Pendekar Naga Siluman

Pendekar Naga Siluman
Tengah Malam Di Rumah Penginapan Depan Pintu Masuk Kota Hijau.


__ADS_3

Dengan hati yang di liputi kejengkelan yang telah memasuki relung kalbunya.Lan Jing Yi melangkah seorang diri dengan niat hati ingin mencari suatu pengalaman pertamanya di dunia persilatan.


"Gelap sekali malam ini..Huh menyeramkan sekali di sini."Kata Lan Jing Yi merinding bulu kuduknya.


Kresekkk..!!


Suara daun kering terinjak dari arah yang paling dalam dan gelap gulita di hutan pintu masuk ke Kota Hijau terdengar semakin mencekam suasana di malam hari itu bagi Lan Jing Yi.


Wush..!!


Cus..!!


"Kyaaa..!!!"Pekik Gadis itu tiba -tiba ada angin dari arah paling gelap gulita itu dan tahu -tahu dirinya tergeletak di hamparan rumput ilalang yang amat tinggi menjulang sampai menutup segala yang ada di sekitar hutan tersebut.


Seseorang yang tak terlihat oleh gadis cantik dan manis itu telah merobek pakaiannya hingga gadis ini memucat pada wajahnya.Ia merintih kesakitan ketika orang itu telah merusak masa depannya.


"Kau siapakah ?Kenapa kau tega melakukan hal ini kepadaku?"Tanya Lan Jing Yi menangis pilu usai orang itu puas mempermainkan dirinya.


"Jing Yi jangan beritahu siapapun tentang kita di hutan ini."Kata pria yang berada di atas tubuh Lan Jing Yi.


"Li Xiao Feng kenapa kau menodaiku?"Tanya Lan Jing Yi mendesah lembut untuk sekian kalinya.


"Karena Aku mencintaimu."Jawab pria yang di kira oleh Lan Jing Yi adalah Li Xiao Feng.


"Oh,begitukah?"Tanya Lan Jing Yi tak lagi merasa tersakiti karena dia telah mengetahui pria yang telah menodai dirinya adalah Li Xiao Feng pria yang di puja oleh Ayahnya untuk menjadi masa depannya.


"Iya,kau tenang saja karena Aku akan menikahimu sebagai tanggung jawab ku kelak tetapi aku ingin meminta bantuanmu untuk ku.Apakah kau mau melakukannya untuk ku?"Pria itu tersenyum amat memikat kepada Lan Jing Yi.

__ADS_1


"Apa permintaan mu itu untuk aku membantumu?"


Lan Jing Yi duduk di rumput memandangi pria di hadapannya yang sedang merengkuh wajahnya di kedua telapak tangan yang sangat hangat dan lembut.


"Pergilah ke Kekaisaran Deng untuk ambil liontin bandul motif naga giok di leher Sang Ratu Deng di Istana Deng ,lalu kau bawalah liontin itu kepadaku di Istana Kekaisaran Ming."Kata pria itu yang kini mencium lembut bibir Lan Jing Yi berulang kali.


"Ya,Aku pasti akan membantu mu,"Kata Lan Jing Yi mematuhi pria yang telah memilikinya.


"Terimakasih ,sayangku."Kata pria itu telah lenyap dari pandangan sepasang mata Lan Jing Yi.


Lan Jing Yi terkenang di hari itu dan Ia sangatlah senang dapat bertemu kembali dengan Li Xiao Feng bersama dengan anak kecil yang tampan di tengah hutan pintu masuk ke Kota Hijau di hari berikutnya.


Tetapi ,Lan Jing Yi tercengang karena Li Xiao Feng sama sekali tidak mengenalinya bahkan Li Xiao Feng tidak menghiraukan dirinya yang sudah jadi milik Li Xiao Feng seutuhnya.


"Kakak Feng ,kau tega sekali sesudah dirimu telah memiliki diri ku.Kamu berkata dirimu tidak pernah bertemu dengan ku?!" Airmata telah mengalir dari kedua pelupuk mata Lan Jing Yi yang berjalan di tengah hutan yang sangat gelap gulita menuju ke sebuah penginapan yang berada di depan pintu masuk ke Kota Hijau.


