Pendekar Naga Siluman

Pendekar Naga Siluman
Suara Hati Arwah Yang Tersakiti..


__ADS_3

Putri Chao Ying yang terpukau dengan sikap dan wajah yang memikat dari Menteri Tata Usaha Chen Xiao Feng yang merupakan masih ada ikatan persaudaraan dengan Kaisar Ching tak bisa menolak permintaan Chen Xiao Feng yang ingin dirinya tinggal di Kediaman pejabat teras itu bersama dengan putrinya Chao Yue.


" Baiklah, Aku menyetujui sekali keinginan Anda, Tuan Chen. Saya dan putri saya akan tinggal di Kediaman Anda sebagai Selir dan putri Anda." Kata Putri Chao Ying yang ingin membalas budi kebaikan Chen Xiao Feng terhadapnya akhirnya setuju untuk menjadi Selir dari Menteri Tata Usaha Kekaisaran Ching.


Li Xiao Feng mengajak rombongannya menuju ke Kediaman Chen Xiao Feng yang berjarak lima belas kilometer dari Istana Kekaisaran Ching di hari berikutnya. Mereka tiba di gerbang yang ada tulisan emas ' Kediaman Menteri Sosial Chen '.


" Tuan Besar, selamat datang kembali ke rumah Anda..! " Sambut para pelayan di Kediaman itu dengan membungkukkan badannya kepada Li Xiao Feng.


"Kakek Fan , tolong kamu persiapkan kamar -kamar terbaik untuk para selir ku ini di bagian utara Kediaman ku ini dengan sangat baik dan sempurna..!" Perintah Li Xiao Feng dengan nada berwibawa kepada Kepala Pelayan Fan.


" Siap, Tuan Besar." Jawab Kepala Pelayan Fan kepada Li Xiao Feng dengan hormat sekali.


Di dalam ruangan yang besar dan luas yang di datanginya dari sekian banyaknya ruangan yang ada di Istana Kekaisaran Ching. Li Xiao Feng tak pernah berhenti mengedarkan pandangan mata nya keseluruhan ruangan rahasia di salah satu taman bunga di belakang Kediaman Menteri Tata Usaha Chen Xiao Feng untuk menemukan Arwah asli dari Menteri Tata Usaha yang raga nya telah di hilangkan secara keji oleh Pangeran Hu Liu untuk menyembunyikan rahasia yang di miliki oleh Pangeran kedua dari Kaisar Ching.

__ADS_1


Menteri Tata Usaha Chen Xiao Feng meringkuk di sudut paling pojok dari ruangan tersebut dan begitu di lihat oleh Li Xiao Feng segeralah Arwah ini menghampiri Li Xiao Feng dengan wajahnya seakan -akan meminta keadilan untuknya.


"Katakan padaku rahasia apakah yang telah kau ketahui tentang diri Pangeran Hu Liu yang telah membuatmu kehilangan nyawamu sampai diri mu ini tak beraturan?" Tanya Li Xiao Feng yang memberikan pil penyatuan arwah yang terpisah -pisah kepada Arwah Chen Xiao Feng asli.


"Aku mengetahui Hu Liu merencanakan suatu hal untuk membunuh bayi yang di kandung oleh Selir Agung Leng Leng agar dirinya tak ada lagi saingan untuk menjadi Kaisar berikutnya." Jawab Arwah Chen Xiao Feng kepada Li Xiao Feng dengan jujur.


"Selain rencana pembunuhan terhadap bayi yang belum lahir ? Adakah rencana lainnya? " Tanya Li Xiao Feng duduk di lantai sambil menghadapi Arwah Chen Xiao Feng dengan sikap penuh rasa persahabatan yang tinggi sehingga Arwah Chen Xiao Feng merasakan kenyamanan untuk cerita secara detail permasalahan hidupnya itu yang seharusnya bahagia kini telah sirna. Hal, ini di karenakan dirinya di bunuh oleh putra Kakaknya sendiri yang membencinya karena Ia menikahi kekasih dari putra kakaknya.


