
" Kyaaaaa! " Pekik kematian para pasukan siluman Laba-laba biru yang terbunuh oleh para pasukan siluman Laba-laba air sungai di dalam hutan siluman Laba-laba yang telah menjadi para pasukan setia Li Xiao Feng dan yang lain nya.
Melihat ini Para pasukan siluman Laba-laba merah dengan murka menerjang maju dengan serentak melalui sinar merah dari kulit mereka yang berbahaya bagi musuh mereka.
Cring!
Tetapi, Tian Xin kembali menggunakan sistem menghentikan waktu sehingga para pasukan siluman Laba-laba merah terhenti di tengah jalan dan di manfaatkan oleh Li Xiao Feng untuk menyalurkan racun vampir nya kepada para pasukan siluman Laba-laba merah.
"Kalian adalah pasukan kami yang setia kepada kami. " Kata Li Xiao Feng dengan nada penuh wibawa sekali kepada para pasukan siluman Laba-laba merah.
" Ya, Tuan. " Jawab para pasukan siluman Laba-laba merah dan para pasukan siluman Laba-laba air sungai di dalam hutan siluman Laba-laba dengan nada serentak kepada Li Xiao Feng dan yang lainnya.
Tian Xin menahan Wu Lei untuk bertarung melawan para pasukan siluman Laba-laba merah karena para pasukan siluman Laba-laba merah telah menjadi para pasukan mereka.
" Hmm.. Siluman Laba-laba yang berada di balik pintu masuk ke kota siluman Laba-laba itu jenis siluman Laba-laba apa? " Tanya Li Xiao Feng dengan nada berwibawa luar biasa kepada para pasukan siluman Laba-laba merah.
" Mereka para pasukan siluman Laba-laba air laut dan para pasukan siluman Laba-laba langit alam siluman Laba-laba. " Jawab para pasukan siluman Laba-laba merah dengan nada patuh kepada Li Xiao Feng.
" Hmm, bagaimana cara untuk menang dari mereka? " Tanya Li Xiao Feng tersenyum kepada para pasukan siluman Laba-laba merah.
" Gunakan petir untuk menghantam hancur mereka dari luar pintu masuk ke kota siluman Laba-laba. " Jawab para pasukan siluman Laba-laba merah memberitahukan cara untuk mengalahkan para pasukan siluman Laba-laba air laut dan para pasukan siluman Laba-laba langit di alam siluman Laba-laba kepada Li Xiao Feng.
" Tian Xin, giliran mu tiba untuk menghabisi para musuh di balik pintu masuk ke kota siluman Laba-laba. " Kata Li Xiao Feng dengan senyum cerah kepada Tian Xin.
Tian Xin menaruh telunjuknya ke atas langit yang di arahkan langsung ke kota siluman Laba-laba lalu muncullah sejumlah besar petir ke arah kota siluman Laba-laba dengan kekuatan dashyat.
Jegger!
Boom!
__ADS_1
Duar!
" Mari kita masuk ke kota siluman Laba-laba untuk bertemu dengan Kaisar siluman Laba-laba di sana..! " Kata Li Xiao Feng yang berjalan amat tendang ke kota siluman Laba-laba tanpa ada halangan sama sekali.
" Wah, anda mempunyai siasat sungguh luar biasa cerdik sekali. " Kata Wu Lei memandang takjub kepada Li Xiao Feng yang melangkah dengan tenang ke arah Kaisar siluman Laba-laba yang telah hadir di depan istananya.
" Raksasa..! " Kata Xian Mei Hua menutup mulut dengan saputangan nya melihat betapa besar dan tingginya Kaisar siluman Laba-laba yang mencorong tajam kepada Li Xiao Feng dan yang lainnya.
Tian Xin melesat dengan gerakan yang amat cepat sekali ke arah Kaisar siluman Laba-laba yang menggunakan kakinya untuk menendang Tian Xin dengan sangat cepat sekali.
Wutt!
Duk!
Syut!
