kuda dan sapi yang telah menjaga pintu masuk utama ke alam langit lapisan ketiga. Hmm, kita harus membasmi mereka untuk masuk ke alam langit lapisan ketiga di depan mata kita. " Kata Li Xiao Feng dengan tegas seraya memimpin rombongannya.
" Dewa yang seharusnya bertugas sebagai para penjaga pintu masuk utama ke alam langit lapisan ketiga adalah Dewa Chi dan Dewa Niu bukanlah mereka. " Kata Wu Lei yang tidak bisa menahan diri untuk menerjang ke arah kedua siluman yang menjaga pintu masuk utama ke alam langit lapisan ketiga dengan sinar kilat tubuhnya.
Swoosh!
Terjangan Wu Lei membuat kedua siluman itu terjengkang ke belakang dan menabrak pintu masuk utama ke alam langit lapisan ketiga di belakang punggung mereka. Tetapi mereka tak mengalami luka sedikitpun bahkan mereka telah bangkit dan membalas serangan Wu Lei dengan terjangan yang dashyat.
Whooosh!
Wu Lei yang melihat terjangan kedua siluman itu segera menggunakan sistem Naga Merah yang berasal dari tubuhnya sendiri yang membuatnya memiliki kemampuan yang hebat, lalu Wu Lei menghantam serangan dari kedua siluman itu yang mengakibatkan hancurnya jembatan burung murai langit.
Whooosh!
Boom!
Duar!
Kedua siluman itu mengerang marah lalu mereka kembali menyerang Wu Lei dengan tombak di tangan yang mengarah ke arah Wu Lei dengan keganasan mereka.
Whuush!
Sing!
Crang!
Wu Lei dengan sigap mengeluarkan pedangnya yang langsung di gunakannya dalam membalas serangan tombak -tombak dari kedua siluman yang sangat hebat itu. Ia menggerakan pedang yang membuat tiap serangan kedua siluman itu tak pernah bisa menyentuhnya bahkan dirinya membuat kedua siluman itu terdesak hebat oleh serangan-serangannya.
Whuush!
Trang!
__ADS_1
Trang!
Trang!
Sinar merah dari pedang merah milik Wu Lei telah membungkus serangan tombak dari kedua siluman itu yang mengakibatkan tombak -tombak itu hancur berkeping-keping terkena hantaman sinar pedang merah.
Whuush!
Crang!
Boom!
Wu Lei menyeringai melihat pedangnya telah berhasil mengalahkan tombak-tombak musuh nya, lalu Ia menggerakan pedang merah dengan satu gerakan miring yang mengakibatkan kedua siluman itu tewas tertebas pedangnya yang amat sakti itu.
Wuushh!
Crak!
Crak!
" Terimakasih untuk pujianmu, Ayah mertua. " Kata Wu Lei dengan senyuman sopan kepada Li Xiao Feng yang manyun di panggil ayah mertua oleh Wu Lei.
"Kak Wu Lei , kau membuat hati ayah berbunga -bunga dengan kamu memanggilnya dengan sebutan ayah mertua. " Kata Li Wei Shiang putri Li Xiao Feng yang kini menjadi istri Wu Lei usai mereka menikah di dalam perjalanan menuju ke alam langit lapisan ketiga.
" Wah, aku sungguh mengesankan bagi ayah mertua, sayangku. " Kata Wu Lei yang memeluk Li Wei Shiang dan mencium bibir istrinya di depan mata Li Xiao Feng.
" Hei, hei sadarlah kita masih harus selesaikan tugas. " Kata Li Xiao Feng dengan nada cemburu kepada Wu Lei yang mencium putrinya di depan sepasang matanya sampai Ia di tarik oleh Putri Shiu Chiu isterinya yang menciumnya untuk ia tak merasa iri lagi dengan putri dan menantunya yang selalu mesra.
" Iya, Ayah kami berdua tahu kok tentang tugas kita yang harus kita selesaikan dengan cepat agar kita bisa melewati hidup dengan tenang dan bahagia. " Kata Li Wei Shiang yang berbisik mesra kepada Wu Lei. " Aku ingin mempunyai seorang anak dari mu, Kak Wu Lei. Karena itu aku siap untuk melayanimu sebagai seorang istri yang baik terhadap suaminya. " , namun bisikan Li Wei Shiang terdengar juga oleh Li Xiao Feng yang langsung mengerang marah kepada Wu Lei dengan sorotan matanya.
" Awas kau menggauli putriku dan membuatnya hamil anakmu..! Maka, aku akan membuat kamu jadi ular kayu...! " Ancam Li Xiao Feng melalui pikirannya kepada Wu Lei yang hanya diam.
" Guru, waktu kita semua untuk masuk ke alam langit lapisan ketiga sudah tiba. " Kata Tian Xin yang pikirannya selalu tertuju pada membalas dendam kepada Kaisar Raja Iblis Surga Ke-enam yang telah menguasai wilayah Kekaisaran alam langit.
__ADS_1
" Ah, iya, Tian Xin kamu benar sekali. Marilah kita semua menerjang alam langit lapisan ketiga...! " Teriak Li Xiao Feng dengan semangat lalu Li Xiao Feng telah melesat dengan cepat ke alam langit lapisan ketiga dengan di ikuti oleh Tian Xin dan yang lainnya di sekitarnya.
Whooosh!
Di alam langit lapisan ketiga mereka telah di hadang oleh sejumlah besar pasukan siluman Laba-laba langit dan kelabang emas langit yang telah tersenyum kejam kepada mereka.
" Kawan-kawan kita telah kedatangan tamu yang terhormat yang di antaranya adalah mantan Kaisar langit kita, marilah kita sambut dengan kematian untuknya dan rombongannya yang lebih mengenaskan daripada kematiannya di masa lalu. " Kata sejumlah besar siluman Laba-laba langit dan kelabang emas langit pada mereka.
" Wah, sombong sekali kalian semua dan lihatlah serangan dariku Wu Song...! " Hardik Wu Song yang telah menggunakan pedang biru di tangan kanan dan panji biru di tangan kiri untuk bersiap hadapi pasukan siluman Laba-laba langit dan kelabang emas langit di hadapan mereka.
Sing!
Werrr!
" Kawan-kawan kita habisi dahulu Naga biru yang tidak tahu diri ini sebelum kita menghabisi yang lainnya. " Kata pasukan siluman Laba-laba langit dan kelabang emas langit yang juga telah menerjang Wu Song dengan serentak di sekitar Wu Song.
Whooosh!
Wu Song yang merasakan kekuatan gabungan dari kedua pasukan siluman itu segera gunakan sistem pedang biru melalui kekuatan sinar biru pada pedangnya yang mengeluarkan suara berdesing -desing.
Whoosh!
Sing!
" Ahh..! Hebat juga dia..! " Batin sejumlah besar pasukan siluman Laba-laba langit dan kelabang emas langit kepada Wu Song yang menyerang mereka dengan ilmu pedang Naga biru yang mengakibatkan kekuatan yang mereka miliki mendadak lenyap dan tahu-tahu Wu Song telah menebas mereka dengan ganas sekali.
Whuuushh!.
Crakkk!
" Aaghhh! " Pekik kematia pasukan siluman Laba-laba langit dan kelabang emas langit yang terkena tebasan pedang biru milik Wu Song.
" Wu Song, kamu juga sangat mengagumkan kami..! " Puji Li Xiao Feng dan yang lainnya pada Wu Song dengan senyuman bangga sekali.
__ADS_1
Bersambung!