"Guru,ini masakan apa?"Tanya Chen Chen yang belum pernah makan makanan manusia.


"Ayam terbang."Jawab Li Xiao Feng asal saja.


"Ahh..Ayam sudah mati kok bisa terbang?"Tanya Le Le mengernyitkan hidungnya melihat Li Bing Han makan makanan itu.


"Nama makanan itu ayam terbang bukan ayam itu yang sudah menjadi makanan matang masih bisa terbang."Kata Lao Yan menjilat -jilat paha ayam di mangkuk khusus untuk dirinya.


"Iihh..Cara mu makan sungguh menjijikan sekali sampai aku tak ada selera untuk makan."Kata Li Bing Han memukul lengan Lao Yan untuk pria tua itu makan dengan cara yang benar seperti cara Li Bing Han makan.


"Han ,Aku tak bisa memakai sumpit."Kata Lao Yan sangat kesulitan memakai sumpit untuk makan seperti Li Bing Han.

__ADS_1


"Begini caranya ya kau harus ikuti cara aku makan dengan benar dan sopan."Kata Li Bing Han yang mengajari Lao Yan menggunakan sumpit dengan benar.


Li Xiao Feng duduk diam tanpa bicara sama sekali bahkan pria ini seperti tak bergeming di kursinya.


"Ada aroma tak menyenangkan di dapur rumah makan dan penginapan ini."Kata Li Xiao Feng yang ternyata mengamati seluruh orang yang berada di rumah makan dan penginapan depan pintu masuk ke Kota Hijau.


"Banyak orang menangis di lantai dapur dan juga ada darah yang mengental di kuali yang sedang di olah menjadi makanan manusia oleh juru masak yang sangat aneh itu."Kata Le Le menggunakan ketajaman penglihatannya menembus ruangan di manapun dirinya berada.


"Kau bisa membantu ku untuk menyelidiki orang yang mengolah makanan yang sangat berbahaya bagi keselamatan manusia di rumah makan dan penginapan ini."Kata Li Xiao Feng yang menepuk bahu Le Le .


"Iya,Tuan Besar Li."Jawab Le Le segera lenyap di kursinya dan menggunakan roh nya menyelinap ke dapur rumah makan dan penginapan yang mereka datangi.


Le Le menemukan ada banyak manusia yang telah di olah menjadi bahan makanan oleh juru masak yang sedang sibuk mengolah makanan di dalam kuali yang sangat panas di atas tungku api.


"Bedebah orang makan orang."Kata Le Le muak.


Juru masak berbalik untuk mengambil sayuran di meja belakang dan terperangah melihat adanya seorang gadis muda berdiri santai di dekat tiang di pintu masuk dapurnya.


"Nona kau siapakah ?Kenapa kamu bisa datang ke dapurku?"Tanya juru masak itu tersenyum ramah kepada Le Le.


"Aku seorang tamu yang tidak sengaja melihat -lihat dapur mu yang ternyata penuh dengan hal -hal yang tidak pernah ku bayangkan kalau kamu seorang jagal yang sangat rendah."Jawab Le Le.


"Ehh ,apa maksud mu Nona?!"Bentak Juru masak dengan merah wajahnya.


"Maksud ku adalah kau seorang pembunuh yang sangat rendah yang menggunakan bahan -bahan makanan dari mayat -mayat busuk yang kamu dapatkan dari kuburan di belakang rumah makan dan penginapan mu."Jawab Le Le mengejeknya.


"Ouh ,apakah kamu bisa membantu ku untuk aku bisa mendapatkan bahan -bahan makanan yang masih segar dan wangi untuk menyuguhkan para tamu ku dengan makanan yang sangat lezat dan menggiurkan lidah mereka?"Tanya Juru Masak itu dengan raut wajah yang sangat manis kepada Le Le.

__ADS_1


Bersambung..!!


__ADS_2