
Kekaisaran Deng.
Wu Ji tersentak secara tiba -tiba saat dirinya sibuk mengerjakan tugas -tugasnya sebagai Ratu Deng Wu Ji di Kekaisaran Deng.Ia merasakan sesuatu yang amat janggal di benaknya.
" Kenapa aku memikirkan Kakak Feng dengan hati ku merasa resah seperti ini ?" Pikirnya menyentuh bagian bawah tubuhnya yang berdenyut kencang dan membuatnya merasa nyeri dan kesakitan.
" Aughhh...! Ada apa ini dengan tubuhku akhir -akhir ini ?" Pikirnya kembali.
Rasa mual dan gelisah mengganggunya sesudah Li Xiao Feng dan Li Bing Han pergi merantau untuk misi mereka berdua. Dan,kepergian mereka telah di catat Wu Ji sudah sekitar tiga atau empat bulan lamanya.
" Yang Mulia , silahkan Anda beristirahat sejenak untuk memulihkan kesehatan Anda agar Anda tak jatuh sakit sehingga urusan Kekaisaran Deng tak terbengkalai ," Kata perdana menteri Song Ki pada Wu Ji.
" Iya , kau benar sekali Song Ki..! Kau tanganilah pekerjaan ku ini dengan baik ," Kata Wu Ji yang menyerahkan urusan pekerjaannya kepada Song Ki pejabat terbaiknya itu.
Ia meninggalkan ruang kerjanya untuk menuju ke kamar pribadinya. Ia merenung seorang diri di kamarnya pada suatu malam yang sangat dan amat meresahkan kalbunya.
" Kakak Feng apakah yang sedang terjadi pada mu di tempat mu sekarang ?" Tanya Wu Ji menatap rembulan di awal musim panas tahun ini dengan resah.
Airmata nya berlinang -linang bak hujan di tengah malam hari itu.Ia semakin resah begitu terdengar suara burung tengah malam bercuit-cuitan seakan memberitahukannya sesuatu yang menakutkan dirinya.
" Aku tak mau memikirkannya sudah pergi dariku untuk selamanya..!!" Jeritan hati Wu Ji membuat denyutan di tubuhnya begitu kencang dan Wu Ji pun menjerit kesakitan.
" Aghhhh..!! "
" Ibu...! " Seruan Wen Qing yang mendatanginya dan memapahnya untuk berbaring di tempat tidur dan menyelimutinya dengan selimut tebalnya.
" Qing Qing,apakah kau sudah mendapatkan kabar terbaru dari Ayah angkat mu ?" Tanya Wu Ji nada mendesak kepada Wen Qing.
" Tidak ,Ibu..Saya belum mendapatkan kabar yang baru dari Ayah angkat dan Kakak Han ," Jawab Wen Qing membasuh keringat dingin di dahi dan leher Wu Ji.
" Aaaa.." Keluh kesah Wu Ji sebelum akhirnya Wu Ji tertidur pulas dengan tenang.
__ADS_1
Wen Qing diam -diam menangis tanpa suara di luar kamar tidur Ibu angkatnya itu.Ia sudah dapat kabar dari surat yang di kirimkan Li Bing Han pada dirinya.
" Ayah angkat...pergilah dengan tenang dan damai di Nirvana. Biarkanlah Saya dan Chao Chao yang akan menggantikan mu untuk menjaga Ibu angkat dan calon adik angkat kami yang tumbuh di tubuh Ibu angkat kami." Batin Wen Qing.
Wen Chao terlihat sedang membakar uang kertas dan lampion kertas ,rumah kertas dan hal lainnya untuk menyembahyangi Li Xiao Feng yang sudah di ketahui anak itu bahwa Li Xiao Feng telah benar -benar meninggal dunia untuk selamanya.
" Ayah angkat ku berdoa kepada Sang Buddha di Langit untuk memberikan penerangan jalan mu yang damai di Nirvana agar kamu dapat tenang di jalan reinkarnasi mu dan ku berharap suatu hari nanti ku dapat bertemu kembali dengan mu di wujud mu yang baru." Batin Wen Qiao.