Tian Xin melesat dengan kecepatan tinggi ke atas kaki raksasa Kaisar siluman Laba-laba dengan kepalan tangan Tian Xin menghantam dahi Kaisar siluman Laba-laba hingga remuk.
Bruak!
Li Xiao Feng malah menerjang dengan jarinya membentuk mata pedang telah menebas leher Kaisar siluman Laba-laba hingga putus dan hancur berkeping-keping.
Crak!
Duar!
" Tolong jangan membunuh aku yang hanya di perintahkan oleh Raja Siluman untuk simpan cincin arwah tertinggi di seluruh alam siluman untuk pedang naga siluman tidak dapat di panggil pulang oleh Kaisar Langit Tian Xin. " Kata Roh Kaisar siluman Laba-laba yang telah di jambak keluar dari raga nya oleh Wu Lei.
" Berikan cincin arwah tertinggi di alam semesta kepada kami..! Sekarang juga atau roh mu akan kami hancurkan. " Ancam Li Xiao Feng dengan nada bengis kepada Kaisar siluman Laba-laba.
__ADS_1
" I.. Iya, ini untuk ambillah. " Kata Roh Kaisar siluman Laba-laba dengan gemeteran kepada Li Xiao Feng seraya memberikan cincin arwah tertinggi di alam semesta kepada Li Xiao Feng.
Li Xiao Feng menyimpan cincin arwah tertinggi di alam semesta di jemarinya namun ia tidak pernah melepaskan Roh Kaisar siluman Laba-laba yang akhirnya di bunuh oleh Li Xiao Feng dengan satu kali cengkeraman saja.
Kakk!
" Tian Xin, ayo kita segera kembali ke arah Istana Kekaisaran Ching untuk memusnahkan Hu Liu di hari istimewanya. " Kata Li Xiao Feng kepada Tian Xin usai mereka membasmi Kaisar siluman Laba-laba.
" Lalu bagaimana dengan mereka? " Tanya Tian Xin menoleh ke arah pasukan siluman Laba-laba merah dan para pasukan siluman Laba-laba air sungai di dalam hutan siluman Laba-laba yang bersujud dengan hormat kepada Li Xiao Feng.
" Bunuh mereka! " Jawab Li Xiao Feng dengan nada tegas kepada Tian Xin.
" Baik, Guru. " Kata Tian Xin dengan nada patuh kepada Li Xiao Feng
Tangan Tian Xin ke arah langit lalu sinar kilat telah menghantam hancur seluruh pasukan siluman Laba-laba merah dan para pasukan siluman Laba-laba air sungai di dalam hutan siluman Laba-laba dalam satu detik saja.
Jegger!
Blaar!
Mereka meluncur kembali ke Istana Keputrian Kekaisaran Ching melalui lubang di bawah tempat tidur di ruangan dalam istana Keputrian Kekaisaran Ching sebelum pintu masuk ke alam siluman Laba-laba tertutup rapat.
Swoosh!
Sekembalinya mereka ke istana keputrian Kekaisaran Ching. Mereka mulai mencari tahu letak istana pangeran Hu Liu untuk membasmi Raja siluman yang menyimpan buku pedang naga siluman.
" Selain buku pedang naga siluman yang berada di tangan Raja Siluman. Kita juga harus bisa mendapatkan Pedang naga siluman dari tangan Kaisar Iblis pedang naga siluman yang harus kita cari keberadaannya di seluruh wilayah dari Kekaisaran Ching. " Kata Tian Xin di perjalanan menuju ke arah barat istana Kekaisaran Ching.
" Setelah kita mendapatkan pedang naga siluman dan buku pedang naga siluman maka kita bisa membuka pintu masuk ke alam langit untuk menghadapi Kaisar Iblis surga ke enam yang menguasai wilayah Kekaisaran langit yang seharusnya menjadi milik mu, Tian Xin. " Kata Li Xiao Feng dengan senyuman percaya dengan kemampuan Tian Xin memimpin seluruh alam semesta di masa depan.
__ADS_1
Bersambung!