"Li Hong Xiu awalnya kekasih Hu Liu tetapi Sang Kaisar Ching menikahkan Li Hong Xiu kepadaku yang membuat Hu Liu mendendam besar sekali kepadaku. Lalu, Dia diam -diam menyusun satu rencana dengan Li Hong Xiu untuk membunuh Ibu Suri Ching dengan mengkambing hitamkan Putra Mahkota yakni putra kelima Ching Yung Chi namun rencana mereka telah di ketahui oleh ku yang membuat mereka membunuhku tanpa jasad ku tersisa lagi dan membuang jasadku itu ke kolam ikan piranha." Jawab Arwah Chen Xiao Feng dengan jujur kepada Li Xiao Feng.


"Terimakasih banyak atas perhatian dan niat baik mu kepada ku, Tuan Besar Li." Kata Arwah Chen Xiao Feng begitu terharu dengan kebaikan hati pria aneh yang datang ke tempatnya itu.


Kemudian, Li Xiao Feng menemui Putri Shiu Chiu yang telah di antarkan oleh pihak Kaisar Ching kepadanya. Ia membuka pintu kamar utama di Kediaman Menteri Tata Usaha Chen Xiao Feng dan tersenyum manis melihat Shiu Chiu duduk anggun di tepi tempat tidur yang sangat mewah dan lembut.

__ADS_1


"Hai, kita berjumpa lagi ?" Sapa Li Xiao Feng.


"Tak perlu menyapaku dengan raut wajah yang seakan -akan dirimu tak ada rasa bersalah dan berdosa sedikit pun kepadaku." Kata Putri Shiu Chiu nada datar dan dingin kepada Li Xiao Feng.


"Hmm...Kau masam sekali kepadaku..Aku tidak akan pernah menyakitimu..Sungguh.." Kata Li Xiao Feng mendekatkan wajahnya kepada Putri Shiu Chiu yang menangis di hadapannya.


"Jika kau tak memiliki satu niat di hatimu untuk menyakitiku..? Bisa, kau membebaskan ku dan biarkan Aku hidup bahagia bersama dengan Kak Hu Liu yang sangat ku cintai itu?" Tanya Putri Shiu Chiu dengan raut wajahnya memelas pada Li Xiao Feng yang membungkukan badan untuk menatap dirinya dengan saksama.


"Tidak..! Maaf, Aku tidak akan pernah ada satu niat di hatiku untuk membebaskanmu dariku apalagi untuk si berengsek Hu Liu yang dari luar wajah kalem dan tak ada noda di wajahnya tapi kenyataannya dia itu manusia paling busuk di seluruh Istana Kekaisaran Ching." Jawab Li Xiao Feng berdiri tegak dan menatap Shiu Chiu tanpa berkedip sedikitpun.


"Astaga tatapan matanya itu kenapa membuat bulu kuduk ku meremang ? " Pikir Shiu Chiu yang kaget bukan main melihat sepasang bola mata itu begitu melekat pada dirinya tanpa ada satu detikpun di alihkan oleh pria itu darinya.


"Sepasang mataku merupakan sepasang mata orang yang sudah mati.., Ya tak bisa bergerak hidup kalau Aku merasa haus akan darah Ikan Hiu pilihan..." Kata Li Xiao Feng dalam hatinya. Ia membaca pikiran Shiu Chiu tentang sepasang bola matanya itu, Ia memberikan senyuman di bibirnya yang indah dengan maksud untuk Dia bisa memberikan kesan tampan kepada Putri Shiu Chiu tapi nyatanya Ia justru membuat gadis cantik jelita yang memikat hatinya itu menjerit ketakutan dan jatuh pingsan di tempat tidur.

__ADS_1


"Aghhh...!!! " Pekik Shiu Chiu sebelum pingsan di tempat tidur setelah melihat wajah bening yang amat kaku dan senyuman bibir biru yang warna lidahnya itu adalah putih kaku dan gigi -gigi itu runcing tajam luar biasa dan menakutkan sekali.


Bersambung..!!


__ADS_2