Gumpalan kabut yang sangat pekat menutupi Li Xiao Feng yang berjalan tenang menuju ke alam akhirat untuk proses reinkarnasinya yang sesuai dengan hukum alam semesta yaitu sesuai amal dan ibadah nya di dunia.
Tetapi Li Xiao Feng di kejutkan dengan kehadiran Dewi Kuan Im yang menjulang tinggi di hadapan dirinya dengan senyuman yang welas asih tanpa batas.
" Li Xiao Feng kata siapa waktu mu untuk pergi ke alam akhirat sudah tiba ? " Tanya Dewi Kuan Im begitu damai kepadanya.
" Kata Saya ,Dewi." Jawabnya apa adanya.
" Turun dan kembalilah ke dunia dengan raga baru mu yang sudah di siapkan oleh muridku Si Anak Emas dan Si Gadis Giok." Kata Dewi Kuan Im yang menggunakan sehelai rumput daun bambu di guci alam semesta Nya untuk mengembalikan Li Xiao Feng ke dunia.
" Kyaaaaa...!! " Pekik Li Xiao Feng terjatuh dan Ia terbangun di raga seorang pemuda tampan yang berkulit cahaya begitu indah luar biasa.Ia tampak bingung bukan main melihat sebuah kamar yang sangat indah dan mewah.
" Yang Mulia Kaisar Tang Ming Huan apakah yang Anda inginkan untuk Saya hadir di kehidupan mu di Istana Kekaisaran Tang ?" Tanya seorang gadis muda yang amat cantik jelita yang duduk di sisi kanannya.
" Eg egh kau siapakah ?" Tanya nya bingung.
" Paduka ..." Rengek gadis itu padanya.
" Yang Mulia Putri Tang Ying ,anda tak boleh ada di kamar Paduka untuk saat ini ," Kata seorang pria kemayu berpakaian kasim dengan nada halus namun tegas kepada gadis yang merengek -rengek kepada Li Xiao Feng.
" Tapi ,Kasim Liu ?" Isak manja Putri Tang Ying.
" Kau pergilah ," Kata Li Xiao Feng nada dingin dan ketus sekali sampai Putri Tang Ying ketakutan dan cepat mematuhinya.
__ADS_1
" Putri Giok dan Pangeran Kim sebenarnya ada apa dengan akhirat ?Kenapa menolakku ?" Tanya Li Xiao Feng sesudah Putri Tang Ying pergi dari kamar nya.
Li Xiao Feng melihat kedua murid Dewi Kuan Im yang berdiri di kedua sisi Kasim Liu dengan sorot mata yang penuh tanda tanya di benak Li Xiao Feng.
" Anda bisa melihat ke sekeliling anda sekarang untuk anda mengetahui tentang pertanyaan anda pada akhirat ," Jawab kedua murid Dewi Kuan Im dengan nada welas asih yang serentak kepada Li Xiao Feng.
Li Xiao Feng mematuhi untuk melihat ke sekeliling kamar yang sangat mewah itu yang tak lain dan tak bukan adalah kamar tidur Kaisar baru dari Kekaisaran Tang yang menjadi kolega terbaik dan baru bagi Kekaisaran Ming di Timur.
" Apakah aku bisa membalas dendam kepada Kaisar Ming Jian melalui kehidupan baru ku saat ini menjadi Kaisar Tang Ming Huan yang amat di kenal sebagai Kaisar paling kuat di dunia selain Kaisar Ming Jian ? " Tanyanya membaca pikiran dan hati Kaisar Tang Ming Huan yang rohnya di lihat olehnya sedang meratapi nasib di sudut kiri kamar itu.
" Dia meninggal dunia karena putus asa akibat kekasih hatinya yang paling di sayanginya telah di nikahi Kaisar Ming Jian sebagai selir agung yang baru di Kekaisaran Ming." Kata Dewa penjaga pintu akhirat kepada Li Xiao Feng yang datang ke kamar itu untuk menjemput arwah Kaisar Tang Ming Huan ke akhirat.
" Eg , aku gagal mendapatkan uang dan rumah baru ku di akhirat yang di kirim oleh putri angkatku Wen Chao di Kekaisaran Deng ?! " Keluh Li Xiao Feng cemberut.
" Kau dapat gantinya dengan menempati posisimu yang baru di Istana Kekaisaran Tang." Kata Anak Emas menggeleng heran dengan Li Xiao Feng.
" Yaahh..Ku ucapkan terimakasih atas anugerah yang baru ku di dunia..,tapi aku kesal karena uang dan harta baru ku di akhirat di ambil orang lain di tengah jalan karena aku harus kembali ke dunia ini untuk menyelesaikan misi ku dengan wujud baru ku yang tak lagi vampir abadi ," Ujar Li Xiao Feng menatap dirinya di tubuh baru yang menurutnya tak setampan dirinya di wujud aslinya.
" Dia juga sangat tampan dan di kelilingi tujuh puluh empat wanita di Istananya setiap harinya namun dia belum memiliki permaisuri tetap di Istana nya ," Kata Anak Giok menghiburnya.
" Aku nilai aku pakai pakaian baru yang tak sesuai harga nilai pakaian lama ku yang tak ada duanya di seluruh alam semesta." Kata Li Xiao Feng yang menggunakan istilah tubuh dengan pakaian pada roh tiap makhluk hidup di dunia.
" Betul sekali ,namun semua di sesuaikan dengan amal dan ibadah nya di masa hidup nya di masa lalu..Namun dikarenakan dirimu pernah menhirup napas surgawi Kaisar Tian Xin ,maka kau tak bisa pergi ke akhirat dan kau kembali ke dunia dengan raga sesuai keinginan hati mu sebelum kamu ada niat untuk mengorbankan dirimu untuk Kaisar Tian Xin dengan mengambilkannya lentera arwah yang tersimpan di puncak pagoda awan biru beberapa jam yang lalu." Kata Anak Emas menjelaskan pada Li Xiao Feng secara terperinci.
" Ouh..Ya ,aku mengucapkan doa untuk aku dapat reinkarnasi menjadi seorang penguasa yang hebat untuk menghadapi segala persoalan dunia dengan mudah ," Kata Li Xiao Feng yang tersenyum manis di cermin rias kamar tidur Kaisar Tang Ming Huan.
" Karenanya kau jangan pernah menyalahkan alam akhirat menolak mu untuk datang kepada mereka di sana..Itu di sebabkan doa mu sendiri yang tak mau pergi ke akhirat .Kau masih mencemaskan Istrimu Ratu Wu Ji , anak -anak angkat mu dan Li Bing Han murid kesayanganmu itu." Kata Anak Giok yang sudah samar -samar di lihat dari cermin rias oleh Li Xiao Feng.
" Emmmm..Ya ya aku relakan rumah baru dan juga harta baru ku di akhirat kepada orang lain yang ku tahu sangat memerlukan barang -barang itu."Kata Li Xiao Feng yang melihat melalui cermin rias itu sejumlah arwah manusia di alam akhirat sedang ramai sekali merebutkan rumah dan harta nya yang di kirim oleh Wen Chao dengan di awasi oleh Dewa Bumi di Istana Deng selatan yakni Istana milik Wen Chao.
Seulas senyuman terhias di wajah Li Bing Han di sebuah kota kecil yang bernama kota Tu An.Anak ini mendapatkan informasi mengenai Li Xiao Feng melalui Dewa Bumi Hutan Bambu Kuning dan juga Dewa Bumi Hutan Daun Bintik Merah yang telah melaporkan hal itu kepadanya melalui mata batin di dalam air di cangkir teh embun paginya.
__ADS_1
Bersambung..!!